Sang kapten, Juan Roman Riquelme, mengangkat tropi juara Apertura Liga Argentina 2011(Detik/AFP/Alejandro Pagni)
Ditandai dengan comeback-nya Juan Roman Riquelme, Boca Juniors
memastikan diri meraih titel Liga Argentina untuk kompetisi Apertura
setelah memenangi pertandingannya yang ke-17, Senin (5/12/2011) pagi
WIB.
Menjamu Banfield di stadion kebesaran mereka, Bombonera, Boca yang dilatih Julio Cesar Falcioni meraih kemenangan cukup telak 3-0. Penyerang Dario Cvtanich mendulang dua gol dan gelandang Dario Rivero mencetak satu gol untuk kemenangan tuan rumah.
Hasil tersebut membuat Boca tidak terkalahkan dalam 17 pertandingannya di kompetisi Apertura musim ini, dan itu sudah cukup untuk menjadikan mereka juara. Tim peringkat kedua, Racing Club, tertinggal 11 angka di belakang mereka.
Ini merupakan titel liga ke-24 Boca sejak Liga Argentina menjadi profesional di tahun 1931. Jika dihitung dari sejak kompetisi dibagi menjadi Apertura dan Clausura di tahun 1991, ini adalah gelarnya yang kedelapan, atau yang pertama sejak 2008.
Sang kapten Riquelme, yang absen sebulan karena cedera, kembali ke lapangan dan turun sebagai pemain pengganti. Ia pun bergabung dengan suporternya, merayakan kemenangan mereka di tengah lapangan.
"Aku menjanjikan (fans) sebuah titel, dan kami telah mengantarkannya. Aku memenuhi janjiku," tukas Riquelme dalam wawancara di lapangan, seperti dikutip Reuters.
Menjamu Banfield di stadion kebesaran mereka, Bombonera, Boca yang dilatih Julio Cesar Falcioni meraih kemenangan cukup telak 3-0. Penyerang Dario Cvtanich mendulang dua gol dan gelandang Dario Rivero mencetak satu gol untuk kemenangan tuan rumah.
Hasil tersebut membuat Boca tidak terkalahkan dalam 17 pertandingannya di kompetisi Apertura musim ini, dan itu sudah cukup untuk menjadikan mereka juara. Tim peringkat kedua, Racing Club, tertinggal 11 angka di belakang mereka.
Ini merupakan titel liga ke-24 Boca sejak Liga Argentina menjadi profesional di tahun 1931. Jika dihitung dari sejak kompetisi dibagi menjadi Apertura dan Clausura di tahun 1991, ini adalah gelarnya yang kedelapan, atau yang pertama sejak 2008.
Sang kapten Riquelme, yang absen sebulan karena cedera, kembali ke lapangan dan turun sebagai pemain pengganti. Ia pun bergabung dengan suporternya, merayakan kemenangan mereka di tengah lapangan.
"Aku menjanjikan (fans) sebuah titel, dan kami telah mengantarkannya. Aku memenuhi janjiku," tukas Riquelme dalam wawancara di lapangan, seperti dikutip Reuters.
Sumber : detiksport



No comments:
Post a Comment