Gelandang asal Inggris, Joey Barton hina Margaret Thatcher - (Foto: Istimewa)
Marseille - Gelandang asal Inggris, Joey Barton, kembali membuat ulah. Dia menyebut Margaret Thatcher, mantan Perdana Menteri Inggris yang baru saja tutup usia, sebagai penyihir tua.
Barton, yang kini dipinjamkan oleh Queens Park Rangers (QPR) ke Marseille, menyatakan bahwa Thatcher tak pantas dihormati. Bahkan, dia menolak memberi ucapan belasungkawa.
"Saya bisa saja bilang 'Beristirahatlah dengan tenang'. Tapi, itu takkan jadi kenyataan. Jika surga benar-benar ada, maka tak ada tempat bagi penyihir tua di sana," tulis Barton di akun Twitter-nya sebagaimana dilansir Marca.
Hingga saat ini, belum diketahui motif ejekan Barton itu. Namun, Barton memang gemar menyerang siapa pun melalui jejaring sosial Twitter.
Barton pernah menyebut bek Paris Saint-Germain, Thiago Silva, sebagai sosok transgender yang kelebihan berat badan. Dia juga pernah menyebut Neymar sebagai pemain karbitan.
Margaret Thatcher meninggal, Senin (8/4/2013) pagi waktu setempat, pada usia 87 tahun, setelah sebelumnya menderita stroke
Sumber berita/foto : inilah.com
Barton, yang kini dipinjamkan oleh Queens Park Rangers (QPR) ke Marseille, menyatakan bahwa Thatcher tak pantas dihormati. Bahkan, dia menolak memberi ucapan belasungkawa.
"Saya bisa saja bilang 'Beristirahatlah dengan tenang'. Tapi, itu takkan jadi kenyataan. Jika surga benar-benar ada, maka tak ada tempat bagi penyihir tua di sana," tulis Barton di akun Twitter-nya sebagaimana dilansir Marca.
Hingga saat ini, belum diketahui motif ejekan Barton itu. Namun, Barton memang gemar menyerang siapa pun melalui jejaring sosial Twitter.
Barton pernah menyebut bek Paris Saint-Germain, Thiago Silva, sebagai sosok transgender yang kelebihan berat badan. Dia juga pernah menyebut Neymar sebagai pemain karbitan.
Margaret Thatcher meninggal, Senin (8/4/2013) pagi waktu setempat, pada usia 87 tahun, setelah sebelumnya menderita stroke
Sumber berita/foto : inilah.com



No comments:
Post a Comment