Showing posts with label Bolapedia. Show all posts
Showing posts with label Bolapedia. Show all posts

Thursday, July 5, 2012

Barcelona, Tim Terbaik Dunia Versi IFFHS

Tim Barcelona merayakan kemenangannya setelah berhasil menang dalam laga final Piala Raja melawan Athletic Bilbao 3-0 di stadion Vicente Calderon, Madrid, 25-5, 2012.(Photo :REUTERS/Felix Ordonez)

Klub raksasa asal Spanyol, Barcelona, dinobatkan sebagai Klub Terbaik Dunia dalam Satu Dekade terakhir oleh Federation of Football History and Statistic (IFFHS).
Baca Selengkapnya..

Daftar Juara Copa Libertadores

Pemain Corinthians merayakan gelar internasional pertamanya (Photo : reuters)

Sejak pertama digelar pada 1960, Copa Libertadores hingga kini sudah memasuki edisi ke-53. Turnamen antarklub paling elit se-Amerika Selatan ini masih didominasi oleh klub-klub Argentina dan Brasil.

Baca Selengkapnya..

Wednesday, July 20, 2011

Inilah Para Loyalis di Sepakbola

Inilah daftar para pemain yang masih aktif bermain yang paling setia dengan klubnya. Tapi daftar ini hanya untuk pemain-pemain yang bermain di liga-liga besar Eropa dan minimal telah bergabung selama 10 tahun

EPL
21 - Ryan Giggs (Manchester United)
15 - Jamie Carragher (Liverpool)
14 - Steven Gerrard (Liverpool)
14 - Steve Harper (Newcastle United)
14 - Jussi Jääskeläinen (Bolton Wanderers)
13 - Ledley King (Tottenham Hotspur)
12 - John Terry (Chelsea)
11 - Tony Hibbert (Everton)
10 - Darren Fletcher (Manchester United)
10 - Frank Lampard (Chelsea)
10 - Adam Drury (Norwich City)

Baca Selengkapnya..

Tuesday, December 21, 2010

Pemain Terbaik Afrika dari Tahun ke Tahun

Berikut ini para pemain sepak bola terbaik Afrika dari tahun ke tahun setelah striker dari Kamerun Samuel Eto'o terpilih sebagai yang terbaik pada 2010 di Kairo, Senin (20/12).

Baca Selengkapnya..

Wednesday, December 15, 2010

Kalahkan Brasil, Argentina Eksportir Pemain Terbesar

Gonzalo Higuain, Carlos Tevez dan Lionel Messi. Tiga pemain Argentina yang jadi bintang di Eropa.(GettyImages)

Argentina menggusur Brasil untuk meraih status sebagai eksportir pemain terbesar di dunia. Sebuah kondisi yang sayangnya menjadi indikasi kurang baik untuk dunia sepakbola mereka.

Baca Selengkapnya..

Wednesday, November 24, 2010

Rata-Rata Usia Pemain Klub Premier League

Inilah daftar rata-rata usia pemain di klub-klub EPL musim 2010-2011. The Gunners masih menjadi gudang amunisi-amunisi muda di Premier League, apalagi kalau dibanding klub anggota Big Four lain yang doyan membeli pemain jadi.

24.24 - Arsenal
24.77 - Newcastle United
25.27 - West Bromwich Albion
25.39 - Everton
25.47 - Wolverhampton Wanderers

Baca Selengkapnya..

Monday, November 15, 2010

Daftar Juara Liga Rusia

Juara Liga Rusia:
2010: Zenit St Petersburg
2009: Rubin Kazan
2008: Rubin Kazan
2007: Zenit St Petersburg
2006: CSKA Moscow
2005: CSKA Moscow

Baca Selengkapnya..

Sunday, October 17, 2010

Friday, July 30, 2010

MU Tim Paling Dibenci di Empat Penjuru Dunia

Manchester United boleh menjadi salah satu klub yang paling banyak penggemarnya di seluruh belahan dunia. Fakta lain, Iblis Merah juga masuk dalam 10 besar tim olahraga yang paling dibenci di dunia.
Baca Selengkapnya..

Wednesday, July 14, 2010

30 Fakta Piala Dunia 2010

Spanyol menahbiskan dirinya sebagai jawara baru Piala Dunia usai mengandaskan perlawanan Belanda di partai puncak. Sementara kegagalan di final ini menjadi yang ketiga kalinya bagi De Oranje.

Jerman pun kebagian gelar sebagai tim tersering yang menjadi penghuni peringkat tiga di Piala Dunia. Sementara lawan Der Panzer di perebutan tempat ke tiga, Uruguay, akhirnya mampu kembali ke semifinal Piala Dunia setelah 40 tahun lamanya. (Irawan)

Berikut 30 fakta menarik lain di Piala Dunia 2010 seperti yang dirilis Optasports:

