Showing posts with label Dulu dan Sekarang. Show all posts
Showing posts with label Dulu dan Sekarang. Show all posts

Sunday, March 13, 2011

Jordi Cruyff Sudah Jadi Direktur


KE mana Jordi Cruyff, putra legenda sepak bola Johan Cruyff itu? Mantan gelandang serang Barcelona dan Manchester United ini ternyata sudah menjadi direktur klub sepak bola. Dia memimpin klub Siprus, AEK Larnaca.

Jordi mulai menanjak namanya ketika membela timnas Belanda di Piala Eropa 1996. Statusnya sebagai putra Johan Cruyff ikut mendongkrak ketenarannya.

Namun, tidak dengan kariernya. Ia gagal mengikuti kesuksesan sang ayah. Penampilannya bersama Barcelona dan MU kurang mengesankan. Dikontrak MU pada 1996 sampai 2000, dia kemudian dipinjamkan ke Celta Vigo pada 1999.

Baca Selengkapnya..

Thursday, December 9, 2010

Brewokan, Eric Cantona Jadi Penjahat

Eric Cantona - thesun.co.uk

Eric Cantona memang sudah lama pensiun dari lapangan hijau, namun salah satu legenda Manchester United ini masih punya penggemar fanatik. Apa yang dilakukannya sekarang?

Baca Selengkapnya..

Friday, November 5, 2010

McManaman Jadi Analis Sepakbola

 espn.go.com

Steve McManaman belum bisa sepenuhnya meninggalkan sepakbola. Setelah sempat menghilang beberapa waktu, mantan pemain Liverpool dan Real Madrid itu kembali muncul sebagai analis.

Baca Selengkapnya..

Wednesday, October 13, 2010

Nedved akan Jabat Direksi Juventus

Mantan bintang Juventus Pavel Nedved diperkirakan akan menduduki jabatan sebagai salah satu dewan direksi klub Seri A tersebut. Kabar ini sekaligus mengakhiri spekulasi soal masa depanm Nedved selepas gantung sepatu.

Baca Selengkapnya..

Tuesday, October 5, 2010

Romario Terpilih Sebagai Anggota Kongres

Legenda hidup sepakbola Brasil Romario terpilih masuk sebagai Anggota Kongres Brasil.

Romario mendapat suara nyaris 150 ribu dalam usaha pertamanya ambil bagian di dunia politik sebagai wakil rakyat sejak mengundurkan diri dari dunia sepakbola di tahun 2008.

Baca Selengkapnya..

Thursday, September 2, 2010

Van Bronckhorst Mulai Karier Baru Di Tim Yunior Belanda

Giovanni van Bronckhorst mulai menjalani peran baru di dunia sepakbola. Eks kapten timnas Belanda ini kini menjadi asisten pelatih untuk Jong Oranje dan harus merasakan panggilan baru dari para pemain muda.

Baca Selengkapnya..

Monday, August 2, 2010

Baggio Terima Pekerjaan Di FIGC

Roberto Baggio secara resmi telah bergabung dengan federasi sepakbola Italia [FIGC] setelah melakukan pertemuan dengan Giancarlo Abete dan presiden Assoallenatori Renzo Ulivieri.
Baca Selengkapnya..

Monday, July 26, 2010

Mantan Striker Inggris Jadi Penyiar Radio

Mantan striker tim nasional (timnas) Inggris, Ian Wright kembali melebarkan sayapnya. Setelah sukses menjadi pembawa acara pada salah stasiun televisi Inggris, ITV, Wright mulai merambah ke dunia radio.
Baca Selengkapnya..

Monday, July 19, 2010

Bola Final Laku Dilelang Rp 663 Juta

Bola Jo'Bulani yang digunakan pada pertandingan Belanda versus Spanyol di final Piala Dunia 2010 akhirnya laku dilelang seharga 48.000 poundsterling atau Rp 663 juta. Baca Selengkapnya..

Friday, May 7, 2010

Untuk Bayar Utang, Sepatu Emas pun Dilego

Kisah Oleg Salenko ini bisa jadi cerminan dan pelajaran untuk para bintang sebakbola saat ini. Salenko terpaksa melego Sepatu Emas yang dia raih di Piala Dunia 1994 untuk bayar utang.

Pada gelaran Piala Dunia 1994, enam gol dari Salenko bikin penyerang asal Rusia itu menjadi topskorer turnamen bersama Hristo Stoichkov dari Bulgaria.

Sebagai bentuk pengakuan dari predikat tersebut, Salenko dan Stoichkov sama-sama mendapatkan penghargaan Sepatu Emas sebagai simbolisasi topskorer.

Akan tetapi, beralih ke tahun 2010 alias 16 tahun kemudian, kondisi keuangan Salenko memburuk. Belitan utang bahkan sampai memaksanya untuk melepas Sepatu Emas tersebut.

"Aku menerima sebuah tawaran bagus dari Uni Emirat Arab," kata Salenko kepada suratkabar Blik yang dikutip Reuters.

