Showing posts with label Piala Dunia 2014. Show all posts
Showing posts with label Piala Dunia 2014. Show all posts

Monday, September 3, 2012

Brazuca, Nama Bola untuk Piala Dunia 2014

Tuan rumah Brasil sudah memutuskan sebuah nama untuk bola resmi yang akan dipakai di Piala Dunia 2014. Dari voting masyarakatnya, dipilih nama Brazuca.

Baca Selengkapnya..

Wednesday, August 29, 2012

Ditemani Ronaldo, Sekjen FIFA Inspeksi Kesiapan Brasil

Jerome Valcke (kedua dari kanan) (Foto: Daylife)

Hari ini waktu setempat, Sekretaris Jenderal (Sekjen) FIFA, Jérôme Valcke, akan memulai lawatannya ke Brasil guna menjalani inspeksi kesiapan tuan rumah, jelang Piala Dunia 2014 mendatang.

Baca Selengkapnya..

Wednesday, December 14, 2011

Brasil Adakan Pemilihan Maskot PD 2014

Piala Dunia 2014 Brasil. (ist)

Mentri Olahraga Brasil, Aldo Rebelo, mengatakan jika pihaknya akan melakukan jajak pendapat di internet dalam rangka memilih nama maskot untuk Piala Dunia 2014 nanti, pada pekan ini.

Baca Selengkapnya..

Tuesday, July 26, 2011

Pele Duta Besar Kehormatan Piala Dunia 2014


Pele (Photo : kompas.com)
 
Legenda Brasil, Pele, dinobatkan oleh Presiden Brasil, Dilma Rousseff, sebagai duta besar kehormatan Piala Dunia 2014. Nantinya, Pele akan mempromosikan kesiapan Brasil sebagai tuan rumah dalam acara sepak bola yang diikutinya.
Baca Selengkapnya..

Friday, July 16, 2010

Romario dan Parreira, Duta Ampuh Brasil

Romario dan Carlos Alberto Parreira, perlambang optimisme. (Peksi Cahyo/Bolanews.com)

Ketika Germany 2006 memasuki pekan terakhirnya, BOLA sempat menyapa ketua panitia SA 2010, Danny Jordaan, yang terlihat sedikit tegang di Berlin.

Meski tidak yakin PD 2010 bakal semulus Germany 2006, kala itu setidaknya Jordaan telah mempunyai komite dan telah menetapkan sembilan kota tuan rumah.

“Masalah terbesar kami adalah perihal transportasi. Afrika Selatan adalah negara yang luas dan kami tidak punya infrastruktur transportasi, seperti jaringan kereta api antarkota dan kereta bawah tanah, secanggih Jerman,” katanya saat itu.

Meski tidak 100% mulus setelah terjadinya kekacauan di Bandara Durban saat semifinal Jerman melawan Spanyol, faktanya kini secara umum Afsel memperoleh rapor biru dalam menghubungkan kota-kotanya lewat jalan-jalan antarkota yang amat mulus dan lebar serta bandara-bandara yang cukup rapi melayani konsumen.

Kenyataan itu jelas membuat Brasil sebagai calon tuan rumah PD 2014 sedikit minder. Jangankan menetapkan kota-kota tuan rumah dengan tegas, Brasil bahkan belum membentuk kepanitiaan hingga empat hari menjelang berakhirnya SA 2010!

Presiden CBF, Ricardo Teixeira, tidak berani mendeklarasikan dirinya sebagai ketua kepanitiaan, dan pers Brasil menyebut dibawanya Romario Faria serta Carlos Alberto Parreira, hanyalah sebagai bemper pengalih perhatian semata ketimbang sebagai duta utama menuju Brasil 2014.

Berbekal Pengalaman di Bafana

Ketika ketiganya hadir di Stadion Soccer City untuk mempresentasikan kondisi teranyar Brasil, Romario dan Parreira tidak semata diperkenalkan sebagai duet yang sukses menelorkan gelar juara dunia di USA 94. Romario diperkenalkan sebagai peraih Bola Emas dan gelar pemain terbaik FIFA di tahun yang sama.

Duet Romario-Parreira menjadi ampuh karena selain keduanya memang dikenal punya hubungan akrab, Parreira juga punya nilai lebih karena posisinya sebagai pelatih Bafana Bafana di SA 2010 dirinya mengetahui persiapan infrastruktur Afsel.

“Afsel saya latih di Stadion Soccer City yang lama pada 2007. Kala itu batu pertama renovasi baru diletakkan dan situasinya masih kacau balau, tapi lihatlah betapa megah stadion ini sekarang? Jadi tak ada yang perlu dikhawatirkan bila Brasil memulai pekerjaannya dengan sedikit terlambat,” katanya.

Hal itu diamini Romario yang menilai bahwa antusiasme masyarakat Brasil menyambut PD 2014 akan membuat semua kendala teratasi dengan mudah. Semua itu diungkap tim kampanye Brasil lewat bahasa Portugis yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Jerman, dan Prancis, lewat alat nirkabel canggih bermerek Braehler (Jerman).

Lewat alat yang mirip walkman itu para wartawan bisa mendengar terjemahan para translator yang juga mengikuti jalannya konferensi pers lewat sebuah earphone. Kanal-kanal bahasa yang diinginkan wartawan bisa dipilih untuk didengar hanya dengan menggeser-geser tombol pemindai. Komunikasi dua arah pun lancar.