1. Argentina tidak pernah menderita kekalahan setelah mampu unggul lebih dulu sejak 1958 silam (saat itu kalah 1-3 dari Jerman Barat)
2. Jepang hanya melakukan tiga tembakkan saat menang atas Kamerun di Grup E. Jumlah paling sedikit di antara tim pemenang di Piala Dunia sejak 1966.
3. Empat gol yang dicetak striker Jerman, Miroslav Klose, lebih baik ketimbang yang dihasilkannya di Bundesliga 2009-10, yakni 3 gol.
4. Italia mengoleksi total 21 kali hasil imbang di Piala Dunia. Paling banyak dibanding tim-tim lain.
5. Sebelum bertemu Portugal di laga terakhir Grup G, Brasil mampu meraih 25 laga selalu mencetak gol. Terakhir kali mereka gagal saat imbang 0-0 dengan Spanyol pada 1978.
6. Swiss mencatat rekor baru yakni 9 jam 18 menit tanpa kebobolan di Piala Dunia.
7. Afrika Selatan menjadi tuan rumah pertama yang langsung tersingkir sejak fase grup.
8. Wakil Amerika Selatan hanya kalah sekali dari 15 laga di fase grup.
9. Penjaga gawang Italia hanya melakukan sekali penyelamatan. Italia kebobolan lima gol dari enam kali percobaan tendangan ke arah gawang.
10. Antara 16 sampai 24 Juni merupakan hari-hari yang dipenuhi kartu merah di pertandingan Piala Dunia.
11. Sejak 1982, Brasil selalu menjadi pemuncak di grup-nya.
12. Spanyol menjadi tim pertama sejak Hongaria pada 1986 yang tidak pernah mendapat kartu di fase grup.
13. Di lima Piala Dunia terakhir, setidaknya ada enam kartu merah yang menghiasai setiap laga Australia.
14. Inggris selalu gagal menang setiap lawanya mampu mencetak gol sejak mengalahkan Kamerun pada 1990.
15. Eduardo menjadi kiper terakhir yang kebobolan sejak 332 menit dan menghadapi 15 tendangan tanpa mampu dijebol.
16. Satu-satunya semifinal yang menghasilkan skor dengan selisih lebih dari satu gol sejak 1986 yakni jerman vs Italia pada 2006.
17. Laga Jerman vs Inggris menjadi partai paling sedikit pelanggaran dalam rentang waktu 1966-2010, yakni 13 pelanggaran.
18. Jerman harus menunggu selama 32 menit untuk mampu melepaskan tendangan pertama mereka. Paling lama di antara semua peserta Piala Dunia sejak 1966.
19. Abdelkader Ghezzal menjadi pemain pengganti tercepat yang memperoleh dua kartu kuning. 14 menit dan 19 detik saat diganjar kartu kuning kedua.
20. Koleksi gol Lukas Podolski di timnas (40 gol), lebih banyak ketimbang yang dihasilkannya di kompetisi sepak bola di Jerman (39 gol).
21. Partai Portugal vs Korea Utara menghasilkan enam pemain yang tercatat di papan skor. Hanya satu pemain lebih sedikit ketimbang rekor Yugoslavia vs Zaire pada 1974 yang mencatatkan tujuh pemain.
22. Frank Lampard melepaskan 39 tendangan tanpa sekalipun mencetak gol. Lebih banyak dibanding pemain lain sejak 1966.
23. Spanyol vs Paraguay menjadi laga pertama yang menghasilkan dua eksekusi penalti gagal dari kedua kubu sejak Argentina vs Meksiko pada 1990.
24. Diego Forlan menjadi pemain pertama yang mencetak tiga gol dari luar kotak penalti dalam sekali Piala Dunia sejak Lothar Matthaeus pada 1990.
25. Juan Sebastian Veron melepas total 153 umpan dari 131 yang tepat sasaran saat melawan Yunani. menyamai rekor yang tercipta pada 1966.
26. Nomor punggung berurutan skuad Belanda dalam satu laga (1-11) menjadi yang pertama terjadi di Piala Dunia sejak diperkenalkan nomor punggung pada 1954.
27. Koleksi 22 kartu kuning timnas Belanda di Piala Dunia 2010 hanya kalah satu kartu dari Argentina pada 1990.
28. Spanyol menjadi tim pertama yang menjuarai Piala Dunia setelah kalah di partai pertama.
29. Spanyol menjadi tim terbanyak yang melakukan umpan sejak 1966. Mereka melewati Brasil pada 1994 (3547 umpan).
30. Belanda melakukan pelanggaran paling banyak di antara tim lain selama empat dari tujuh Piala Dunia terakhir yang diikutinya.

Sumber : duniasoccer.com
Baca Selengkapnya..

Wasit Terburuk di Piala Dunia 10 Tahun Terakhir

Wasit Howard Webb saat mengusir John Heitinga.(foto:Reuters)

Kepemimpinan wasit di Piala Dunia kerap menjadi sorotan, karena dinilai tidak menjadi pengadil yang baik di lapangan. Berikut empat wasit terburuk di ajang Piala Dunia dalam dekade terakhir, versi Goal.

Alberto Undiano Mallenco (Spa), Jerman 0-1 Serbia, 2010.

Penonton pasti mengharapkan 22 pemain di lapangan bermain dengan penuh komitmen sehingga pertandingan asyik disaksikan. Tapi Mallenco, wasit dari Spanyol ini menciptakan situasi yang berbeda.

Di antara menit 13 dan 37, dia mengeluarkan enam kartu kuning, dua di antaranya membuat Miroslav Klose terusir dari lapangan. Sementara 10 pelanggaran lain terjadi, tapi mayoritas hanya dianggap sebagai ‘kesembronoan’. Dalam pertandingan lain, mungkin dua di antaranya akan berbuah kartu merah.

Setelah banyaknya kartu yang keluar, Jerman dan Serbia bermain terlalu hati-hati. Setelah 90 menit pluit akhir dibunyikan. Namun kenyataannya permainan yang menghasilkan 9 kartu kuning itu sebenarnya sudah berakhir jauh sebelumnya.

Graham Poll (Ing), Kroasia 2-2 Australia, 2006.

Graham Poll tidak memberikan penalti kepada Australia saat Josip Simunic melakukan tekel keras di dalam kotak penalti. Selain itu ketika Stjepan Tomas menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak penalti, wasit asal Inggris itu bahkan mengabaikannya.

Saat menjelang akhir babak kedua Harry Kewel menciptakan gol hingga kedudukan sama 2-2 yang berbau offside.

Dario Simic dan Brett Emerton diusir keluar, sebelumnya Simunic yang mendapat dua kartu kuning tidak dikeluarkan Poll. Pemain belakang ini justru baru dikeluarkan setelah mendapat kartu kuning ketiga.