"Aku bukannya bangkrut total atau semacam itu sehingga aku harus menjual segalanya, tapi tawarannya sulit ditolak. Aku diberitahu bahwa seorang Sheik Arab akan merawat penghargaan itu dengan menaruhnya di museum setempat," lanjut dia.

Lantas bagaimana awalnya sampai pria kelahiran 25 Oktober 1969 itu harus dipaksa menjual sebuah benda yang jadi pengakuan eksistensinya sebagai seorang pemain sepakbola?

"Aku sempat punya sebuah bisnis kecil, tapi setelah krisis (global) semuanya ambruk dan aku harus membayar utang-utang," kisah pria yang pensiun dari sepakbola pada tahun 2001 itu.

Salenko sendiri konon akan mendapatkan 500 ribu dolar AS atau Rp 4,6 miliar untuk Sepatu Emasnya itu, sebuah nilai yang dia rasa pantas sehingga rela melepaskan barang yang niscaya penuh dengan kenangan tersebut.

"Tentu saja aku lebih suka sepatu itu tetap di Rusia atau Ukraina, jadi jika saja aku mendapat tawaran yang setara di sini aku takkan menjualnya ke luar negeri," pungkas Salenko yang juga pernah membela timnas Ukraina.

Dengan perjalanan hidup yang acap seperti roda pedati --terkadang ada di atas dan kali lain di bawah-- seorang pemain sepakbola yang kini termasyhur dan bergelimang uang bisa saja terpuruk nanti jika tak pandai-pandai mengatur uang. Salenko, yang bahkan sudah berusaha bikin usaha kecil-kecilan, jadi buktinya.

Sumber : detiksports
Baca Selengkapnya..

Tuesday, December 15, 2009

Larsson Tangani Tim Divisi Dua Swedia

Henrik Larsson tak lama-lama meninggalkan jagad sepakbola. Setelah memutuskan pensiun sebagai pemain beberapa bulan lalu, pemain legendaris Swedia itu mengambil peran baru sebagai pelatih.

Tim divisi dua Swedia Landskrona menjadi tim pertama Larsson untuk melakoni debut sebagai pelatih dengan menandatangani kontrak kerja untuk satu musim.

"Saya tertarik dengan tawaran ini, mengingat saya tak punya banyak pengalaman menjadi seorang pelatih," ungkap Larsson seperti dikutip Reuters.

"Saya memiliki harapan tinggi dengan pekerjaan ini dan kita lihat saja seberapa jauh saya bisa membawa tim ini," paparnya.


Sumber : goal.com

Baca Selengkapnya..

Sunday, December 6, 2009

Bola Resmi Piala Dunia 2006

Piala Dunia 2006, Jerman
Adidas TEAMGIEST
Ini "bola emas" yang khusus dimainkan pada partai final antara Italia dan Prancis

Bola terbaru dan termutahkir: + Teamgeist! Teamgeist berarti "semangat tim" dalam bahasa Jerman. Adidas menghiasi aksen emas yang tipis di sepanjang "baling-baling"", ini terinspirasi oleh emas pada tropi Piala Dunia.

Revolusioner bentuk panel baru dirancang untuk meminimalkan sudut dan menciptakan sistem yang lebih homogen dalam hal kinerja dan tampilan. Garis-garis yang memancar dari gambar sekitar baling-baling melambangkan bentuk gerakan dan energi.

"Setiap pertandingan itu juga menampilkan gaya tersendiri begitu juga bentuk bola, yang menunjukkan dua tim yang bersaing, stadion, tanggal, dan waktu.

Pada partai final pun juga dimainkan dengan bola "emas' Teamgiest.

Sumber Foto : footy-boots.com & worldcuplove.com
Baca Selengkapnya..

Bola Resmi Piala Dunia 2002

Piala Dunia 2002, Jepang dan Korea Selatan
Adidas FEVERNOVA
Bola ini sebenarnya kembali kepada model Adidas Tango tradisional yang didesain untuk pIala Dunia 1978. Tebalnya hanya 3 milimeter dan memiliki 11 lapisan! Teknologi yang sebenarnya di balik bola ini sangatlah rumit, namun bola ini memunculkan sejumlah kontroversi.

"Bagai seorang kanak-kanak yang memantul bola" tukas Gianluigi Buffon, penjaga gawang Italia. Sementara pelatih kiper Belgia telah mengeluh karena bola ini "terlalu terang."

Pemain tengah Brasil Rivaldo kepada wartawan juga mengatakan kalau bola ini akan melayang terlalu jauh saat ditendang. Pemain Brasil lain, Edilson, menilai bola ini "terlalu besar dan terlalu terang."

Bola emas mewakili motif Shuriken sementara bintang merah mewakili bintang ninja.

Sumber Foto : footy-boots.com
Baca Selengkapnya..

Bola Resmi Piala Dunia 1998

Piala Dunia 1998, Prancis
Adidas TRICOLORE
Ini adalah bola pertama yang meninggalkan tradisi warna hitam dan putih. Tricolore ini malah menggunakan tiga warna bendera negara tuan rumah, yaituh warna merah, putih, dan biru.

