Showing posts with label Rekor Piala Dunia. Show all posts
Showing posts with label Rekor Piala Dunia. Show all posts

Tuesday, July 13, 2010

Afsel 'Termiskin' Setelah Italia

Piala Dunia Afrika Selatan menjadi Piala Dunia dengan rata-raga gol tersedikit setelah Piala Dunia di Italia 1990. Bahkan, Spanyol sebagai juara hanya mampu mencetak delapan gol sepanjang Piala Dunia Afsel.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Reuters, jumlah gol yang dihasilkan dalam Piala Dunia 2010 sangat minim, yaitu hanya 145 gol dari 64 pertandingan. Dengan kata lain, gol yang dihasilkan sedikit, yaitu 2,27 per laga.

Jumlah tersebut sedikit lebih baik dari Piala Dunia 1990 di Italia, yang hingga sekarang tercatat sebagai Piala Dunia dengan rata-rata gol paling sedikit.

Sedikitnya jumlah gol sudah tampak dalam laga pertama masing-masing grup. Turnamen ini hanya mampu menghasilkan 28 gol dari 17 laga, rata-rata 1,65 per pertandingan.

Spanyol walau menjadi juara hanya mampu mencetak 8 gol dari 7 laga yang dijalani. Bahkan, mereka di babak knock out hingga final hanya mampu mencetak masing-masing satu gol di setiap pertandingan.

Jerman menjadi tim tersubur di Piala Dunia Afsel dengan 16 gol yang diikuti Belanda dan Uruguay yang masing-masing mencetak 12 dan 11 gol. Ada dua tim yang tak mampu mencetak gol sepanjang Piala Dunia, yaitu Aljazair dan Honduras.

Hingga saat ini, Piala Dunia dengan rata-rata gol terbanyak adalah Piala Dunia 1954. Piala Dunia yang dilangsungkan di Swiss ini menghasilkan 140 gol dari 26 laga. Jika dirata-rata, setiap pertandingan menghasilkan 5.38 gol.


Data Statistik

Tahun--Tuan Rumah--Jumlah Gol-Rata-rata Gol--Jumlah Pertandingan
1930--Uruguay--70--3.89--18
1934-- Italia-- 70-- 4.12-- 17
1938-- Prancis-- 84-- 4.67-- 18
1950-- Brasil-- 88-- 4.00-- 22
1954-- Swiss-- 140-- 5.38-- 26
1958-- Swedia-- 126-- 3.60-- 35
1962-- Chile-- 89-- 2.78-- 32
1966-- Inggris-- 89-- 2.78-- 32
1970-- Meksiko-- 95-- 2.97-- 32
1974-- Jerman-- 97-- 2.55-- 38
1978-- Argentina-- 102-- 2.68-- 38
1982-- Spanyol-- 146-- 2.81-- 52
1986-- Meksiko-- 132-- 2.54-- 52
1990-- Italia-- 115-- 2.21-- 52
1994-- Amerika Serikat-- 141-- 2.71-- 52
1998-- Prancis- 171-- 2.67-- 64
2002-- Korsel/Jepang-- 161-- 2.52-- 64
2006-- Jerman-- 147-- 2.30-- 64
2010-- Afrika Selatan-- 145-- 2.27-- 64

Sumber : detiksport.com
Baca Selengkapnya..

Serba Pertama di Piala Dunia 2010

Spanyol juara dunia untuk pertama kali (www.guardian.co.uk/Photograph: Jamie McDonald/Getty Images)

Untuk kali pertama Piala Dunia diselenggarakan di tanah Afrika, tepatnya di Afrika Selatan. Selama gelaran berlangsung, serangkaian kejadian "yang pertama" pun bermunculan. Apa saja?

Hasil pertama
- Slovenia dan Yunani sama-sama meraih kemenangan pertama di Piala Dunia saat berlaga di Afsel. Slovenia menundukkan Aljazair 1-0 sementara Yunani menang 2-1 atas Nigeria.
- Jepang untuk kali pertama meraih kemenangan saat Piala Dunia tak digelar di negaranya sendiri, usai mengalahkan Kamerun 1-0.
- Selandia Baru dapat poin pertamanya di Piala Dunia setelah main 1-1 lawan Slovakia.