Byron Aldemar Moreno (Eku), Korea Selatan 2-1 Italia 2002.

Piala Dunia 2002 tidak membawa keberuntungan bagi Italia.Setelah mengalami tiga gol yang dianulir di awal turnamen, Azzurri tersingkir secara kontroversial oleh Korea Selatan dalam masa perpanjangan waktu.

Pada menit ke 102, Francesco Totti mendapat kartu kuning kedua karena dianggap melakukan diving di dalam kotak penalti.Kenyataannya dia kehilangan bola karena direbut Song Chong Gug dan jatuh karena tekel bersih pemain belakang itu.

Valentin Valentinovich Ivanov (Rus), Portugal 1-0 Belanda, 2006.

Ivanov gagal melakukan tugas utama wasit; mengontrol pertandingan. Tapi dia justru mencetak rekor dengan mengeluarkan 16 kartu kuning, dan mengusir empat pemain.

Howard Webb (Ing), Belanda 0-1 Spanyol, 2010.

Wasit yang dikecam para pemain Belanda karena dianggap banyak merugikan Belanda ini sering lalai melihat bola yang seharusnya berbuah sepak pojok.

Wasit Inggris ini dianggap melakukan empat kesalahan. Di babak pertama dia seharusnya mengusir gelandang Belanda Nigel de Jong karena menendang dada Xabi Alonso.

Di awal babak kedua, John Heitinga mendapat kartu kuning pertama karena melakukan tekel terlambat namun tidak terlalu keras kepada David Villa.

Kemudian Iniesta melakukan pelanggaran serupa kepada Arjen Robben tapi tidak diganjar kartu. Selain itu saat Iniesta bereaksi kepada Van Bommel dengan mencacinya, Webb tidak memberinya hukuman, padahal sesuai aturan, Iniesta seharusnya diganjar kartu merah.

Di akhir babak kedua Robben juga terjatuh di depan Puyol saat dirinya sudah berhadap-hadapan dengan kiper. Saat itu Robben terlihat mendapat dorongan, dalam situasi yang sangat menguntungkan untuk mencetak gol. Puyol layak mendapat kartu merah karena melakukan pelanggaran di saat Robben sangat berpeluang mencetak gol.

Kemudian Eljero Elia dihadang Sergio Ramos sesaat sebelum Spanyol melakukan serangan balik dan Iniesta mencetak gol. Padahal gol itu tidak akan terjadi bila tindakan Ramos diganjar pelanggaran dan Belanda mendapatkan tendangan bebas.

Sumber : okezone.com
Baca Selengkapnya..

Kumpulan Kutipan Heboh di Piala Dunia 2010

Maradona seperti dipukul Muhammad Ali.(foto:Reuters)

Piala Dunia Afrika Selatan 2010 telah usai dengan Spanyol sebagai juaranya. Selama satu bulan, even olahraga yang penuh gegap gempita menyajikan tidak hanya aksi-aksi memukau seniman lapangan hijau, namun juga drama di luar lapangan.

Pemain dan pelatih kerap melontarkan pernyataan-pernyataan tidak hanya persoalan teknik permainan dan strategi tapi juga menyentuh sisi yang emosional. Apa saja kutipan yang mungkin akan selalu diingat sepanjang masa, dari drama sepakbola ini. Berikut rangkumannya dari Reuters.

“Publik, berpikirlah rasional. Dia bukan pahlawan, dia adalah pemain curang dan tidak penting.Itu tangan Tuhan? Itu adalah tangan setan.” Pelatih Ghana Milovan Rajevac mengomentari aksi Luis Suarez yang menangkap bola di depan gawang untuk menggagalkan gol pemain Ghana di menit-menit akhir perpanjangan waktu saat di perempat final.

“Kami merasa seperti negara kecil dalam sepakbola, dan itu menyakitkan.Tidak ada yang bisa dikatakan selain itu adalah bencana.” Kapten Prancis Patrice Evra mengomentari kegagalan Prancis menembus penyisihan grup.

“Mereka tidak ingin berlatih, ini skandal. Saya mengundurkan diri dari federasi.Tidak ada lagi yang bisa saya lakukan di sin. Saya akan kembali ke Paris.” Direktur Tim Prancis dan Managing Direktur Federasi Sepakbola Prancis, Jean Louis Valentin mengungkapkan perasaannya akibat boikot latihan yang dilakukan pemain Prancis, yang memprotes pemulangan Anelka.

“Ini seperti terkena tinju Muhammad Ali. Saya tidak punya kekuatan untuk melakukan apapun.Sama seperti yang saya rasakan di hari di mana saya berhenti bermain sepakbola, tapi ini lebih menyakitkan.” Maradona setelah Argentina dihancurkan 0-4 oleh Jerman di perempatfinal, kekalahan terburuk di Piala Dunia sejak Argentina dipukul 1-6 oleh Czechoslovakia di 1958.

“Kami selalu harus menang, tapi ketika kami menang mereka tidak senang karena kami tidak memberikan permainan indah. Jika kami bermain indah, mereka tidak senang karena kami tidak mencetak gol enam atau tujuh gol. Jika kami mencetak enam atau tujuh gol, mereka kemudian mengatakan bahwa lawan kami bukan tim bagus.” Pelatih Brasil Dunga,mengkritik media yang dianggap tidak pernah puas.

“Empat tahun lalu kami dipuja sebagai juara, hari ini kami bermain seperti kambing jantan.” Gelandang Italia Gennaro Gattuso.Italia tersingkir di babak grup.

”Dia tidak bisa mengurus anaknya.Saya tidak tahu apakah dia bisa memimpin pertandingan di lapangan.” Istri wasit final Belanda Vs Spanyol Howard Webb mengomentari suaminya ditunjuk sebagai wasit di laga puncak Piala Dunia 2010.

