Tuesday, July 27, 2010

Manajer Liga Primer Tak Suka Beli Pemain Inggris

Arsene Wenger menempati urutan teratas dalam daftar manajer klub Liga Primer yang tidak suka membeli pemain Inggris. Tabloid The Sun baru-baru ini menurunkan laporan sejumlah manajer yang diidentifikasi tidak suka membeli pemain asli Inggris, atau berasal dari klub-klub Britania Raya. Laporan itu merupakan hasil investigasi sekian lama.

Investigasi terfokus ke manajer saat ini, dan pada kebiasaan belanjanya. Selain itu, investigasi tidak dibatasi pada masa kerja seorang manajer.

Investigasi The Sun diawali pada kekhawatiran FA mengenai banyaknya pemain asing. Statistik memperlihatkan 79 persen pemain yang diboyong klub-klub Liga Primer berasal dari luar.

Wenger layak menempati urutan teratas sebagai manajer yang tak tertarik memboyong pemain lokal. Selama 14 bertugas menangani The Gunners, Wenger telah membeli 83 pemain dengan harga £250 juta, tapi hanya tujuh pemain asli Inggris yang diboyong.

Nilai seluruh pemain Inggris yang dibeli Wenger adalah £21 juta, atau hanya delapan persen dari total belanja yang dihabiskan Arsenal dalam 14 tahun. Jumlah ini berbanding terbalik dengan belanja Wenger di pasar Prancis, yang mencapai £73 juta, untuk 22 pemain.

Roberto Martinez, pelatih Wigan saat ini, menempati urutan kedua. Dari 12 pemain yang dibelinya musim lalu, hanya satu pemain Inggris, atau hanya delapan persen.

Avram Grant lebih buruk lagi. Pelatih yang saat ini menangani West Ham itu tidak pernah membeli pemain Inggris sejak melatih Chelsea dan Portsmouth. Ia kini menangani West Ham, klub yang dikenal banyak menghasilkan pemain besar, seperti Frank Lampard, Rio Ferdinand, dan Joe Cole.

Sejak menangani Chelsea, Portsmouth, dan kini West Ham, Grant telah membeli delapan pemain, dari Prancis, Jerman, dan Meksiko.

Roy Hodgson, pelatih baru saat ini, membeli 39 pemain sepanjang kariernya di Liga Primer. Dari jumlah itu, hanya 12 pemain asli Inggris yang dibelinya. Hodgson sebelumnya menangani Blackburn dan Fulham.

Jika ada pelatih yang paling banyak menggunakan, atau membeli, bakat lokal adalah Martin O'Neill. Sepanjang kariernya di Villa dan Leicester, O'Neill telah membeli 50 pemain, dengan 60 persen diantaranya bakat-bakat lokal.

Tony Pulis, Alex McLeish, Harry Redknapp, Owen Coyle, dan Steve Bruce, mengikuti jejak O'Neill.

Bobby Barnes, mantan bintang West Ham yang kini eksekutif serikat pemain, mengatakan; "O'Neill dan Redknapp adalah tipikal pelatih yang menyukai pemain Inggris. Itu terlihat dalam komposisi skuadnya."

Musim ini, Liga Primer menerapkan peraturan baru. Setiap tim harus menyerahkan daftar 25 pemain yang akan berlaga sepanjang musim, dengan delapan diantaranya bakat lokal.

Peraturan ini cukup bagus, tapi Barnes tidak yakin klub-klub akan melirik bakat lokal, dan tidak lagi belanja ke Eropa. 

Sumber : goal.com

No comments:

Post a Comment