Fabregas berduel dengan Martin Caceres (Foto: Reuters)
Koneksi Barcelona di Timnas Spanyol berbuah manis. Gol Cesc Fabregas dan Pedro Rodriguez membawa sang penguasa Eropa dan Dunia menang 3-1 atas Uruguay pada laga uji coba.
Bermain di tempat netral yakni, Stadion Khalifa International, Qatar, Kamis (7/2/2013) dini hari WIB, baik Spanyol dan Uruguay sama-sama tampil dengan tim terbaiknya.
Vicente Del Bosque kembali memainkan pola false 9 dengan menempatkan Pedro Rodriguez, Juan Mata dan Cesc Fabregas bergantian mengisi lini depan. Sementara pelatih Uruguay, Oscar Tabarez mengusung duet mautnya, Edinson Cavani dan Luis Suarez.
Spanyol dengan ciri permainan tiki-taka menguasai bola di awal pertandingan, dan sempat membuka peluang lewat tendangan Sergio Busquets dari luar kotak penalti, namun masih bisa dimentahkan Fernando Muslera.
Sementara Uruguay bermain mengandalkan serangan balik cepat. Suarez dan Cavani sempat menebar ancaman lewat umpan-umpan terobosan, akan tetapi mampu digagalkan Victor Valdes yang dipercaya mengisi tempat yang ditinggalkan Iker Casillas (cedera).
Memasuki menit ke-16, Spanyol akhirnya sukses memecah kebuntuan. Blunder Muslera dalam menahan tembakan spekulasi jarak jauh Fabregas membuat Uruguay tertinggal 0-1. Tangkapan yang tidak sempurna dari kiper Galatasaray membuat bola meluncur deras ke gawang.
Spanyol yang kian dominan, sempat menggandakan keunggulannya lewat Carles Puyol dalam memanfaatkan umpan tendangan bebas. Sayang, gol tersebut dianulir wasit lantaran menilai bek veteran Barcelona itu terperangkap offside. Padahal, dalam tayangan ulang Puyol berada dalam posisi on side.
Di tengah dominasinya, Spanyol kecolongan gol pada menit ke-32. Suarez dengan cerdik melakukan dummy saat menyongsong bola terobosan Martin Caceres, sehingga membuat Cristian Rodriguez sukses menerima bola di kotak penalti Spanyol. Tanpa banyak pikir, winger yang merumput bersama Atletico Madrid ini melepas tendangan yang tak kuasa dibendung Valdes. Skor 1-1 menutup paruh pertama laga.
Masuk interval kedua laga, Spanyol hanya butuh enam menit untuk kembali memimpin perolehan gol. Upaya counter yang dilakukan Uruguay lewat sang kapten Diego Lugano di sepertiga area pertahanan, berhasil dipatahkan Spanyol.
Gerard Pique yang menerima bola langsung menyodorkan umpan terobosan ke arah rekan setimnya di Barcelona, Pedro Rodriguez untuk kemudian menaklukkan Muslera lewat tembakan keras.
Skor 1-2 membuat tensi pertandingan meningkat. Insiden keributan kecil sempat terjadi di menit ke-55. Jordi Alba sempat terlibat kontak fisik dengan Maxi Pereira dalam situasi perebutan bola.
Aksi tamparan Alba ke Pereira membuat pemain Uruguay kesal sehingga terjadi perang mulut diantara para pemain. Wasit terpaksa memberikan kartu kuning untuk Alba, Sergio Ramos dan Diego Perez di kubu Uruguay karena reaksi yang dianggap berlebihan.
Memasuki pertengahan laga, kedua pelatih saling melakukan pergantian pemain. Di kubu Uruguay, Tabarez memasukkan striker veteran Diego Forlan menggantikan Cavani. Sementara di kubu Matador, Del Bosque memasukkan Gerard Pique, David Villa dan memberikan kesempatan debut untuk Isco yang menggantikan Iniesta.
Perubahan ini terbukti cukup mampu menjaga intensitas pertandingan yang tetap berjalan menarik. Uruguay mulai ngotot mengejar ketertinggalan, sedangkan Spanyol tetap domiann dengan penguasaan bolanya.
Buah pola tiki-taka yang diterapkan Spanyol bahkan kembali membuahkan hasil. Kerja sama apik tiga punggawa Barca membuat Spanyol makin di atas angin dengan keunggulan 3-1 pada menit ke-75.
Pedro mencetak gol keduanya usai memaksimalkan kerja sama satu dua, David Villa dan Fabregas. Umpan silang yang dikirim Fabregas ke muka gawang, gagal di potong Muslera sehingga memudahkan Pedro untuk menyontek bola ke gawang kosong.
Spanyol terus memegang kendali permainan di 15 menit terakhir laga, sementara para pemain Uruguay terus berupaya membongkar rapatnya pertahanan La Furia Roja.
Meski kedua tim punya beberapa peluang, namun tak ada gol tambahan tercipta. Spanyol pun berhak atas kemenangan 3-1, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 18 laga sejak November 2012.
Susunan Pemain:
Spanyol: Valdes, Azpilicueta, Ramos, Puyol/Pique (46’), Alba/Monreal (78’); Iniesta/Isco (60’), Busquets, Cazorla/Suarez (71’); Pedro/Negredo (75’), Cesc, Juan Mata/Villa (46’).
Uruguay: Muslera; Pereira, Lugano, Godin, Caceres, Gonzalez/Aguirregaray (80’), Perez/Rios (65’), Lodeiro/Gargano (77’), Rodriguez/Castro (69’), Cavani/Forlan (70’), Suarez.
Sumber : Okezone.com



No comments:
Post a Comment