Dengan menggunakan bahan busa jenis baru, bola ini memberikan tekanan yang lebih baik dan memiliki karakteristik yang lebih dalam pantulan. Bahan busa ini juga membuat bola lebih lembut dan lebih kencang daripada pendahulunya, Questra.

The "cockrel" terinspirasi oleh simbol tradisional bangsa Prancis.


Sumber Foto : footy-boots & comworldcuplove.com
Baca Selengkapnya..

Bola Resmi Piala Dunia 1994

Piala Dunia 1994, USA
Adidas QUESTRA
Bola ini dibungkus oleh lapisan polystyrene foam(busa plastik), hal ini tidak hanya membuat bola menjadi tahan air, tetapi juga membuat laju bola semakin cepat.

Adidas Questra juga memiliki permukaan yang lebih lembut saat disentuh dan sangat mudah dikontrol serta menghasilkan tendangan yang sangat kencang.

Sumber Foto : footy-boots & comworldcuplove.com
Baca Selengkapnya..

Bola Resmi Piala Dunia 1990

Piala Dunia 1990, Italia
Adidas ETRUSCO UNICOBola ini adalah bola berteknologi tinggi dan dibuat sepenuhnya dari serat sintetis. Lapisan terdalamnya terdiri dari tekstil yang dicampur dengan bahan lateks. Bahan-bahan dasar ini memberikan bentuk bola yang lebih bagus dan tidak mudah sobek.

Di atasnya lagi diberi lapisan neoprene yang dapat membuat bola kedap air. Sementara permukaan bola memiliki lapisan poliuretan digunakan untuk mengurangi aus dan bahan yang bisa menghasilkan pantulan bola yang lebih baik.

Desain yang rumit ini terinspirasi dari sejarah dan seni masyarakat Etruscan di Italia. Pada bola yang masih tergolong dalam seri Tango ini, Adidas menampilkan tiga kepala singa Etruscan menghias di 20 panel yang berwarna hitam.

Sumber Foto : footy-boots & comworldcuplove.com
Baca Selengkapnya..

Bola Resmi Piala Dunia 1986

Piala Dunia 1986, Meksiko
Adidas AZTECA
Pada pergelaran Piala Dunia 1986 di Meksiko, Adidas menampilkan bola yang dilapisi polyurethane untuk pertama kali.

Namanya, Azteca, bola ini tahan hujan dan memiliki kualitas cukup baik saat bola dimainkan di permukaan yang keras dan basah. Desain ini terinspirasi oleh budaya asli bangsa Aztec, yang merupakan suku asli Meksiko.

Sumber Foto : footy-boots.com & worldcuplove.com
Baca Selengkapnya..

Bola Resmi Piala Dunia 1982

Piala Dunia 1982, Spanyol
Adidas TANGO ESPANA
Tango Espana adalah seri bola yang dikeluarkan Adidas untuk Piala Dunia tahun 1982 yang diselenggarakan di Spanyol. Itu adalah fitur bola kulit asli terakhir yang pernah dimainkan di Piala Dunia.
Tango Espana di bagian luarnya dilapisi karet untuk mencegah air merembes masuk dalam bola. Tango Espana juga menjadi bola pertama dengan kualitas kedap air.
Namun untuk pemakaian umum, karetnya harus diganti karena terkelupas atau aus akibat sering dipakai.

Sumber Foto : worldcuplove.com & footy-boots.com
Baca Selengkapnya..

Bola Resmi Piala Dunia 1978

Piala Dunia 1978, Argentina
Adidas TANGO DURLAST
Di Piala Dunia Argentina 1978, Adidas mengeluarkan jenis bola hasil "revolusi" baru, Durlast Tango. Bola ini kemudian menjadi model dasar untuk lima Piala Dunia berikutnya.
Tango Dulstar memiliki dua puluh panel dengan 'triad' menciptakan kesan seakan terdiri dari 12 lingkaran yang sama. Tango dibuat dengan kualitas tahan terhadap berbagai cuaca.
Telestar Durlast juga tidak lagi menggunakan penulisan merk dengan warna emas melainkan dengan warna hitam.

Sumber Foto :worldcuplove.com & footy-boots.com
Baca Selengkapnya..

Tuesday, November 24, 2009

Karembeu Jadi Dubes
















Karembeu dengan istrinya Adriana (Foto : www.fansdelmadrid.es)


Masih ingatkah anda dengan Christian Karembeu?

Ya, pada era 1990-an, Prancis mempunyai seorang pemain yang tidak kenal lelah berlari mengejar bola di lapangan yakni Christian Karembeu. Tak heran, dia dijuluki The Mad Dog karena semangatnya dalam berduel.

Usai mencapai puncak karier dengan membawa Les Blues menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, Karembeu memutuskan untuk pensiun pada tahun 2005 silam.

Aktivitas Karembeu kemudian banyak dihabiskan dalam bidang politik sebagai Duta Besar negara kelahirannya Kaledonia Baru untuk Prancis. Karembeu bisa melakukannya karena memiliki kewarganegaraan ganda.

Sumber : Tabloid Soccer
Baca Selengkapnya..