Showing posts with label CONCACAF. Show all posts
Showing posts with label CONCACAF. Show all posts

Saturday, September 21, 2013

El Salvador Hukum Seumur Hidup 14 Pemain yang Terlibat Match Fixing

Otoritas sepakbola El Salvador menjatuhkan hukuman larangan bermain seumur hidup kepada 14 pemain yang kerap memperkuat tim nasional negara tersebut, karena terlibat pengaturan pertandingan (match fixing).

Dari 14 pemain timnas tersebut, ada sejumlah pemain yang bahkan sudah memiliki lebih dari 50 caps, yaitu Alfredo Pacheco, Osael Romero, Marvin Gonzalez, Dennis Alas, dan Ramon Sanchez.

Baca Selengkapnya..

Saturday, September 8, 2012

Kualifikasi Piala Dunia 2014 CONCACAF


Kualifikasi Piala Dunia 2014
Hasil Tanggal 08 September 2012

ZONA CONCACAF

GRUP 3
Kuba 0 - 3 Honduras


Kanada 1 - 0 Panama
Baca Selengkapnya..

Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona CONCACAF


Kualifikasi Piala Dunia 2014
Hasil Tanggal 08 September 2012

ZONA CONCACAF

GRUP 2
El Salvador 2 - 2 Guyana


Kosta Rika 0-2 Mexico

Baca Selengkapnya..

Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona CONCACAF

Kualifikasi Piala Dunia 2014
Hasil Tanggal 08 September 2012

ZONA CONCACAF

GRUP 1
Jamaika 2 - 1 Amerika Serikat
Rudolph Austin 22', Luton Shelton 62' --- Clint Dempsey 1'

Guatemala 3 - 1 Antigua & Barbuda
Carlos Ruiz 60', 78', Dwight Pezzarossi 90' ---  Peter Byers 39' Baca Selengkapnya..

Friday, July 6, 2012

Nesta Gabung Klub MLS

Mantan bek AC Milan, Alessandro Nesta, telah setuju gabung ke klub Major League Soccer (MLS), Montreal Impact. Pemain 36 tahun akan segera resmi bergabung dengan Impact setelah menerima sertifikat transfer internasionalnya.
Baca Selengkapnya..

Tuesday, October 19, 2010

La Torre Pelatih Baru Meksiko

 Jose Manuel De La Torre saat melatih Toluca (Photo : Mexsport)

Federasi Sepak Bola Meksiko (MFF), melantik Jose Manuel De La Torre sebagai pelatih timnas Meksiko yang baru menggantikan Javier Aguirre.

Baca Selengkapnya..

Tuesday, July 27, 2010

Meksiko Tunjuk Dua Pelatih Sementara

Meksiko menunjuk Enrique Meza dan Efrain Flores sebagai pelatih sementara untuk mempersiapkan El Tri menghadapi tiga laga persahabatan, Agustus dan September mendatang.
Baca Selengkapnya..

Thursday, April 29, 2010

Pachuca Juara Liga Champions CONCACAF








Liga Champions CONCACAF

Hasil Tanggal 29 April 2010

Final (Leg2)
Pachuca 1 - 0 Cruz Azul = Agg: 2 - 2
Edgar Benítez Santander 90'

Pachuca memastikan diri menjadi kampiun Liga Champions CONCACAF musim ini setelah mengungguli Cruz Azul.

Adalah gol tunggal Edgar Benitez di masa injury time yang memastikan keunggulan dramatis Pachuca 1-0 atas klub Meksiko itu.

Dengan hasil itu, Pachuca memaksakan skor agregat berubah menjadi 2-2. Namun karena menang produktifitas gol di kandang lawan, meski kalah 2-1 di kandang Cruz Azul, Pachuca pun dinobatkan sebagai juara.

Gelar ini menjadi gelar ketiga Pachuca dalam empat tahun terakhir. Sementara Cruz Azul, menjadi runner up untuk dua tahun berturut-turut.

Gelar ini juga mengantarkan Pachuca lolos ke kualifikasi Piala Dunia Antarklub di Abu Dhabi di bulan Desember.

Sumber : goal.com
Baca Selengkapnya..

