Wednesday, July 14, 2010

Final Sepakbola Berakhir Ricuh

PORDA JABAR XI 2010

Pertandingan final sepakbola antara Kabupaten Kuningan dan Kota Bandung yang mengakhiri Pekan Olahraga Daerah XI/2010 Jabar berujung ricuh. Begitu peluit pertandingan dibunyikan, para pemain Persiku Kuningan langsung mengejar wasit pertandingan M Agus.

Para pemain sempat menyarangkan tendangan loncat dan pukulan, dan sempat mengenai bagian belakang badan Agus. Wasit tersebut langsung berlari menyelamatkan diri dan diikuti hakim garis lainnya.

Kejadian tersebut adalah buntut dari buruknya kepemimpinan Agus selama pertandingan final cabang sepakbola untuk Porda XI. Salah satu keputusannya dinilai kontroversial seperti membatalkan tendangan pojok untuk Kabupaten Kuningan.

Dari kedudukan 2-1 untuk Kuningan pada babak kedua, Kota Bandung langsung meraih keunggulan 3-2. Dengan demikian, perolehan medali emas bagi Kota Bandung menutup rangkaian pertandingan Porda. Kabupaten Kuningan memperoleh medali perak sementara Kota Depok mendapat medali perunggu.

Bupati Kuningan, Aang Hamid Suganda, yang duduk di tribun kehormatan langsung menyampaikan kekecewaannya terhadap hasil tersebut. Namun, dia tidak berencana untuk tidak memperpanjang masalah tersebut. "Kalau seperti ini, sepakbola Jabar tidak akan maju," ujar Aang yang duduk diapit Wali Kota Bandung Dada Rosada dan Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswadi.

Keduanya hanya terdiam saat Aang dikerubuti wartawan. Manajer Tim Kuningan, Uu Kusmana, menyayangkan buruknya penampilan wasit yang sangat berpihak dan merugikan pihaknya. Dia meyakini, seluruh tim yang bertanding merupakan tim pilihan tapi semua dirusak oleh wasit.

Didit Putra Erlangga Rahardjo
Editor: Glo

Sumber : kompas.com

No comments:

Post a Comment