Valon Behrami - (Photo : Gettyimages)
Pemain Napoli, Valon Behrami, menjadi korban perampokan saat tengah mengendarai mobilnya di Naples. Beruntung mantan pemain West Ham itu tak terluka.
Kejadian perampokan ini bukan yang pertama kali menimpa pemain Napoli. Beberapa waktu lalu, Edinson Cavani, Salvatore Aronica dan Marek Hamsik pernah menjadi korban perampokan. Selain itu, istri Ezequiel Lavezzi, yang kini bermain di Paris Saint-Germain, tak luput dari aksi kejahatan di Naples.
Istri Lavezzi juga kehilangan jam tangan mewah dan disebut trauma atas kejadian tersebut. Kabarnya, setelah menjadi korban perampokan, istri Lavezzi meminta suaminya untuk meninggalkan Napoli.
Menurut laporan pihak kepolisian, pemain asal Swiss itu tengah mengendarai mobilnya hendak menuju pasar swalayan di daerah Chiaia. Ia dihadang oleh dua orang pengendara scooter dan memaksa Behrami menyerahkan jam tangan mewah miliknya seharga 5 ribu Poundsterling (78 juta Rupiah).
"Kami mencari dua orang pria bersenjata yang memaksa korban menyerahkan jam tangannya. Korban terpaksa menyerahkan jamnya tersebut dan pelaku kabur menggunakan scooter di saat lalu lintas tengah macet. Tuan Behrami tidak terluka meski terkejut dengan apa yang baru saja ia alami," ujar juru bicara kepolisian, seperti diberitakan Daily Mail.
Sumber : inilah.com
Kejadian perampokan ini bukan yang pertama kali menimpa pemain Napoli. Beberapa waktu lalu, Edinson Cavani, Salvatore Aronica dan Marek Hamsik pernah menjadi korban perampokan. Selain itu, istri Ezequiel Lavezzi, yang kini bermain di Paris Saint-Germain, tak luput dari aksi kejahatan di Naples.
Istri Lavezzi juga kehilangan jam tangan mewah dan disebut trauma atas kejadian tersebut. Kabarnya, setelah menjadi korban perampokan, istri Lavezzi meminta suaminya untuk meninggalkan Napoli.
Menurut laporan pihak kepolisian, pemain asal Swiss itu tengah mengendarai mobilnya hendak menuju pasar swalayan di daerah Chiaia. Ia dihadang oleh dua orang pengendara scooter dan memaksa Behrami menyerahkan jam tangan mewah miliknya seharga 5 ribu Poundsterling (78 juta Rupiah).
"Kami mencari dua orang pria bersenjata yang memaksa korban menyerahkan jam tangannya. Korban terpaksa menyerahkan jamnya tersebut dan pelaku kabur menggunakan scooter di saat lalu lintas tengah macet. Tuan Behrami tidak terluka meski terkejut dengan apa yang baru saja ia alami," ujar juru bicara kepolisian, seperti diberitakan Daily Mail.
Sumber : inilah.com



No comments:
Post a Comment