“Gol, seperti kata seorang legenda sepakbola mengatakan kepada saya, seperti kecap.Kadang seberapa kuat anda mencoba, tidak ada yang keluar, dan ketika keluar, sering terjadi keluar begitu banyak di saat yang sama.” Pemain Portugal Cristiano Ronaldo yang hanya menciptakan satu gol di Piala Dunia kali ini.

“Tidak ada yang bisa melakukannya seperti saya.Saya adalah yang pertama kali. Anda butuh ritme pergerakan pinggul yang natural.Itu tentang spontanitas, dan personal.Tentu saja anda jangan lupa harus mencetak gol lebih dulu.” Roger Milla tentang seleberasi gol yang pernah dilakukannya pada Piala Dunia 1990.

“Inggris adalah penemu sepakbola, tapi Jerman yang menjadi pemenangnya.” Joke lama yang kembali diucapkan menggambarkan kekalahan memalukan 1-4 dari Jerman di 16 besar.

“Saya orang yang romantis. Orang mungkin berpikir saya punya wajah jelek, tapi saya senang mengirim kartu dan bunga kepada istri.” Pemain Brasil Felipe Melo.

“Sepakbola seperti sebuah blanket pendek, anda memilih mau menutupi kepala atau kaki.” Pelatih Uruguay Oscar Tabarez, mengomentari pertandingan melawan Korea Selatan yang mengalami problem di barisan belakang.

“Omong kosong tidak membuka kembali kemungkinan menerapkan teknologi garis gol.” Presiden FIFA Sepp Blatter.

“Saya tahu saya kadang memuncak.Itu hal yang saya selalu pikirkan dan saya tahu itu yang ditakutkan pendukung Brasil. Ayah saya juga selalu mengingatkan saya tentang itu, dia tidak pernah berhenti mengingatkan saya.” Gelandang Brasil Felipe Melo sebelum Piala Dunia digelar mengomentari bahwa penting untuk tidak mendapat kartu merah. Tapi ternyata saat perempatfinal melawan Belanda, dia dikeluarkan wasit karena melanggar pemain Belanda

“Ketika mereka menayangkan cuplikan dari 1970, semua yang anda lihat adalah bagian yang bagus.Dari 1958, mereka hanya menunjukan bagian yang baik, dan dari 1962 mereka juga begitu.Jika tim Brasil saat ini dan hanya menunjukan bagian bagusnya, fans akan berpikir kami tim yang spektakuler. Tapi hari ini, mereka menunjukan momen-momen negatif sebagai hal yang baik.” Dunga mengatakan tim Brasil di Piala Dunia 1970 tidak sehebat yang dilihat di televisi.

“Kita semua belajar dari kekalahan, dari kesalahan sendiri dan orang lain, dan kita menghindari untuk melakukan kesalahan itu.Ini proses dari membuat dan menghindari kesalahan yang tidak stabil dan tidak bisa diukur.” Pelatih Chili Marcelo Bielsa.
“Well, Itu hanya gurita.” Carlos Marchena ketika ditanyai soal Paul gurita peramal yang memprediksi Spanyol akan menang di final.

Sumber : okezone.com
Baca Selengkapnya..

Liga Spanyol Penyumbang Gol Terbanyak di PD 2010

Inilah Liga yang paling banyak menyumbang gol di Piala Dunia 2010 :

Liga Spanyol (29)
5 - David Villa - Valencia
5 - Diego Forlan - Atletico Madrid
4 - Gonzalo Higuain - Real Madrid
3 - Luis Fabiano - Sevilla
2 - Tiago - Atletico Madrid
2 - Kalu Uche - Almería
2 - Andres Iniesta - Barcelona
1 - Yaya Touré - Barcelona
1 - Cristiano Ronaldo - Real Madrid
1 - Rafael Marquez - Barcelona
1 - Romaric - Sevilla
1 - Simão - Atletico Madrid
1 - Carlos Puyol - Barcelona

Liga Jerman (21)

5 - Thomas Mueller - Bayern Munich
4 - Miroslav Klose - Bayern Munich
2 - Lukas Podolski - Köln
2 - Arjen Robben - Bayern Munich
1 - Mesut Özil - Werder Bremen
1 - Hugo Almeida - Werder Bremen
1 - Marcell Jansen - Hamburg
1 - Cacau - VfB Stuttgart
1 - Michael Bradley - Borussia Moenchengladbach
1 - Martín Demichelis - Bayern Munich
1 - Sami Khedira - VfB Stuttgart
1 - Arne Friedrich - Hertha BSC

Liga Inggris (19)
2 - Carlos Tevez - Manchester City
2 - Lee Chung-Yong - Bolton Wanderers
1 - Dirk Kuyt - Liverpool
1 - Robin van Persie - Arsenal
1 - Nicklas Bendtner - Arsenal
1 - Steven Gerrard - Liverpool
1 - Tim Cahill - Everton
1 - Florent Malouda - Chelsea
1 - Salomon Kalou - Chelsea
1 - Jermain Defoe - Tottenham Hotspur
1 - Matthew Upson - West Ham United
1 - Didier Drogba - Chelsea
1 - Yakubu - Everton
1 - Robert Koren - West Bromwich Albion
1 - Park Ji-Sung - Manchester United
1 - Clint Dempsey - Fulham
1 - Kevin-Prince Boateng - Portsmouth

Liga Italia (16)
5 - Wesley Sneijder - Inter Milan
2 - Samuel Eto'o - Inter Milan
1 - Daniele De Rossi - Roma
1 - Maicon - Inter Milan
1 - Edinson Cavani - Palermo
1 - Fabio Quagliarella - Napoli
1 - Klaas-Jan Huntelaar - AC Milan
1 - Sulley Muntari - Inter Milan
1 - Antonio Di Natale - Udinese
1 - Vincenzo Iaquinta - Juventus
1 - Juan - Roma

