Meksiko menunjuk Enrique Meza dan Efrain Flores sebagai pelatih sementara untuk mempersiapkan El Tri menghadapi tiga laga persahabatan, Agustus dan September mendatang.Meza melatih Meksiko sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2002. Ia mengundurkan diri karena kecewa dengan situasi tim. Kini, Meza dipercaya membentuk tim yang akan menghadapi Spanyol, 11 Agustus.
"Penunjukan Meza adalah bentuk pengakuan terhadap karier dan pencapaiannya," kata Nestor de la Torre, direktur Federasi Sepakbola Meksiko.
Flores memiliki banyak pengalaman membina pemain muda. Ia akan mengambil alih El Tri dari tangan Meza, dan mempersiapkan tim yang akan menghadapi Cili dan Kolombia, 4 dan 9 September.
De la Torre mengatakan setelah dua laga September, federasi akan mempertimbangkan siapa diantara keduanya yang layak menggantikan Javier Aguirre sebagai pelatih Meksiko.
Meksiko kehilangan pelatih sejak pulang dari Piala Dunia 2010. Aguirre mengundurkan diri setelah timnya dikalahkan Argentina di babak sistem gugur.
Meza, kini berusia 62, populer di Meksiko berkat suksesnya membawa Toluca dua kali memenangkan gelar, dan Pachuca satu kali. Dua dua kali memenangkan gelar Concacaf dengan klub yang sama.
Namun Meza punya mimpi buruk dengan Meksiko. El Tri di bawah asuhannya pernah dikalahkan Casta Rica di depan pendukungnya. Kekalahan itu yang kali pertama di Azteca Stadium dalam sejarah sepakbola Meksiko.
Lebih mengenaskan lagi, Meksiko dikalahkan Honduras 3-1. Meza meninggalkan Meksiko dalam keadaan bahaya kehilangan tempat di Piala Dunia 2002.
Flores berstatus pengangguran sejak musim lalu. Dia sebelumnya menangani Atlas dan Leon.
"Penunjukan Meza adalah bentuk pengakuan terhadap karier dan pencapaiannya," kata Nestor de la Torre, direktur Federasi Sepakbola Meksiko.
Flores memiliki banyak pengalaman membina pemain muda. Ia akan mengambil alih El Tri dari tangan Meza, dan mempersiapkan tim yang akan menghadapi Cili dan Kolombia, 4 dan 9 September.
De la Torre mengatakan setelah dua laga September, federasi akan mempertimbangkan siapa diantara keduanya yang layak menggantikan Javier Aguirre sebagai pelatih Meksiko.
Meksiko kehilangan pelatih sejak pulang dari Piala Dunia 2010. Aguirre mengundurkan diri setelah timnya dikalahkan Argentina di babak sistem gugur.
Meza, kini berusia 62, populer di Meksiko berkat suksesnya membawa Toluca dua kali memenangkan gelar, dan Pachuca satu kali. Dua dua kali memenangkan gelar Concacaf dengan klub yang sama.
Namun Meza punya mimpi buruk dengan Meksiko. El Tri di bawah asuhannya pernah dikalahkan Casta Rica di depan pendukungnya. Kekalahan itu yang kali pertama di Azteca Stadium dalam sejarah sepakbola Meksiko.
Lebih mengenaskan lagi, Meksiko dikalahkan Honduras 3-1. Meza meninggalkan Meksiko dalam keadaan bahaya kehilangan tempat di Piala Dunia 2002.
Flores berstatus pengangguran sejak musim lalu. Dia sebelumnya menangani Atlas dan Leon.
Sumber : goa.com
No comments:
Post a Comment