Wednesday, December 23, 2009

Landon Donovan Terima "Male Athlete of the Year"

Pemain LA Galaxy, Landon Donovan, saat memenangkan penghargaan Honda Player of the Year (Foto : Kompas/AP).

Pemain bola asal AS, Landon Donovan, memenangkan penghargaan US Soccer Federation "Male Athlete of the Year". Ini adalah ketiga kalinya Donovan memenangi penghargaan serupa seperti pada tahun 2003 dan 2004. Prestasi ini menyamai prestasi pemain bola AS, Kasey Keller, yang juga sama-sama mendapatkan gelar tersebut sebanyak tiga kali.

Sebelumnya, pemain berusia 28 tahun ini juga memenangi "Honda Player of the Year" penghargaan dan gelar "Most Valuable Player".

Di tingkat klub, pemain yang akan pindah ke Everton dengan status pinjaman ini telah membantu Los Angeles Galaxy menuju final Piala MLS dengan menyumbang 15 gol dan tujuh assist. Dalam kualifikasi Piala Dunia, pemain asal AS ini mengantarkan Amerika Serikat lolos kualifikasi Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, dengan menyumbangkan tiga gol serta sembilan assist.

Dalam kesempatan ini juga, penghargaan USSF menganugerahkan Hope Solo yang merupakan kiper wanita pertama yang memenangkan "Female Athlete of the Year" serta Luis Gil dan Tobin Heath untuk kategori penghargaan "Youth Male" dan "Young Female"


Sumber : kompas.com
Baca Selengkapnya..

Monday, November 23, 2009

Atasi Galaxy, Salt Lake Juara MLS

Real Salt Lake berhak untuk memboyong Piala MLS sebagai tanda juara MLS 2009 dengan mengalahkan Los Angeles Galaxy. Salt Lake menang setelah laga harus disudahi lewat adu penalti.

Pertandingan final yang digelar di Qwest Field, Seattle, Senin (23/11/2009) pagi WIB, itu berakhir 1-1 selama 90 menit. Alhasil, adu penalti pun harus digelar untuk mencari pemenang.

Galaxy memimpin lebih dahulu di menit 41. Kerjasama David Beckham dengan Landon Donovan diakhiri dengan umpan silang mendatar Donovan yang langsung disikat oleh Mike Magee. 1-0 buat Galaxy.

Namun kemenangan Galaxy buyar di menit 64 ketika Robbie Findley mencetak gol penyama bagi Salt Lake. Gelandang menjebol gawang kiper Donovan Ricketts lewat tendangan jarak dekat.

Kedudukan 1-1 ini berakhir hingga waktu normal terlewati. Setelah dilakukan perpanjangan waktu 2x15 menit, ternyata tak ada gol tambahan dari kedua tim sehingga harus digelar adu penalti.

Di waktu adu penalti, dua penendang dari masing-masing tim berhasil melaksanakan tugasnya. Beckham dan Gregg Berhalter di kubu Galaxy serta Clint Mathis dan Findley sukses mencetak gol.

Dua penendang Galaxy berikutnya gagal, yakni tendangan Jovan Kirovski yang dihadang kiper lawan dan sepakan Donovan yang melambung. Sedangkan satu dari dua penendang Salt Lake sukses.

Setelah tujuh penendang melaksanakan tugasnya, Salt Lake akhirnya berhak atas keunggulan 4-3 sehingga secara keseluruhan menang 5-4.

Prestasi ini terhitung hebat karena Salt Lake adalah anak baru di MLS. Tim bermarkas di Utah ini baru bergabung dengan MLS pada tahun 2004 yang berarti mereka jadi juara di tahun kelimanya berpartisipasi.

Sementara buat Galaxy, kegagalan ini membuat mereka masih harus menunggu setidaknya setahun lagi untuk menjadi juara di kali ketiga setelah mereka menguasai MLS tahun 2002 dan 2005.

Sumber : detiksport

Baca Selengkapnya..

Friday, November 20, 2009

Donovan Pemain Terbaik MLS

Penampilan apik Landon Donovan bersama LA Galaxy terganjar sudah. Dia dianugerahi gelar pemain terbaik Liga Amerika alias MLS untuk musim ini.