Liga Belanda (9)
3 - Luis Suarez - Ajax
2 - Brett Holman - AZ Alkmaar
1 - Dennis Rommedahl - Ajax
1 - Marko Pantelić - Ajax
1 - Jon Dahl Tomasson - Feyenoord
1 - Giovanni van Bronckhorst - Feyenoord

Liga Prancis (7)
3 - Asamoah Gyan - Rennes
1 - Valter Birsa - Auxerre
1 - Gelson Fernandes - Saint-Etienne
1 - Park Chu-Young - AS Monaco
1 - Gabriel Heinze - Marseille

Liga Turki (6)
4 - Robert Vittek - Ankaragücü
2 - Elano - Galatasaray

Liga Meksiko (5)
2 - Javier Hernández - Chivas Guadalajara
1 - Cuauhtémoc Blanco - Veracruz
1 - Jean Beausejour - Club America
1 - Cristian Riveros - Cruz Azul

Liga Jepang (4)
2 - Lee Jung-Soo - Kashima Antlers
1 - Shinji Okazaki - Shimizu S-Pulse
1 - Yasuhito Endō - Gamba Osaka

Liga Portugal (4)
1 - Liédson - Sporting CP
1 - Raúl Meireles - FC Porto
1 - Álvaro Pereira - FC Porto
1 - Maxi Pereira - Benfica

Liga Rusia (3)
2 - Keisuke Honda - CSKA Moscow
1 - Mark González - CSKA Moscow

Liga Belgia (3)
1 - Zlatan Ljubijankič - KAA Gent
1 - Milan Jovanović - Standard Liege
1 - Antolín Alcaraz - Club Brugge

Liga Afrika Selatan (3)
1 - Siphiwe Tshabalala - Kaizer Chiefs
1 - Bongani Khumalo - Supersport United
1 - Katlego Mphela - Mamelodi Sundowns

Liga Amerika Serikat (3)
3 - Landon Donovan - LA Galaxy

Liga Brasil (2)
2 - Robinho - Santos

Liga Yunani (2)
1 - Dimitris Salpigidis - Panathinaikos
1 - Vasilis Torosidis - Olympiacos

Liga Argentina (1)
1 - Martin Palermo - Boca Juniors

Liga Australia (1)
1 - Shane Smeltz - Gold Coast United

Liga Chili (1)
1 - Rodrigo Millar - Colo-Colo

Liga Denmark (1)
1 - Winston Reid - Midtjylland

Liga Ekuador (1)
1 - Enrique Vera - LDU Quito

Liga Korea Utara (1)
1 - Ji Yun-Nam - April 25

Liga Slovakia (1)
1 - Kamil Kopúnek - Spartak Trnava

Baca Selengkapnya..

Thursday, July 8, 2010

Penonton Piala Dunia Akan Menembus Tiga Juta

Piala Dunia 2010 sukses besar dalam jumlah penonton. Setidaknya hingga laga semi-final antara Uruguay melawan Belanda, jumlah penonton sudah nyaris menembus angka tiga juta.

Jumlah tersebut menjadi jumlah penonton terbanyak ketiga setelah jumlah penonton di Piala Dunia 1994 Amerika Serikat (3,59 juta) dan Jerman di Piala Dunia 2006 (3,36 juta penonton).

Sejauh ini, menurut keterangan FIFA yang dikutip Reuters, jumlah penonton mencapai 2.997 juta di 61 pertandingan, dengan rata-rata penonton mencapai 49,134 orang per pertandingan.

"Capaian itu menggambarkan kesuksesan," ujar jurubicara FIFA Nicolas Maingot.

Jumlah ini diprediksi akan bertambah signifikan untuk tiga laga tersisa, yakni pertandingan semi-final antara Jerman melawan Spanyol, juga laga perebutan tempat ketiga dan laga final di Soccer City di Johannesburg. Namun diperkirakan jumlahnya tidak melebihi jumlah penonton di AS dan Jerman.

Sumber : goal.com
Baca Selengkapnya..

Wednesday, June 16, 2010

Kiper Eksentrik Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Sepanjang perjalanan Piala Dunia, sejumlah penjaga gawang atau kiper dinobatkan sebagai yang paling eksentrik. Kelakuan menggantung sarung tangan, pakai baju polkadot, sampai meninggalkan gawangnya dan ikut bermain.

Berikut kiper-kiper eksentrik seperti dikutip goal.com:

Carlos Kameni (Kamerun - 2002)
Pemain Kamerun yang sudah go international dengan bermain di Olimpiade tahun 2000 di usia belia, 17 tahun. Kameni dikenal dengan reflek dan kemampuan atletis dan elastisitasnya yang indah. Namun, dia pun seorang yang tak bisa ditebak dan cenderung blunder.

Ladislao Mazurkiewicz (Uruguay - 1970)
Membuat aksi nyeleneh kala menghadapi Pele di final Piala Dunia 1970, di mana ia gagal menyongsong bola yang dikirimkan kepada Pele dengan merangsek ke depan. Untungnya tidak ada gol tercipta. Kiper legendaris dunia Lev Yashin mengklaim hanya Ladislao Mazurkiewicz yang pantas menggantikan dirinya.

Fabien Barthez (Perancis - 1998, 2002, 2006)
Pemain berkepala botak ini dikenal sebagai penyetop bola yang handal dan menjadi kunci kemenangan Perancis di Piala Dunia 1998. Namun, jika anda adalah rekan satu tim atau suporter Perancis, anda akan selalu khawatir dengan kebodohan-kebodohan yang kerap dilakukannya.

