Bek Inter Milan Marco Materazzi mengakui kepada pers, dirinya terlibat pertengkaran dengan mantan rekan satu timnya, Mario Balotelli, akhir musim lalu.
Pertengahan tahun ini, Balotelli meninggalkan Nerazzurri dengan kesepakatan 30 juta euro dari Manchester City. Kedua pemain ini sering dipandang sebagai biang rusuh di sepak bola Italia.
“Ada tamparan dan lemparan sepatu di wajah. Tapi saya juga pernah menolongnya ketika Balotelli di rumah sakit untuk menjalani operasi, saya ada di sana tengah malam dan mengambilkan makanan ringan,” aku Materazzi dalam sebuah wawancara dengan Mediaset Premium.
Bek 37 tahun juga menuturkan bagaimana ia bisa bergabung dengan AC Milan sebelum Piala Dunia 2006, di mana Gli Azzurri mengangkat trofi di Jerman.
“Memang benar, di musim 2005-06 saya sangat dekat dengan Milan. Roberto Mancini ingin saya pergi dan saat itu ada tawaran dari Villarreal. Keinginan terkuat saya saat itu adalah main di Piala Dunia,” lanjutnya.
“Tapi, akhirnya saya memutuskan untuk tinggal mengikuti kata hati dan pelatih timnas Italia Marcelo Lippi menjaminkan satu tempat untuk berangkat ke Jerman. Lalu, Anda semua tahu apa yang terjadi,” demikian jangkar 37 tahun.
Sumber : inilah.com
Pertengahan tahun ini, Balotelli meninggalkan Nerazzurri dengan kesepakatan 30 juta euro dari Manchester City. Kedua pemain ini sering dipandang sebagai biang rusuh di sepak bola Italia.
“Ada tamparan dan lemparan sepatu di wajah. Tapi saya juga pernah menolongnya ketika Balotelli di rumah sakit untuk menjalani operasi, saya ada di sana tengah malam dan mengambilkan makanan ringan,” aku Materazzi dalam sebuah wawancara dengan Mediaset Premium.
Bek 37 tahun juga menuturkan bagaimana ia bisa bergabung dengan AC Milan sebelum Piala Dunia 2006, di mana Gli Azzurri mengangkat trofi di Jerman.
“Memang benar, di musim 2005-06 saya sangat dekat dengan Milan. Roberto Mancini ingin saya pergi dan saat itu ada tawaran dari Villarreal. Keinginan terkuat saya saat itu adalah main di Piala Dunia,” lanjutnya.
“Tapi, akhirnya saya memutuskan untuk tinggal mengikuti kata hati dan pelatih timnas Italia Marcelo Lippi menjaminkan satu tempat untuk berangkat ke Jerman. Lalu, Anda semua tahu apa yang terjadi,” demikian jangkar 37 tahun.
Sumber : inilah.com



No comments:
Post a Comment