Titel Most Valuable Player (MVP) ini merupakan yang pertama bagi Donovan. Meski sebelumnya sudah beberapa kali memperoleh penghargaan, pemain berusia 27 tahun itu belum pernah meraih gelar tesebut.

Donovan berhasil menyingkirkan dua kandidat kuat lainnya, gelandang New England Revolution Shalrie Joseph dan striker FC Dallas, Jeff Cunningham. Dia kini menjadi pemain Galaxy kedua yang berhasil menjadi MVP setelah sebelumnya Carlos Ruiz memenanginya di tahun 2002.

Di musim ini mantan pemain San Jose Earthquakes itu memang tampil ciamik. Dia tercatat 12 kali menggedor gawang lawan dan membuat enam assist yang berujung gol.

Donovan akan mencoba meraih gelar juara yang keempat di MLS akhir pekan ini. Di partai final MLS, Galaxy akan berhadapan dengan Real Salt Lake.

Donovan sendiri merupakan pemain lokal Amerika Serikat yang cukup menonjol. Dia menjadi pemegang rekor jumlah gol dan asist untuk AS.

Daftar penerima gelar MVP MLS

2009—Landon Donovan (Galaxy)
2008—Guillermo Barros Schelotto (Columbus Crew)
2007—Luciano Emilio (D.C. United)
2006—Christian Gomez (D.C. United)
2005—Taylor Twellman (New England Revolution)
2004—Amado Guevara (New York/New Jersey MetroStars)
2003—Preki (Kansas City Wizards)
2002—Carlos Ruiz (Galaxy)
2001—Alex Pineda Chacon (Miami Fusion)
2000—Tony Meola (Kansas City Wizards)
1999—Jason Kreis (Dallas Burn)
1998—Marco Etcheverry (D.C. United)
1997—Preki (Kansas City Wizards)
1996—Carlos Valderrama (Tampa Bay Mutiny)

Sumber : detiksport

Baca Selengkapnya..

Thursday, November 19, 2009

Kamerawan vs Pemain, Kosta Rika Heran

Sebuah insiden menarik terjadi di tengah pertandingan playoff Piala Dunia 2010 antara Uruguay vs Kosta Rika. Seorang kamerawan terlibat keributan dengan pemain cadangan Kosta Rika. Kok bisa?

Itulah yang terjadi di Stadion Centenario, Montevideo, Kamis (19/11/2009) dinihari WIB. Perkelahian antara kamerawan dengan bench Kosta Rika itu sempat menghentikan pertandingan selama lima menit.

Pelatih Kosta Rika Rene Simoes mengaku heran dengan kejadian itu. Simoes merasa bahwa itu adalah taktik dari kubu Uruguay untuk membendung momentum yang tengah berada di tangan kubunya.

"Saya tidak tahu bagaimana bisa pers punya akses untuk berkelahi," ujar Simoes sinis seperti yang dilansir Reuters.

"Kami tidak punya niat jahat terhadap Uruguay. Setelah kami menyamakan skor, pertandingan diskors saat kami sedang memperlihatkan penampilan terbaik kami," keluh pelatih asal Brasil itu lagi.

Dalam pertandingan itu, Uruguay unggul lebih dulu lewat gol Sebastian Abreu di menit 70 sebelum Walter Centeno membuat skor berubah jadi 1-1 empat menit kemudian.

Hasil 1-1 ini sudah cukup bagi Uruguay untuk terbang ke Afrika Selatan tahun depan. Pasalnya, di pertandingan leg pertama di kandang Kosta Rika, pasukan Oscar Tabarez itu menang 1-0.

"Di Kosta Rika, niat jahat seperti itu tidak ada. Jika saja ada, kami sudah akan mempergunakannya saat menghadapi Amerika Serikat," tandas Simoes geram.

Sumber : detiksport

Baca Selengkapnya..