Barthez pernah mengambil resiko keluar dari area gawangnya. Rasa percaya dirinya yang tinggi selalu mengundang masalah.

Selain itu, kepala Barthez yang botak kerap jadi sasaran ciuman 'keberuntungan' Laurent Blanc jika Perancis berlaga.

Kazadi Mwamba (Zaire – 1974)
Dia adalah salah satu kiper yang membuat cap bahwa kiper Afrika pun bisa 'aneh'. Pada Piala Dunia 1974, Mwani membuat kesalahan-kesalahan sepanjang laga pembukaan di level grup.

Akibatnya, dia menjadi satu-satunya kiper yang diganti di Piala Dunia karena alasan di luar cedera atau masalah tubuh lainnya karena bobol 0-9 dari Yugoslavia.

Harald Schumacher (Jerman Barat - 1982, 1986)
Pemain Prancis Patrick Battiston pasti akan selalu ingat kiper ini karena dia kehilangan giginya dan mengalami retak tulang rahang setelah dihajar Schumacher. Insiden ini terjadi saat laga semifinal Jerman Barat melawan Perancis.

Karir Schumacher berakhir 1986, saat autobiografinya yang sangat kontroversial terbit. Dia mengklaim telah jadi korban kekerasan oleh pemain Jerman.

Jens Lehmann (Jerman - 1998, 2002, 2006)
Kiper ini terkenal kikuk, arogan, agresif dan gila. Dia banyak menghabiskan waktunya di bawah bayang-bayang Oliver Kahn di Piala Dunia 1998 dan 2002, sebelum dipromosikan menjadi kiper utama di 2006. Konon, Lehmann sering mengejek Kahn dari pinggir lapangan tiap Jerman bertanding.

Dia pun dikenal dengan kekurangajaran dan cenderung 'menyerang' tim lawan. Namun, dilaporkan Lehmann pernah mencuri kacamata fans dan meminjam uang dari wartawan, 5 euro dan tidak pernah dikembalikan.

Jorge Campos (Meksiko - 1994, 1998, 2002)
Ingin melihat kiper yang pendek? Campos-lah orangnya. Dia hanya memiliki tinggi badan tak sampai 170 cm. Akan tetapi dia terkenal dengan aksi akrobatiknya, juga bajunya yang penuh warna. Sekali waktu, Campos pernah memakai baju kiper bermotif polkadot.

Jose Chilavert (Paraguay - 1998, 2002)
Termasuk dalam catatan, kiper paling produktif dalam sejarah sepakbola dunia. Selain sebagai kiper, Chilavert juga dikenal sebagai spesialis penendang penalti. Dia pun kerap didaulat jadi penendang bebas jika lawan membuat pelanggaran. Dari 272 laga tim Velez Sarsfield, dia berhasil mencetak 48 gol. Untuk tim nasionalnya, Paraguay, dia cukup bangga mencetak 8 gol.

Dia juga terkenal dengan karakternya yang meledak-ledak. Sempat dia berkelahi dengan striker Kolombia Faustino Asprilla saat pertandingan berlangsung. Chilavert juga memiliki motif kostum yang berbeda, yaitu gambar bulldog di bagian depan kaus-nya.

Hugo Gatti (Argentina - 1966)
Hugo adalah pemain yang paling 'mudah dikenali' pada sejarah sepakbola Amerika Selatan. Ciri khas pakaian dengan rambut panjang dan ikat kepala serta gaya bermainnya yang eksentrik membuat Hugo dijuluki El Loco alias si Gila.

Posisi awalnya adalah kiper, tapi dia bisa menjelma sebagai sweeper. Gatti juga memiliki kemampuan sebagai pencegah tendangan penalti yang handal.

Rene Higuita (Kolombia – 1990)
Tak diragukan, kiper paling eksentrik adalah Higuita. Dikenal karena tendangan kalajengking saat menjamu Inggris dalam laga persahabatan, 1995. Saat itu, dia memakai cara aneh saat menyelamatkan gawang dengan menendang bola dengan badan melengkung ke belakang.

Higuita dikenal sebagai kiper yang 'beresiko'. Dalam sejumlah laga, tak jarang dia meninggalkan gawang, maju ke tengah lapangan, dan ikut bermain bola.

Namanya sempat disebut dalam penculikan bos mafia narkoba Pablo Escobar in 1993. Dalam sebuah tes 2004, Higuita positif menggunakan kokain.

Sumber : VIVAnews.com
Baca Selengkapnya..

Tuesday, June 15, 2010

Gol-Gol Bunuh Diri di Piala Dunia

Selalu ada gol bunuh diri dan pemain Denmark adalah tim pertama yang membuatnya di Piala Dunia 2010, saat mereka bertanding melawan Belanda di partai pertama mereka di Grup F.

Momen itu terjadi di awal babak kedua. Mencoba memotong umpan silang Robin van Persie, tandukan Simon Poulsen mengenai tubuh Daniel Agger dan bola meluncur ke gawang Thomas Sorensen. Denmark kemudian kalah 0-2.

Sejarah gol bunuh diri di Piala Dunia pertama kali terjadi di tahun 1938 oleh pemain Swiss, Ernst Lotscher, ketika melawan Jerman Barat di putaran pertama.

Piala Dunia 1954, 1998 dan 2006 adalah Piala Dunia yang paling banyak tercipta gol bunuh diri sebanyak empat gol. Laga AS melawan Portugal di Piala Dunia 2002 tercatat sebagai pertandingan yang melahirkan gol bunuh diri paling banyak, yakni dua gol -- satu untuk masing-masing tim.

Di tahun 2006 terdapat empat gol yang dicatat sebagai bunuh diri atas nama Cristian Zaccardo (Italia), Carlos Gamarra (Paraguay), Brent Sancho (Trinidan & Tobago) dan Petit (Portugal).

