Tuesday, December 13, 2011

Diving, Pemain Dihukum Klub Sendiri


(Ilustrasi: electriceasel.co.uk)

Shannon Cole menjadi korban peraturan klubnya sendiri, Sydney FC, yang melarang pemainnya melakukan diving dalam pertandingan. Meski tak minta penalti, ia tetap dijatuhi hukuman oleh klubnya itu.


Pada pertandingan Liga Australia hari Minggu lalu, Cole terbukti menjatuhkan diri sendiri alias diving, saat mendapat tekanan dari seorang pemain lawan di kotak penalti Gold Coast Uniteddi menit 93 . Partai itu berkesudahan tanpa gol (0-0).

Sadar bahwa dirinya melakukan kesalahan, karena Sydney FC menerapkan "kebijakan tidak melakukan diving", pemain berposisi defender itu tidak melakukan hal yang biasa dilakukan seorang diver, yakni meminta hadiah penalti.

"Begitu jatuh, saya langsung tahu, saya melakukan kesalahan. Makanya saya bangun tanpa minta penalti dan langsung lari ke posisi saya semula," ungkap Cole dalam keterangan resmi pihak klub, dikutip Reuters, Selasa (13/12/2011).

"Saya tadinya berharap dilanggar, ketika dia (pemain lawan) datang memotong. Tapi setelah terjatuh, saya langsung sadar, dia tidak melanggar saya," tambah pemain berusia 27 tahun itu.

Larangan diving diperkenalkan Sydney FC dari insiden penyerang Mark Bridge yang dikartu merah oleh wasit di awal musim ini, setelah berbenturan dengan bek Melbourne Victory, Roddy Vargas.

Pihak Sydney memang tidak menuding Vargas berpura-pura cedera dari benturan tersebut, tapi mereka malah mengeluarkan kebijakan internal baru, karena Bridge terkena larangan main dua kali dari kartu merahnya itu.

"Shannon telah menunjukkan integritas dan kejujurannya dengan langsung mengangkat tangan, dan mengakui bahwa dia melakukan kesalahan," puji ketua ekskutif klub, Dirk Melton.

"Sebagai sebuah klub kami semua mendukung 'No Diving Policy', dan Shannon cukup berani untuk mengakui bahwa perbuatannya itu salah, dan dia menerima hukumannya."

Atas kesalahannya itu Cole dihukum denda, tapi tidak disebutkan berapa jumlahnya.
Sumber : detiksport.com

No comments:

Post a Comment