Imbangi Kosta Rika, Uruguay Lolos

Kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Concacaf & Conmebol
Hasil Tanggal 18 November 2009

Play Off
Uruguay 1-1 Kosta Rika = Agregat 2-1
Sebastien Abreu 69' --- Walter Centeno 73'











Gol Sebastian Abreu menghantar Uruguay lolos ke Afsel (Foto : espn/getty image)

Pesta pemian Uruguay setelah sukses menahan imbang Kosta Rika (Photo : bbc.co.uk/gettyimage)

Ditahan Imbang, Uruguay Lolos Ke Piala Dunia
Uruguay memastikan langkahnya ke Afrika Selatan setelah bermain imbang 1-1 dengan Kosta Rika pada babak play-offs.












Diego Perez (Uruguay) dan Christian Bolanos (Kosta Rika) bertarung keras memperebutkan bola (Foto : espn/getty image)

Uruguay menuntaskan ambisinya untuk tampil ke putaran final Piala Dunia 2010 setelah mengalahkan Kosta Rika secara agregat 2-1 pada babak play-offs. Pada pertandingan leg kedua yang dihajat di Estadio
Centenario, Kamis (19/11) WIB, Uruguay hanya bisa bermain imbang 1-1 dengan Kosta Rika.

Namun dengan hasil imbang ini ternyata sudah cukup melapangkan jalan skuad asuhan Oscar Tabarez ini ke Afrika Selatan. Uruguay akhirnya memastikan dirinya untuk berlaga dengan 31 tim yang telah lolos lebih awal ke Piala Dunia 2010.

Sukses tampil ke Piala Dunia ini sekaligus juga mengakhiri kegagalan yang pernah didapat pada Piala Dunia edisi sebelumnya. Saat itu, Uruguay tersisih di babak play-offs dari Australia yang saat itu masih menjadi wakil dari Konfederasi Sepakbola Oceania.

Bermodalkan dengan kemenangan yang telah didapat pada leg pertama
membuat permainan Uruguay di babak pertama terasa kurang ngotot. Dalam pertandingan ini, pelatih Tabarez masih tetap mengandalkan duet Diego Forlan dan Luis Suarez di lini depan.

Meski sempat mendapatkan sejumlah peluang, namun hingga penghujung babak Uruguay yang lebih diunggulkan untuk bisa meraih kemenangan justru tidak mampu membuat gol.

Sebaliknya, anak-anak Kosta Rika yang berusaha keras untuk mengejar defisit satu gol sempat memperoleh sejumlah peluang. Sayang, peluang-peluang tersebut terbuang begitu saja karena penyelesaian akhir yang masih belum akurat.

Memasuki babak kedua barulah usaha anak-anak Uruguay itu membuahkan hasil. Setelah sempat beberapa kali membuang momentum emas, skuad asuhan Oscar Tabarez ini akhirnya berhasil memecahkan kebuntuan serangannya saat pertandingan berjalan di menit ke-70. Gol pembecah kebuntuan ini dibuat oleh pemain pengganti Sebastián Abreu.

Gol dari Abreu ini membuat Uruguay semakin di atas angin. Maklum dari leg pertama yang dihajat di San Jose, Uruguay telah meraih kemenangan 1-0. Sontak saja kebobolan satu gol ini membuat para pemain Kosta Rika semakin berusaha untuk tampil lebih terbuka.

Usaha keras itu sebenarnya sempat membuahkan hasil. Selang empat menit setelah gol Abdreu, wakil dari zona Concacaf ini akhirnya mampu juga membuat gol melalui aksi Walter Centeno. Gol ini ternyata memberikan motivasi sangat besar kepada para pemain Kosta Rika untuk bangkit.

Sebelum pertandingan berakhir, beberapa peluang sebenarnya sempat didapat. Namun keberuntungan ternyata masih belum berpihak kepada Kosta Rika. Uruguay akhirnya berhasil juga meredam semangat juang pemain lawannya dengan hasil imbang 1-1.

Dengan hasil akhir ini maka Uruguay berhak maju ke putaran final Piala Dunia 2010. Buat Uruguay, penampilannya di babak play-offs ini menjadi yang kali ketiga secara beruntun.

Pada penyelenggaraan Piala Dunia 2002, Uruguay berhasil lolos dari lubang jarum play-offs. Namun pada penyelenggaraan berikutnya, Uruguay tidak bisa tampil ke Piala Dunia setelah dipaksa menyerah melawan Australia.

Sumber : goal.com
Baca Selengkapnya..