Salah satu cerita unik tentang own goal ini adalah yang dilakukan Ernie Brandts di Piala Dunia 1978. Saat melawan Italia, ia membuat gol ke gawangnya sendiri di menit 19, tapi menebus dosanya itu dengan mencetak gol penyama di menit 49, dan akhirnya Belanda menang 2-1.

Peristiwa gol bunuh diri yang paling fenomenal adalah di Piala Dunia 1994. Setelah membobol gawang timnya sendiri saat melawan Amerika Serikat, bek Kolombia Andres Escobar ditembak mati oleh sekelompok orang setelah kembali ke negaranya.

Sumber : detiksports
Baca Selengkapnya..

Thursday, May 20, 2010

Daftar Juara Copa Del Rey

Kemenangan atas Atletico Madrid dinihari tadi mengantar Sevilla meraih titel Copa Del Rey kelima sepanjang sejarah klub.

Gelar tersebut menjadi gelar hiburan setelah hanya mampu menduduki peringkat empat klasemen akhir La Liga Primera Spanyol musim ini.

Bagi Sevilla, gelar tersebut cukup membanggakan, meski koleksi mereka masih kalah jauh dari torehan gelar Barcelona di ajang Copa Del Rey. Hingga saat ini, Barcelona telah mengoleksi 25 gelar juara, disusul Athletic Bilbao dengan 23 titel.

Inilah daftar lengkap juara Copa Del Rey:
1902 Vizcaya de Bilbao
1903 Athletic de Bilbao
1904 Athletic de Bilbao
1905 Real Madrid
1906 Real Madrid
1907 Real Madrid
1908 Real Madrid
1909 Ciclista de San Sebastián
1910 FC Barcelona
1910 Athletic de Bilbao
1911 Athletic de Bilbao
1912 FC Barcelona
1913 Racing de Irún
1913 FC Barcelona
1914 Athletic de Bilbao
1915 Athletic de Bilbao
1916 FC Barcelona
1917 Real Madrid
1918 Real Unión de Irún
1919 Arenas de Guecho
1920 FC Barcelona
1921 Athletic de Bilbao
1922 FC Barcelona
1923 Athletic de Bilbao
1924 Real Unión de Irún
1925 FC Barcelona
1926 FC Barcelona
1927 Real Unión de Irún
1928 FC Barcelona
1929 RCD Español
1930 Athletic de Bilbao
1931 Athletic de Bilbao
1932 Athletic de Bilbao
1933 Athletic de Bilbao
1934 Real Madrid
1935 Sevilla FC
1936 Real Madrid
1937 Ditiadakan
1938 Ditiadakan
1939 Sevilla FC
1940 RCD Español
1941 Valencia CF
1942 FC Barcelona
1943 Athletic de Bilbao
1944 Athletic de Bilbao
1945 Athletic de Bilbao
1946 Real Madrid
1947 Real Madrid
1948 Sevilla FC
1949 Valencia CF
1950 Athletic de Bilbao
1951 FC Barcelona
1952 FC Barcelona
1953 FC Barcelona
1954 Valencia CF
1955 Athletic de Bilbao
1956 Athletic de Bilbao
1957 FC Barcelona
1958 Athletic de Bilbao
1959 FC Barcelona
1960 Atlético de Madrid
1961 Atlético de Madrid
1962 Real Madrid
1963 FC Barcelona
1964 Real Zaragoza
1965 Atlético de Madrid
1966 Real Zaragoza
1967 Valencia CF
1968 FC Barcelona
1969 Athletic de Bilbao
1970 Real Madrid
1971 FC Barcelona
1972 Atlético de Madrid
1973 Athletic de Bilbao
1974 Real Madrid
1975 Real Madrid
1976 Atlético de Madrid
1977 Real Betis
1978 FC Barcelona
1979 Valencia CF
1980 Real Madrid
1981 FC Barcelona
1982 Real Madrid
1983 FC Barcelona
1984 Athletic de Bilbao
1985 Atlético de Madrid
1986 Real Zaragoza
1987 Real Sociedad
1988 FC Barcelona
1989 Real Madrid
1990 FC Barcelona
1991 Atlético de Madrid
1992 Atlético de Madrid
1993 Real Madrid
1994 Real Zaragoza
1995 RC Deportivo
1996 Atlético de Madrid
1997 FC Barcelona
1998 FC Barcelona
1999 Valencia CF
2000 RCD Espanyol
2001 Real Zaragoza
2002 RC Deportivo
2003 RCD Mallorca
2004 Real Zaragoza
2005 Real Betis
2006 RCD Espanyol
2007 Sevilla FC
2008 Valencia CF
2009 FC Barcelona
2010 Sevilla FC

Jumlah Gelar Juara:
25 FC Barcelona
23 Athletic de Bilbao
17 Real Madrid
9 Atlético de Madrid
7 Valencia CF
6 Real Zaragoza
5 Sevilla FC
4 RCD Espanyol
3 Real Unión de Irún
2 Real Betis, RC Deportivo La Coruña, Real Sociedad (San Sebastián; termasuk Ciclista)
1 Arenas de Guecho (Bilbao), RCD Mallorca, Racing de Irún, Vizcaya de Bilbao


Sumber : goal.com
Baca Selengkapnya..

Wednesday, April 21, 2010

Barca Akan Gagal Pertahankan Gelar LC

Kekalahan Barcelona 1-3 dari Inter Milan memang belum seratus persen membuat anak-anak Catalan gagal ke final Liga Champions 2010.

Namun ada sejumlah data yang menunjukkan bahwa Barcelona tahun ini tidak akan mampu mempertahankan gelar juara Liga Champions tahun lalu. Penyebabnya adalah Lionel Messi.