Gol pertama
- Dimitrios Salpingidis adalah pencetak gol pertama Yunani di Piala Dunia setelah dia bikin gol ke gawang Nigeria yang membuat kedudukan jadi 1-1 --skor akhir 2-1 untuk Yunani.
- Daniel Agger juga membuat capaian tersendiri meski tak positif. Bek Denmark tersebut bikin sebuah gol bunuh diri saat menghadapi Belanda. Ini gol bunuh diri pertama negaranya di sebuah ajang besar.
- Didier Drogba menjadi pemain Afrika pertama yang bikin gol ke gawang Brasil dalam enam pertemuan 'Tim Samba' dengan tim-tim asal benua Afrika.
- Michael Bradley yang bermain untuk Amerika Serikat menjadi pemain pertama yang bisa bikin gol saat dilatih sang ayah, Bob Bradley. Bradley jr membuat gol ke gawang Slovenia.

Penalti pertama
- Vladimir Stojkovic menjadi kiper pertama Serbia yang bisa menggagalkan tendangan penalti lawan di Piala Dunia setelah dia menahan sepakan Lukas Podolski dari Jerman.
- David Villa menjadi pemain Spanyol pertama yang gagal menyarangkan bola dari titik putih di setelah tak bisa mengeksekusi tendangan penalti melawan Honduras.
- Iker Casillas menjadi kiper pertama yang bisa menggagalkan tendangan penalti di� Piala Dunia berbeda. Pada tahun 2002, kiper Spanyol itu mementahkan sepakan Ian Harte dari Republik Irlandia dan kini mencegah tendangan Oscar Cardozo (Paraguay) masuk ke dalam gawangnya.
- Gyan Asamoah menjadi pemain pertama yang gagal menyarangkan bola dari titik putih di dua edisi berbeda Piala Dunia. Empat tahun lalu Gyan gagal saat melawan Republik Ceko, kini dia gagal saat menghadapi Uruguay.

Pemain pertama
- Cuauhtemoc Blanco boleh menepuk dada karena kini dia menjadi pemain timnas Meksiko pertama yang mencetak gol di tiga putaran final Piala Dunia berbeda.
- Rigobert Song dari Kamerun menjadi pemain Afrika pertama yang tampil di empat gelaran Piala Dunia.
- Sani Keita dari Nigeria dan Valon Behrami asal Swiss menjadi pemain pertama dari negaranya masing-masing yang mendapat kartu merah di putaran final Piala Dunia. Keita dikartu merah saat melawan Yunani sedangkan Behrami saat menghadapi Chile.

Lolos & tak lolos pertama
- Paraguay lolos ke perempatfinal untuk kali pertama dalam sejarah.
- Italia untuk kali pertama tak lolos dari fase grup tanpa pernah menang satu kali pun --Italia memang pernah tak lolos dari fase grup, tapi masih bisa memenangi setidaknya satu partai.
- Afsel menjadi tuan rumah pertama Piala Dunia yang tereliminasi di fase grup.

Tim pertama
- Kesuksesan Chile menang 1-0 atas Honduras dan Swiss menjadi kemenangan pertama mereka di Piala Dunia yang digelar di luar Amerika Selatan.
- Aljazair mencatatkan cleen sheet pertama mereka di ajang global setelah menahan imbang Inggris 0-0.
- Paraguay untuk kali pertama lolos sebagai juara grup.
- Belanda memenangi tiga laga fase grupnya. Ini capaian pertama dalam sejarah sepakbola mereka.
- Spanyol untuk kali pertama menjejak final Piala Dunia. Capaian manis ini diteruskan dengan menjadi juara.
- Spanyol menjadi tim juara pertama di Piala Dunia yang kalah pada laga pembuka.

Demikian seperti dilansir situs FIFA.

Sumber : detiksport.com
Baca Selengkapnya..

Penonton Final PD 2010 di Spanyol Ukir Rekor

Sukses Spanyol mengalahkan Belanda pada partai puncak Piala Dunia 2010 terus mengukir catatan emas.