Monday, November 16, 2009

Uruguay Unggul Satu Langkah

Kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Concacaf & Conmebol
Hasil Tanggal 14 November 2009

Play Off
Kosta Rika 0-1 Uruguay
Diego Lugano 21'

Uruguay Menang Tipis

Uruguay memenangi laga perdana playoff menuju Piala Dunia 2010. Bertanding melawan Kosta Rika, Diego Forlan cs menang tipis 1-0.

Kosta Rika dan Uruguay harus bertarung berebut tiket menuju Piala Dunia lantaran hanya menempati urutan empat zona CONCACAF dan posisi lima zona CONMEBOL. Laga leg pertama di Estadio Ricardo Saprissa Ayma, San Jose, jadi milik Uruguay, sang tamu.

Tampil dengan menurunkan sejumlah pemain andalannya, semisal Forlan, Luis Suarez dan Diego Lugano, Uruguay tampil relatif lebih dominan di babak pertama dengan menorehkan sejumlah peluang.

Uruguay mencetak satu-satunya gol dalam laga ini ketika pertandingan memasuki menit 23. Berawal dari sebuah sepak pojok, Lugano berhasil memanfaatkan kemelut untuk kemudian memasukkan bola ke dalam jala Kosta Rika.

Kedudukan 1-0 tersebut bertahan sampai akhir laga. Laga kedua akan dihelat di kandang Uruguay, Stadion Centenario, 18 November mendatang. Meski tipis, mengingat akan laga kedua akan dilangsungkan di kandang sendiri, Uruguay relatif lebih diunggulkan.

Sementara itu dari kubu Kosta Rika, pelatih Rene Simoes tetap puas dengan permainan skuadnya. Selisih satu gol diyakininya bakal bisa dikehjar di pertandingan kedua.

"Kami harus percaya kepada diri kami sendiri. Mengapa tak mungkin menang di Centenario?" Ujarnya seperti dilansir AFP.

Susunan Pemain

Costa Rica: 1-Keilor Navas, 2-Esteban Sirias, 3-Luis Marin (7-Rolando Fonseca 63), 5-Gilberto Martinez (4-Michael Umana 24), 8-Celso Borges, 9-Alvaro Saborio, 10-Walter Centeno, 11-Brian Ruiz, 13-Roy Miller (15-Junior Diaz 77), 14-Randall Azofeifa, 16-Cristian Bolanos

Uruguay: 1-Nestor Muslera, 2-Diego Lugano, 3-Diego Godin, 4-Mauricio Victorino, 5-Sebastian Eguren, 7-Alvaro Fernandez, 9-Luis Suarez (16-Sebastian Fernandez 80), 10-Diego Forlan, 11-Alvaro Pereira, 14-Nicolas Lodeiro (17-Jorge Rodriguez 61), 15-Alvaro Gonzalez

Sumber : detiksport

Baca Selengkapnya..

Wednesday, October 21, 2009

Landon Donovan Pemain Terbaik AS

Landon Donovan dinilai paling punya kontribusi di timnas Amerika Serikat dalam setahun ini. Untuk itulah dia kembali diserahi penghargaan pemain sepakbola terbaik AS untuk kali keenam, sebuah rekor di ajang itu.

Donovan, yang juga pemain termuda yang pernah meraih penghargaan itu ketika kali pertama mendapatkannya tahun 2002 silam, dipilih menjadi yang terbaik oleh 221 jurnalis Amerika. Dia menang dengan angka telak dari para pesaingnya.

Pemain LA Galaxy berusia 27 tahun tersebut dicatat Yahoosport mendapatkan 424 poin, mengungguli dua pemain yang tampil di kompetisi Inggris yakni kiper Tim Howard (267 poin), yang bermain untuk Everton, dan penyerang Hull berusia 19 tahun Jozy Altidore (178 poin), yang dipinjam dari klub Spanyol Villarreal.

Penghargaan yang resminya bertajuk Honda Player of Year ini berhak digondolnya karena Donovan dinilai sangat berperan dalam laju AS dalam menembus Piala Dunia 2010 serta sepak terjang tim negeri 'Paman Sam' di partai-partai Piala Konfederasi.