Sumber : www.bolanews.com
Baca Selengkapnya..

Teixeira: Brasil 2014 Masih Mencari Bentuk

Ricardo Teixeira, PD 2014 menyimpan banyak PR. (Peksi Cahyo/Bolanews.com)

Perhelatan SA 2010 telah berakhir dengan cantik karena melahirkan sebuah juara dunia baru yang memecah hegemoni sejumlah negara adi daya dalam dunia sepak bola. Berikutnya, negara yang menjadi tuan rumah adalah sang super power itu sendiri, negara yang berstatus sebagai pentacampeon: Brasil.

Bagaimana kesiapan negeri terbesar di Amerika Selatan itu dalam menerima tongkat estafet kepanitiaan PD dari Afsel pekan lalu? Kepada BOLA dan insan pers internasional di Soccer City pada Kamis minggu lalu, Presiden CBF yang telah berkuasa selama 21 tahun, Ricardo Teixeira, memaparkan rencana negerinya untuk menjadi tuan rumah PD 2014 lewat sebuah sesi tanya jawab seru.

Tuan Ricardo Teixeira, bagaimana Anda menyikapi kritik Sekjen FIFA, Jerome Valcke, yang mengatakan Brasil hingga satu bulan lalu sama sekali belum mengerjakan apa-apa untuk PD 2014?

Benar memang kami terlambat dalam mematangkan perencanaan karena masalah budget yang belum kunjung tuntas. Sejak ditunjuk menjadi tuan rumah enam tahun lalu, kami telah melakukan banyak hal di atas kertas. Hasilnya, minggu lalu kami mendapatkan perencanaan anggaran yang detil hingga Desember nanti untuk proses renovasi dan pembangunan beberapa stadion.

Bila Afsel punya Johannesburg sebagai pusat perhelatan PD 2010, bagaimana dengan Brasil? Apakah di Sao Paulo pusatnya?

Jujur harus saya katakan saya belum tahu. Kami belum menentukan apakah pusatnya di Sao Paulo, di Brasilia, atau di Rio de Janeiro. Semua belum diputuskan hingga sekarang, tapi bisa saya pastikan bahwa isu mengenai adanya rencana untuk membatalkan status Sao Paulo sebagai salah satu kota tuan rumah adalah bohong.

Bagaimana dengan rencana mendirikan 12 stadion di negara seluas Brasil? Apakah itu tidak akan membuat masalah transportasi menjadi sesuatu yang sulit untuk dipecahkan?

Meski masih kasar, kami bisa sampaikan bahwa pemerintah Brasil berniat untuk membagi kota-kota tuan rumah nanti dalam empat region besar. Tiap wilayah akan terdiri dari sebuah paket sistem transportasi darat dan udara yang terpadu hingga bisa meminimalkan waktu tempuh. Prioritas kami nanti untuk mengatasi hal ini adalah dengan membicarakan pembangunan bandara, bandara, dan bandara.

Kepada siapa kelak panitia lokal Brasil 2014 akan bertanggung jawab kelak? Pada pemerintah atau CBF?

Saya tidak tahu. Panitia lokal hingga hari ini belum terbentuk dan banyak hal yang menyangkut sumber daya manusia masih dalam tahap perencanaan. Tapi, saya mendengar bahwa stadion-stadion di Afrika Selatan saja bisa dibangun dalam waktu singkat. Stadion Cape Town dibangun dalam waktu 2,5 tahun, dan Soccer City dibangun selama tiga tahun. Jadi, kami masih punya waktu.

Bagaimana Anda memandang PD 2010? Apa yang bisa dipelajari dari perhelatan PD kali ini, terutama dalam penanganan kriminalitas?

Masalah kriminal itu adalah persoalan di semua negara di seluruh dunia. Saya sering bepergian dan masalah seperti itu bahkan bisa kita dapati di Amerika Serikat. Kami telah mengirim tim pemantau yang menganalisis semua permasalahan di Afrika Selatan saat ini dan kami akan meniru apa yang baik dan belajar dari kesalahan yang terjadi di sini.

Timnas Brasil tersingkir terlalu awal di Afsel ini, apa pengaruhnya terhadap moral pemerintah Brasil untuk mendukung PD 2014?

Itu sama sekali tidak ada hubungannya. Pemerintah Brasil telah menyatakan dukungannya pada kami jauh sebelum PD 2010 digelar dan sikap mereka tidak akan berubah meski terjadi pergantian kepemimpinan sekalipun. Rakyat Brasil amat antusias dengan status kami sebagai tuan rumah.

Apa pesan yang ingin disampaikan Brasil lewat peluncuran logo PD 2014 sebenarnya?

Logo itu melambangkan cara pandang orang Brasil dalam memandang sepak bola. Sepak bola adalah inspirasi bagi kami dalam menjalani kehidupan. Filosofi dasarnya adalah mengenai semangat untuk mencapai cita-cita, sehingga tidak mungkin kami membiarkan Piala Dunia 2014 akan terpuruk dalam pelaksanaannya kelak.

Sumber : www.bolanews.com
Baca Selengkapnya..