Kali ini, rekor baru datang dari jumlah penonton yang menyaksikan siaran langsung di Spanyol. Mengutip laporan Tribalfootball, audience share dari pertandingan final Piala Dunia berhasil menembus angka 86 persen. Angka tersebut menunjukkan jumlah penonton hampir mencapai 16 juta.

Audience share merujuk pada istilah di dunia broadcast yang menunjukkan persentase jumlah penonton yang menyaksikan sebuah program pada jam tayang sama dari semua program televisi.

Sementara itu, semenit sebelum gelandang Barcelona Andres Iniesta mencetak gol kemenangan, jumlah penonton mengalami puncaknya. Angkanya mencapai 92 persen atau disaksikan oleh hampir 17 juta pemirsa.

Raihan dari partai final itu menjadi kegiatan live yang paling banyak ditonton di sepanjang sejarah televisi Spanyol.

Sumber : goal.com
Baca Selengkapnya..

Final PD 2010 Catat Rekor Pemirsa TV di AS

Final Piala Dunia yang mempertemukan Belanda kontra Spanyol mencatat rekor baru di televisi Amerika Serikat. Laga 11 Juli 2010 itu menjadi pertandingan sepakbola terbanyak ditonton.

Seperti dilansir MLS Soccerm, Senin 12 Juli 2010, pertandingan itu ditonton 24,3 juta pemirsa. 15,5 juta di antaranya merupakan pemirsa ABC dan 8,8 juta lainnya menjadi pemirsa Univisión.

Angka ini cukup mengejutkan mengingat AS bukanlah negara yang terlalu tenar olahraga sepakbolanya. Apalagi, tim Negeri Paman Sam juga sudah tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2010.

Jumlah penonton ini bahkan mengalahkan pertandingan baseball -olahraga yang populer di AS- antara Yankees dan Phillies. Pertandingan di 2009 World Series itu hanya meraup 22,3 juta penonton.

Dan juga lebih banyak dibanding tujuh pertandingan final NBA yang mempertemukan Boston Celtics dan LA Lakers. Ketujuh laga menegangkan itu jika digabung mencapai 28,2 juta penonton.

Sedangkan partai puncak Piala Dunia 2010 yang hanya satu laga sudah bisa meraih 24,3 juta pemirsa. Jika digabungkan maka ada tiga pertandingan sepakbola yang paling banyak ditonton dalam sejarah AS:

1. Belanda vs Spanyol (final Piala Dunia 2010) = 24,3 juta penonton

2. Amerika Serikat vs Ghana (babak 16 besar Piala Dunia 2010) = 19,4 juta penonton

3. Brasil vs Italia (final Piala Dunia 1994) = 18,1 juta penonton

Sumber : VIVAnews
Baca Selengkapnya..

Tuesday, June 29, 2010

Laga AS Kontra Ghana Pecahkan Rekor Pemirsa


Amerika Serikat dan Ghana bukanlah kiblat dari sepakbola dunia, namun siapa yang menyangka jika laga ini memecahkan rekor pemirsa televisi.

Rekor itu pecah dalam sejarah sepakbola Amerika Serikat sebagai laga yang paling banyak ditonton di televisi.

Perusahaan Nielsen menyatakan setidaknya 19.4 juta pemirsa menyaksikan pertandingan ini secara live lewat dua jaringan televisi yang ada di AS. Jumlah pemirsa ini jauh melampaui rekor sebelumnya saat final Piala Dunia 1994 antara Italia melawan Brasil, dengan total pemirsa mencapai 18.1 juta.

"Rekor pemirsa ini membuktikan sepakbola sekarang sudah menjadi olahraga yang populer di AS," ungkap wakil presiden Perusahaan Nielsen Stephen Master yang dilansir Reuters.

"Di antara peningkatan situs jejaring sosial dan akses informasi tanpa batas terhadap sepakbola, di mana pun pertandingan dimainkan, ini adalah lingkungan yang tepat untuk sepakbola bisa berkembang di AS," lanjutnya.

Namun jika dibandingkan olahraga populer lain di AS, sepakbola masih harus mengakui keunggulan sepakbola Amerika, baseball dan basket dalam hal jumlah pemirsa. Pasalnya jumlah pemirsa mereka dalam satu pertandingan bisa mencapai puluhan juta pemirsa, hingga seratusan juta.