"Saya pikir selama saya menjadi bagian dari timnas, tahun ini, selain tahun 2002 (ketika AS mencapai perempatfinal Piala Dunia), adalah tahun terbaik yang dijalani timnas. Maka menjadi bagian dari itu, dan diberikan kredit khusus, sangatlah keren," aku Donovan.

Pemain yang juga masih menjadi topskorer sepanjang masa timnas AS tersebut --dengan 42 gol dari 120 laga-- telah memenangi penghargaan Honda Player of Year selama tiga tahun beruntun dari 2002 sampai 2004, kemudian tiga tahun berturut-turut lagi dari 2007 sampai 2009.

Keberhasilan AS menembus putaran final Piala Dunia 2010 sendiri bukan hanya membuahkan penghargaan untuk Donovan, tapi juga memenuhi satu dari tiga target pribadi yang dia canangkan di awal musim.

"Satu adalah lolos ke Piala Dunia. Kedua mencapai playoff dengan Galaxy. Dan ketiga adalah menjai pemain yang lebih lengkap karena saya sudah mencapapi titik ini di dalam karir," katanya di VOA.

Ketiga target itu, menurut Donovan, sudah tercapai semuanya. AS sampai ke Afrika Selatan berkat kemenangan 3-2 atas Honduras awal Oktober lalu dan LA Galaxy berhasil mencapai playfoff untuk kali pertama semenjak tahun 2005.

Honda Player of Year sendiri adalah sebuah penghargaan kepada pemain sepakbola terbaik di timnas AS, yang mana pemenangnya ditentukan oleh pilihan dari kalangan media olahraga di negeri tersebut. Donovan adalah peraih terbanyak gelar tersebut sejak ajang ini mulai dihelat tahun 1991 silam.

Sumber : detiksport

Baca Selengkapnya..

Friday, October 16, 2009

Klasemen Akhir WCQ 2010 Zona CONCACAF


NegaraMn
M
S
K
GMGK
P
USAAmerika Serikat *10622191320
MexicoMeksiko *10613181219
HondurasHonduras *10514171116
Costa RicaKosta Rika **10514151516
El SalvadorEl Salvador102269158
Trinidad and TobagoTrinidad and Tobago1013610226

Sumber : fifa.com

Baca Selengkapnya..

Thursday, October 15, 2009

Pemain Bertahan Jamaika Tewas Ditusuk
















foto : teletica.com


Pemain bertahan tim nasional Jamaika Oraine Simpson tewas tertusuk dalam satu insiden, kata polisi Rabu (14/10).

Juru bicara wanita pada kepolisian Jamaika mengatakan, pria berusia 26 tahun itu ditusuk ketika terjadi keributan menjelang pertandingan Selasa (13/10) malam. KOrban, yang terakhir mempekuat negaranya ketika melawan St Kitts dan Nevis, Agustus lalu, dibawa ke Rumah Sakit Kingston Public dan di tempat itu ia tewas.

Juru bicara mengatakan tidak ada penangkapan terhadap tersangka namun pihaknya sedang mencari seseorang yang diyakini terlibat dalam kejadian itu.

Simpson bermain dalam klub juara Jamaika Tivoli Gardens yang dianggap merupakan salah satu tim yang kerap menyebabkan timbul kerusuhan di Kingston.

"Kehilangan seseorang yang kita cintai tentu amat menyakitkan tetapi kelihatan seseorang yang ada dalam hati kita akan lebih sakit dan perasaan itu dirasakan anak-anak, orangtua dan keluarganya," kata Ketua Asosasi Sepak Bola Jamaika Horace Burrell dalam pernyataannya.

"Ketika bersama klubnya serta tim nasional, Oraine menunjukkan permainan dan sikap bermutu. Wataknya bagus, memiliki komitmen dan kemauan, bangga membawa nama negara dan selalu berada dalam tim nasional. "Ia selalu menikmati permainnnya, senyum di wajahnya dan tidak pernah muram bila sedang tidak bermain. Ini membuat banyak kenangan baginya dalam hati kami," kata Burrell.

Jamaika gagal maju ke putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan tahun depan.

Sumber : mediaindonesia.com
Baca Selengkapnya..