Kenapa Messi? Bukankan Messi saat ini adalah ikon Blaugrana, sumber gol, penghibur di lapangan, pencetak gol-gol spektakuler, dan juga pemain terbaik dunia tahun 2009.

Ya, fakta terakhir di ataslah yang akan membunuh cita-cita Barcelona untuk mempertahankan gelarnya musim ini. Gelar Ballon d'Or yang digenggam oleh Messi pada tahun sebelumnya sepertinya telah menjadi semacam kutukan untuk menggapai prestasi Liga Champions.

Sejak digelarnya format Liga Champios pada tahun 1992-1993, hanya baru dua pemain yang mampu meraih gelar Liga Champions setelah di tahun sebelumnya pemain tersebut sukses meraih penghargaan Ballon d"Or. Selebihnya gagal. Yang pertama Matthias Sammer (meraih Ballon d'Or tahun 1996) dan mampu mengangkat tropi Liga Champions musim 1996-1997 bersama klubnya Borussia Dortmund. Pemain kedua yang mampu melakukannya adalah Ronaldinho (Barcelona), yang mendapatkan Ballon d'Or pada tahun 2005 dan membawa Barca meraih gelar Liga Champions pada musim selanjutnya, 2005-2006.

Contoh paling sahih adalah apa yang terjadi terhadap Manchester United musim lalu, mereka kalah dari Barcelona di final. Dan semua tahu kalau bintang mereka Cristiano Ronaldo adalah peraih gelar Ballon.d'Or tahun 2008. Kaka sebagai peraih penghargaan serupa di tahun 2007, tidak mampu berbuat banyak di musim berikutnya. Milan sudah rontok di babak perdelapan final setelah kalah dari Arsenal.

Inilah data-data tersebut :
Tahun Ballon d'Or Juara LC Runner-up Skor
1992 Marco van Basten (Milan)
1992–93 Marseille v Milan 1-0

1993 Roberto Baggio (Juventus)
1993–94 Milan v Barcelona 4–0

1994 Hristo Stoichkov (Barcelona)
1994–95 Ajax v Milan 1-0

1995 George Weah (Milan)
1995–96 Juventus v Ajax 1-1 ap

1996 Matthias Sammer (Dortmund)
1996–97 Borussia Dortmund v Juventus 3–1

1997 Ronaldo (Inter)
1997–98 Real Madrid v Juventus 1–0

1998 Zinedine Zidane (Juventus)
1998–99 Manchester United v Bayern Munich 2–1

1999 Rivaldo (Barcelona)
1999–2000 Real Madrid v Valencia 3–0

2000 Luís Figo (Madrid)
2000–01 Bayern Munich v Valencia 1–1 ap

2001 Michael Owen (Liverpool)
2001–02 Real Madrid Bayer v Leverkusen 2–1

2002 Ronaldo (Madrid)
2002–03 Milan v Juventus 0–0.ap

2003 Pavel Nedvěd (Juventus)
2003–04 Porto v Monaco 3–0

2004 Andriy Shevchenko (Milan)
2004–05 Liverpool v Milan 3–3 ap

2005 Ronaldinho (Barcelona)
2005–06 Barcelona v Arsenal 2–1

2006 Fabio Cannavaro (Madrid)
2006–07 Milan v Liverpool 2–1

2007 Kaká (Milan)
2007–08 Manchester United v Chelsea 1–1 ap

2008 Cristiano Ronaldo (M.United)
2008–09 Barcelona v Manchester United 2–0

2009 Lionel Messi (Barcelona)
2009-2010 ???


Semoga buat Barca, ini bukan pertanda buruk atau kutukan Messi. Bisakah The Fantasticos melakukannya dan menjadikan Messi sebagai pemain ketiga yang dapat mematahkan kutukan tersebut. Dan Barcelona telah melakukannya dengan Ronaldinho pada musim 2005-2006

Baca Selengkapnya..

Thursday, April 8, 2010

Tren Rookie di Final Tahun Genap

Di antara empat semifinalis, hanya Olympique Lyon yang belum pernah merasakan laga puncak. Menilik tren di final tahun genap, Lyon punya kans melaju ke partai pamungkas

Bayern Munich, Barcelona, Inter Milan, dan Lyon. Itulah empat semifinalis Liga Champions musim 2009/10. Bayern juara empat kali, Barcelona tiga, Inter dua, dan Lyon nol.

Die Roten tujuh kali masuk final, Azulgrana enam, La Beneamata empat, dan Les Gones nol.

Lagi-lagi Lyon menjadi anak bawang dalam kategori tersebut. Ini berarti tim yang bermarkas di Stade de Gerland itu harus menerima status sebagai "anak bawang".

Lyon tak perlu kecil hati. Semenjak millenium baru, final Liga Champions di tahun genap merupakan milik para rookie. Valencia membuka keran masuknya para pemula itu dengan menjejak laga puncak di tahun 2000.

Langkah Kelelawar Mestalla itu kemudian diikuti Bayer Leverkusen (2002), AS Monaco (2004), Arsenal (2006), dan Chelsea (2008).

Masih ada satu babak lagi yang harus dilalui Lyon yakni semifinal. Bayern Munich menanti Lisandro Lopez dkk.

Di Liga Champions musim ini, Lyon punya pengalaman apik saat menghadapi klub penyandang UEFA Badge of Honour. Di babak grup tim asal Prancis itu sekali menang dan sekali seri dengan Liverpool. Sementara di babak 16 besar Lyon mengkandaskan Real Madrid.

Apakah kali ini pasukan Claude Puel berhasil menekuk Bayern yang juga merupakan penyandang UEFA Badge of Honour?

Sumber : detiksports

Baca Selengkapnya..