Ada pun untuk pertandingan itu sendiri, bisa dipastikan jika jutaan pemirsa di AS kecewa setelah menyaksikan laga itu, mengingat tim mereka kalah 2-1 dari Ghana dan gagal lolos ke babak berikutnya.


Sumber : goal.com
Baca Selengkapnya..

Friday, June 25, 2010

Tim Dengan Pemain Liga Asing Terbanyak di PD 2010

Nigeria
Nigeria mengirmkan skuad yang kesemuanya berasal dari liga-liga asing, tidak satu pun yang berasal dari Liga Nigeria. Baca Selengkapnya..

Tim Dengan Pemain Liga Lokal Terbanyak di PD 2010

Jerman, Inggris, dan Italia

Ketiga negara ini mengirimkan kesebelasannya ke Afrika dengan skuad 100% berasal dari liga mereka masing-masing.
Kekuarangan Inggris karena timnasnya ditangani oleh orang Italia (Fabio Capello), sedangkan Jerman dan Italia tetap mengandalkan pelatih lokal juga (Joachim Loew dan Marcello Lippi) Baca Selengkapnya..

Timnas Dengan Klub Berbeda Terbanyak di PD 2010

Serbia = 23 klub

Tim nasional Serbia diisi oleh 23 pemain dari 23 klub yang berbeda.
Baca Selengkapnya..

Klub Pengirim Pemain Terbanyak ke Piala Dunia 2010

Barcelona = 13 pemain Baca Selengkapnya..

Liga Pengirim Pemain Terbanyak ke Piala Dunia 2010

English Premier League = 107

Baca Selengkapnya..

Pemain Terpendek di Piala Dunia 2010

Aaron Lennon (Inggris) = 1.65 m (5 ft 5 in) Baca Selengkapnya..

Pemain Tertinggi di Piala Dunia 2010

Pemain Tertinggi
Nikola Zigic (Serbia) = 2.02 m (6 ft 8 in)
Baca Selengkapnya..

Tim Tertua di Piala Dunia 2010

Tim Tertua
Brazil (rata-rat umur pemainnya : 29 tahun)
Baca Selengkapnya..

Tim Termuda di Piala Dunia 2010

Tim Termuda
Ghana (rata-rata umur pemainnya : 24 tahun)
Baca Selengkapnya..
Pelatih Termuda
Vladimír Weiss (45 tahun - Slovakia)
Baca Selengkapnya..

Pelatih Tertua di Piala Dunia 2010

Pelatih Tertua
Otto Rehhagel (71 tahun - Yunani)
Baca Selengkapnya..

Wednesday, June 23, 2010

Pemain Tertua di Piala Dunia 2010

Photo : fifa.com

David James
  • Lahir : 1 August 1970
  • Tinggi : 196 cm
  • No. Kostum : 1
  • Posisi : Kiper
  • Klub: Portsmouth (ENG)
  • Partai Internasional : 51
  • Gol Internasional : 0
  • Debut Internasional: Inggris - Meksiko (29 Maret 1997)

Baca Selengkapnya..

PemainTermuda di Piala Dunia 2010

Photo : fifa.com

Christian Eriksen (Denmark) = 18 Tahun
* Lahir : 14 February 1992
* Tinggi : 181 cm
* No. Kostum : 21
* Posisi : Gelandang
* Klub : Ajax (NED)
* Partai Internasional : 4
* Gol Internasional : 0
* Debut Internasional: Austria - Denmark (3 Maret 2010)
Baca Selengkapnya..

Tuesday, June 22, 2010

Bintang Tanpa Piala Dunia

Foto: Ryan Giggs salah satu dari banyak pemain bintang yang tidak pernah tampil di ajang Piala Dunia/ Daylife

PIALA Dunia belum tentu menjadi tempat berkumpulnya para pemain hebat. Percayalah anda, mau bukti?

Ya, berikut adalah daftar sepuluh pemain bintang yang tidak pernah sekalipun mencicipi gemerlap pagelaran sepakbola paling akbar seantero jagad.

