Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mengancam pelatih Arsenal, Arsene Wenger dengan sanksi skorsing satu laga dan denda sebesar 8.000 poundsterling atau sekitar Rp 111 juta, menyusul kritiknya terhadap petugas pertandingan Martin Atkinson, saat timnya berhadapan dengan Sunderland, dalam lanjutan Premier League, akhir pekan silam.
"Manajer Arsenal Arsene Wenger didakwa dengan tuduhan menggunakan kata-kata dan berperilaku tak pantas. Ini terkait dengan kritiknya terhadap pejabat pertandingan pada akhir pertandingan Arsenal melawan Sunderland, 18 September silam," kata FA dalam situs resminya.
"Sesuai prosedur FA, Wenger punya waktu sampai Kamis, 23 September, untuk menanggapi gugatan ini dan bila menerima gugatan tersebut, ia diberikan ancaman sanksi standar skorsing satu laga dan denda 8000 poundsterling. Bila menolak gugatan, kasus ini akan dibawa kepada Komisi Peraturan," lanjut mereka.
Melawan Sunderland yang berakhir 1-1, Arsenal unggul lebih dulu berkat gol Cesc Fabregas pada menit ke-13. Adapun, gol Sunderland dicetak oleh Darren Bent pada masa injury time.
Usai pertandingan, Wenger mengatakan, gol Bent terjadi pada menit ke-95, padahal, masa injury time hanya empat menit. Ia pun menilai wasit merugikan Arsenal.
"Gol itu terjadi di luar tambahan empat menit. Saya tahu wasit berhak memberi tambahan waktu lebih. Selama empat menit masa injury time tak terjadi apa pun untuk dijadikan alasan memperpanjang waktu. Tapi, apa yang bisa saya lakukan?" kata Wenger saat itu.
Menurut pemberitaan di Inggris, ketika memprotes Atkinson, bicara berhadapan sambil meletakkan satu tangan di bahu Atkinson.
Sekadar catatan, pada laga itu, Arsenal bermain dengan sepuluh pemain, menyusul kartu kuning kedua yang diterima Alex Song, pada menit ke-55, akibat melanggar Steed Malbranque.
Selain itu, Arsenal juga mendapat hadiah penalti, menyusul pelanggaran gelandang Ahmed Al Muhammadi kepada Samir Nasri pada menit ke-74. Namun, Tomas Rosicky yang melakukan eksekusi menembakkan bola ke atas mistar gawang.
Sumber : kompas.com
"Manajer Arsenal Arsene Wenger didakwa dengan tuduhan menggunakan kata-kata dan berperilaku tak pantas. Ini terkait dengan kritiknya terhadap pejabat pertandingan pada akhir pertandingan Arsenal melawan Sunderland, 18 September silam," kata FA dalam situs resminya.
"Sesuai prosedur FA, Wenger punya waktu sampai Kamis, 23 September, untuk menanggapi gugatan ini dan bila menerima gugatan tersebut, ia diberikan ancaman sanksi standar skorsing satu laga dan denda 8000 poundsterling. Bila menolak gugatan, kasus ini akan dibawa kepada Komisi Peraturan," lanjut mereka.
Melawan Sunderland yang berakhir 1-1, Arsenal unggul lebih dulu berkat gol Cesc Fabregas pada menit ke-13. Adapun, gol Sunderland dicetak oleh Darren Bent pada masa injury time.
Usai pertandingan, Wenger mengatakan, gol Bent terjadi pada menit ke-95, padahal, masa injury time hanya empat menit. Ia pun menilai wasit merugikan Arsenal.
"Gol itu terjadi di luar tambahan empat menit. Saya tahu wasit berhak memberi tambahan waktu lebih. Selama empat menit masa injury time tak terjadi apa pun untuk dijadikan alasan memperpanjang waktu. Tapi, apa yang bisa saya lakukan?" kata Wenger saat itu.
Menurut pemberitaan di Inggris, ketika memprotes Atkinson, bicara berhadapan sambil meletakkan satu tangan di bahu Atkinson.
Sekadar catatan, pada laga itu, Arsenal bermain dengan sepuluh pemain, menyusul kartu kuning kedua yang diterima Alex Song, pada menit ke-55, akibat melanggar Steed Malbranque.
Selain itu, Arsenal juga mendapat hadiah penalti, menyusul pelanggaran gelandang Ahmed Al Muhammadi kepada Samir Nasri pada menit ke-74. Namun, Tomas Rosicky yang melakukan eksekusi menembakkan bola ke atas mistar gawang.
Sumber : kompas.com


No comments:
Post a Comment