Pelatih baru Korea Selatan, Cho Kwang-Rae, sangat tertarik kepada permainan Spanyol. Korsel akan meniru gaya main tiki taka untuk menunjukkan bahwa sepak bola Asia tak kalah bagus dengan tim-tim kelas dunia.
Kekuatan Korsel tergolong paling mapan di antara tim-tim dari negara lain di Asia. Di Piala Dunia 2010, tim asuhan Huh Jung-Moo berhasil mencapai babak 16 besar dan ini menjadi yang pertama di luar negara mereka.
Sepulang dari Afrika Selatan, Huh digantikan oleh Cho, yang sebelumnya melatih Gyeongman FC. Pelatih baru ini sangat terinspirasi oleh permainan Spanyol ketika menjuarai Piala Dunia lalu. Karena itu, ia ingin Korsel bermain lebih cepat dan lebih efektif.
"(Pemain) sepak bola Korea Selatan sebaiknya bergerak dan berlari lebih cepat dengan umpan-umpan pendek untuk memperkecil jarak dengan tim-tim sepak bola kelas dunia," kata Cho seperti dikutip kantor berita Yonhap. "Saya ingin meniru Spanyol," tegasnya.
"Saya lebih suka mengangkat sepak bola Korea di level dunia. Sebagai pelatih timnas, saya akan berjuang sebaik mungkin untuk meraih target itu," kata mantan gelandang Korsel era 1970 sampai 1980-an itu.
Cho menambahkan, ia akan menerapkan gaya baru ini pada turnamen Piala Asia. Laga pertama yang akan ia jalani adalah duel persahabatan lawan Nigeria pada 11 Agustus.
Sumber : kompas.com

No comments:
Post a Comment