10) Kazuyoshi Miura (Jepang)
Pemain yang akrab disapa 'Kazu' ini mungkin boleh berbangga diri karena menjadi pemain Jepang pertama yang bisa tampil salah satu kompetisi papan atas Eropa Serie A. Tapi, untuk penampilan di Piala Dunia, dia terpaksa harus tunduk kepada Hidetoshi Nakata yang sudah merasakan tiga kali turun di perhelatan megah itu pada 1998, 2002 dan 2006.

Saat Jepang menjadi tuan rumah bersama Korea Selatan di Piala Dunia 2002, Miura tidak turut serta karena dua tahun sebelumnya sudah menyatakan mundur dari Timnas. Penyerang betinggi badan 177cm itu merupakan salah satu topskor sepanjang masa di skuad tim Negeri Matahari Terbit dengan mengoleksi 56 gol dari 91 kali penampilan.

9) Liam Brady (Republik Irelandia)
Menjadi pemain sukses di pada tahun 80-an, Brady tidak pernah menjajakkan kakinya di Piala Dunia. Dia mungkin berada di era yang salah, karena pada masa-masa tersebut Boys in Green tercatat sama sekali tidak pernah lolos ke sebuah turnamen besar.

Brady yang kini menjabat sebagai asisten pelatih Irlandia, dulunya adalah geladang andalan Arsenal dan Juventus. Selama berada di Turin dia berhasil mempersembahkan dua gelar scudetto. Brady resmi mundur dari dunia sepakbola pada tahun 1990.

8) Jari Litmanen (Finlandia)
Litmanen adalah pemain terhebat yang pernah dimiliki Finlandia. Meskipun usainya sudah hampir mendekati kepala empat, pemain berjuluk Merlin ini masih aktif sebagai pemain di Timnas negaranya.

Momen kejayaan Litmanen adalah ketika dia berhasil mengantarkan Ajax Amterdam dua kali melaju ke final Liga Champions 1995 dan 1996. Di Amsterdam Arena namanya disandingkan dengan duo legenda Marco van Basten dan Johan Cruyff.

Sayang torehan fantastis Litmanen di level klub tidak diikuti dengan kesuksesan karir Timnas. Dia selalu gagal mengantarkan Finlandia lolos ke Piala Dunia.

7) Eric Cantona (Prancis)
Cerita kontoversi mewarnai kisah muram karir Cantona di ajang Piala Dunia. Dua kali berjuang di babak kualifikasi dia selalu gagal mengantarkan Les Bleus maju ke putaran final.

Cantona yang terkenal urakan, punya banyak pengalaman buruk di timnas. Pertama, ketika dirinya bertikai dengan pelatih Henri Michel, sementara yang kedua adalah larang tampil di berbagai event sebagai hukuman insiden tendangan 'kung-fu' pada 1995.

Bertolak belakang dengan nasibnya di skuad Prancis, Cantona mendapat sanjungan setinggi langit di klubnya Manchester United. Sembilan gelar (4 Premier League, 2 FA Cup dan 3 Charity Sheild) berhasil disumbangkanya buat The Red Devils selama kurun waktu 1992 hingga 1997.

6) Valentino Mazzola (Italia)
Nasib tragis menyebabkan ayahanda dari lengenda Italia Sandro Mazzola ini tidak pernah ikut di Piala Dunia. Ya, dia merupakan salah satu korban kecelakan pesawat yang menimpa seluruh awak Torino pada tahun 1949 silam.

Mazzolla adalah salah satu pemain tersukses di eranya. Sejak tampil pertama kali buat Venezia pada 1939 hingga akhir hanyat, dia sudah berhasil mencetak 130 gol ditambah empat torehanya buat Gli azzurri.

5) Bernd Schuster (Jerman Barat)
Schuster gagal tampil di Piala Dunia karena memilih pensiun dini (usia 24 tahun) dari Timnas. Padahal, dia baru melakoni 22 laga bersama tim Panzer.

Alasan Schuster atas keputusan mencenggangkannya tersebut adalah karena terjadi silang pendapat antara klub yang mengontraknya ketika itu (Barcelona) dengan pihak Jerman Barat.

Sebelum pensiun, Schuster sempat membawa Jerman Barat keluar sebagai juara Euro 1980 di Italia.