Meksiko Seri

Kualifikasi Piala Dunia 2010
Hasil Tanggal 14 Oktober 2009

Zona Amerika Utara, Tengah, dan Karibia
Trinidad & Tobago 2 - 2 Meksiko
Baptiste 32'pen, 60' --- Esqueda 55', Salcido 67'

Baca Selengkapnya..

Tiket Kosta Rika Lepas di Depan Mata

Kualifikasi Piala Dunia 2010
Hasil Tanggal 14 Oktober 2009

Zona Amerika Utara, Tengah, dan Karibia
AS 2-2 Kosta Rika
Bradley 71', Bornstein 90' --- Bryan Ruiz 20', 23'

Kemenangan sempat di depan mata, hasil seri yang malahan didapat. Gol balasan di menit-menit terakhir yang dibuat Amerika Serikat membuat Kosta Rika gagal lolos otomatis dan harus mencoba lagi dari jalur playoff.

Pada pertandingan terakhirnya di babak kualifikasi Piala Dunia 2010 zona CONCACAF, Kamis (15/10/2009) pagi WIB, Kosta Rika bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah AS di RFK Stadium, Washington.

Ironisnya, Kosta Rika memimpin dua gol lebih dulu lewat gol-gol Bryan Luis di menit 20 dan 23. Sampai di situ mereka sempat berada di atas angin untuk mengamankan posisi tiga besar di klasemen, dan itu berarti akan otomatis terbang ke Afrika Selatan pertengahan tahun depan.

Namun, petaka terjadi mulai menit 72 ketika AS memperkecil skor melalui Michael Bradley. Kemudian, walaupun tuan rumah bermain dengan 10 orang setelah bek Oguchi Onyewu cedera dan AS sudah menghabiskan jatah pergantian pemain, mereka mampu bertahan dan bahkan mencetak satu gol lagi.

Adalah Jonathan Bornsten yang membuat Kosta Rika menangis. Dari tendangan sudut, bek kiri asal klub Chivas USA itu menyundul masuk bola ke gawang Kosta Rika untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2, dan gol itu terjadi di menit kelima masa injury time!

Cerita menjadi tak manis untuk Kosta Rika karena di saat bersamaan Honduras berhasil meraih kemenangan 1-0 atas El Savador. Di klasemen akhir Honduras menggeser Kosta Rika di peringkat tiga, dan mereka lolos otomatis menemani AS dan Meksiko. Inilaj kali kedua buat Honduras tampil di Piala Dunia setelah yang pertama di edisi 1982.

Adapun Kosta Rika harus berjuang lagi dengan menghadapi tim peringkat lima zona Amerika Selatan, Uruguay, untuk memainkan dua pertandingan playoff guna memperebutkan satu tiket ke Afrika Selatan.

Sumber : detiksport

Baca Selengkapnya..

Honduras Kembali ke PD Setelah 1982

Kualifikasi Piala Dunia 2010
Hasil Tanggal 14 Oktober 2009

Zona Amerika Utara, Tengah, dan Karibia
El Salvador 0 - 1 Honduras
Carlos Pavon 63'

Honduras kembali lolos ke Piala Dunia untuk pertama semenjak pertama kali lolos di Espana 1982.

Carlos Pavón menebus dosa dirinya saat gagal mengeksekusi pinalti di akhir laga saat melawan Amerika Serikat, dengan mencetak gol pada 64 menit. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang menghantar kemenangan Honduras atas El Salvador 1-0 Rabu malam untuk lolos ke Piala Dunia untuk kedua kalinya.

Sebenarnya tiket Honduras hampir diambil oleh Kosta Rika yang sudah unggul 2-1 atas tuan rumah Amerika Serikat sampai mau berakhir pertandingan. Namun Amerika Serikat mampu membalasnya di detik-detik terakhir usia pertandingan.

Dengan kemenangan ini Honduras dan Kosta Rika mengumpulkan poin yang sama, 16. Namun Honduras unggul selisih gol sehingga berhak atas tiket otomatis ke Afsel. Sedangkan Kosta Rika harus memperebutkan tiket playoff menghadapi urutan kelima Zona Conmebol, Uruguay.

Sumber : soccernet
Baca Selengkapnya..