Patrice Evra merayakan gelar juara MU
Patrice Evra merayakan gelar liga ke-20 Manchester United pada Selasa (23/4/2103) dengan cara yang mungkin akan membuat pendukung Liverpool kembali panas.
Saat bereuforia merayakan keberhasilan timnya menjadi juara Premier League musim ini, Patrice Evra sempat beraksi menggigit sebuah tangan palsu, menyindir insiden penggigitan lengan Branislav Ivanovic oleh Luis Suarez.
Kemenangan 3-0 atas Aston Villa disambut gegap gempita oleh pendukung Red Devils. Bahkan salah seorang suporter usil yang hadir di Old Trafford kemudian melemparkan sebuah tangan palsu ke dalam lapangan, yang langsung diambil oleh Evra.
Tak bisa menahan diri dari kejailannya, Evra pun akhirnya membuat lelucon mengenai insiden Suarez tersebut. Dia berakting menggigit lengan palsu tersebut. Bahkan, Evra sempat berfoto dengan properti lengan palsu itu bersama Shinji Kagawa dan Ryan Giggs. Namun, tak lama setelah itu, Evra langsung melemparkan lengan palsu itu kembali ke arah penonton.
Evra dan Suarez memang terbilang memiliki sejarah yang tak bisa dibilang bagus. Suarez sempat harus menjalani hukuman delapan laga setelah dinyatakan bersalah atas tindakan rasialis terhadap Evra dalam sebuah laga di Anfield pada Oktober 2011 lalu.
Saat keduanya kembali bertemu di Old Trafford pada tahun setelahnya, Suarez menolak berjabat tangan dengan Evra. Sementara, Evra balas melakukan selebrasi di depan Suarez pada hari itu setelah timnya menang 2-1.
Suarez sendiri telah dituntut FA atas tindakannya menggigit Ivanovic. Dia juga didenda 300 ribu pounds oleh pihak Liverpool atas insiden tersebut.
Sumber berita/foto : Tribunnews.com



No comments:
Post a Comment