4) Ryan Giggs (Wales)
Siapa tidak kenal pemain satu ini? Berbagai sukses telah diraihnya bersama Manchester United. Mulai dari gelar domestik, Liga Champions sampai Piala Dunia antar klub, semua pernah mampir ke tangan Giggs.

Tak ada gading yang tak retak. Ungkapan tersebut rupanya berlaku bagi pemain yang akrab disapa Giggsy ini. Ya, dia tidak pernah mencatatkan caps penampilan di putaran final Piala Dunia.

3) George Weah (Liberia)
Mantan pemain terbaik dunia 1995 ini hanya tinggal selangkah lagi mencetak rekor penampilan di Piala Dunia. Pada 2002, Weah nyaris mengantarkan Liberia memijak Jepang dan Korea Selatan. Di klasemen akhir babak peyisihan grup, Liberia hanya terpaut satu poin dengan Kamerun.

Hasrat Weah untuk turun di Piala Dunia sangatlah besar. Bayangkan, dia sampai rela merogoh kocek pribadi demi membiayai timnas negaranya di setiap laga.

Selain menjadi pemain terbaik dunia, Weah juga pernah dinobatkan sebagai pemain teraik Eropa di tahun yang sama serta pemain terbaik Afrika pada 1989, 1994 dan 1995.

2) George Best (Irlandia Utara)
Pemain terbaik Eropa 1968 ini begitu dipuja oleh publik Old Trafford. Nama Best menjadi simbol kejayaan Manchester United di masa lalu. Dua gelar Premier League dan trofi pertama Liga Champions menjadi sumbangan berharganya.

Seperti namanya ‘Best’, penyerang kelahiran 22 Mei 1946 ini adalah bakat terbaik yang pernah dimiliki Irlandia Utara. Sayang, catatan di lembaran karir pria pecandu alkohol ini tidak dilengkapi guratan sejarah penampilan di putaran final Piala Dunia.

1) Alfredo di Stefano (Argentina, Kolombia, Spanyol)
Mencoba peruntungan di tiga negara berbeda, di Stefano harus pasrah menutup karir tanpa mencatatkan caps Piala Dunia.

Argentina, Kolombia dan Spanyol gagal dibawanya melangkah ke ajang akbar tersebut. Padahal, di level klub dia mampu mengantarkan Real Madrid merengkuh delapan gelar La Liga, satu Copa del Rey dan yang paling wah adalah lima trofi Liga Champions.
(msy)

Sumber : okezone.com
Baca Selengkapnya..

John Terry Minta Maaf

John Terry.(foto:Reuters)

John Terry meminta maaf karena berbicara kepada media bahwa dia mengkritik line up skuad yang dipasang Fabio Capello saat Inggris berhadapan dengan Aljazair.

Usai pertandingan yang berakhir imbang itu, Terry menyatakan skuad ingin mendiskusikan perubahan susunan pemain kepada Capello, dan isu yang kemudian mencuat itu ditanggapi oleh Don Fabio bahwa Terry telah melakukan kesalahan dengan melontarkan persoalan itu ke publik dibanding langsung kepada dirinya.

Mendengar reaksi keras dari Capello, Terry kemudian meminta maaf dan menyatakan dirinya akan mendukung Capello secara penuh, dan mengakui bahwa dirinya telah bertindak terlalu jauh.

“Saya tidak bermaksud membuat pelatih atau pemain kecewa, dan jika saya ternyata membuat mereka kecewa saya minta maaf,” kata Terry seperti dikutip Eurosport, Selasa (22/6/2010).

“Saya sudah sampaikan ke pelatih saya mendukung penuh dia, dan saya tekankan bahwa saya tidak menyadari saya telah membuat kekacauan di kamp,” terang punggawa Chelsea ini.

Terry mengungkapkan akan segera melupakan persoalan ini dan berkonsentrasi mengarungi laga terakhir melawan Slovenia.

“Saya saat ini ingin meletakan persoalan ini di belakang saya, dan konsentrasi untuk meraih kemenangan di pertandingan nanti,” terang Terry.

Sumber : okezone.com
Baca Selengkapnya..