Showing posts with label Liga Champions. Show all posts
Showing posts with label Liga Champions. Show all posts

Wednesday, October 7, 2009

Ini Dia Rahasia Barca Juara Liga Champions

Ada fakta menarik mengenai keberhasilan Barcelona menjadi juara Liga Champions musim 2008/2009. Untuk memompa motivasi pemainnya sebelum pertandingan, pelatih Josep Guardiola tidak berbicara apa-apa kecuali memutar sebuah film.

Dalam final di Stadion Olimpico Roma, pasukan Blaugrana sukses mengalahkan wakil Inggris yang waktu itu berstatus sebagai juara bertahan Manchester United. Gol Samuel Eto’o dan Lionel Messi membuat Barcelona mengangkat trofi Liga Champions di akhir pertandingan.

Film yang diputar oleh Guardiola di ruang ganti adalah sebuah film yang berisi tentang aksi-aksi pemain Barcelona di lapangan hijau yang dipadukan dengan cuplikan film epik Gladiator arahan sutradara Ridley Scott.

Dalam tayangan berdurasi sekitar tujuh menit itu, kata-kata yang diucapkan oleh sang bintang utama Russel Crowe dialihbahasakan menjadi bahasa Katalunya.

Guardiola membuat film itu dengan bantuan seorang teman yang bekerja di salah satu stasiun televisi di Spanyol.

“Video itu merupakan sebuah kejeniusan. Itu benar-benar menginspirasi pemain. Mereka berada di lapangan dan merasa tidak terkalahkan,” ujar seorang sumber yang merupakan orang dalam Barcelona.

Sumber : inilah.com

Baca Selengkapnya..

Saturday, August 8, 2009

Arsenal Hadapi Celtic di Kualifikasi UCL

Laga kualifikasi Liga Champions 2009/10 sudah memunculkan duel menarik. Celtic, yang sebelumnya menundukkan Dinamo Moscow, akan menghadapi Arsenal untuk berebut satu tiket lolos ke fase grup.

Arsenal akan terlebih dulu menjadi tamu Celtic pada laga yang akan dilangsungkan pada 18-19 Agustus sebelum akhirnya melakoni leg kedua di kandang Arsenal seminggu kemudian.

Duel panas lainnya mempertemukan Olympique Lyon menghadapi wakil Belgia Anderlecht dan juga Sporting menantang Fiorentina. Sementara Panathinaikos akan berduel dengan Atletico Madrid.

Jika tim yang unggul secara agregat lolos ke fase grup, maka mereka yang kalah akan secara otomatis akan ambil bagian di kompetisi Liga Europa.

Inilah hasil lengkap drawing kualifikasi Liga Champions:
Olympique Lyonnais vs Anderlecht
Celtic vs Arsenal
FC Timisoara vs VfB Stuttgart
Sporting CP vs Fiorentina
Panathinaikos vs Athletico Madrid
Olympiacos CFP vs FC Sheriff
FC Salzburg vs Maccabi Haifa FC
FK Ventspils vs FC Zürich
FC København vs APOEL FC
PFC Levski Sofia vs Debreceni VSC

Sumber : goal.com

Baca Selengkapnya..

Friday, August 7, 2009

Hasil Putaran ketiga UCL

Tanggal 4 Agustus 2009


Baca Selengkapnya..

Hasil Kualifikasi Putaran III Liga Championc

Hasil Kualifikasi Putaran III Liga Champions 2009-2010

FK Ventspils 1 - 0 BATE Borisov
FC Levadia Tallinn 0 - 1 Debrecen

Baca Selengkapnya..

Hasil Babak Kualifikasi UCL 2009-2010

UEFA Champion League 2009-2010 (Qualifying Second Round)
Tanggal 22 Juli 2009 (Leg2)

Aktobe Lento 1 - 0 FH Hafnarfjordur (aggregat 1-0)
F91 Dudelange 1 - 1 FK Ventspils (1-1) Ventspils win on away goals rule
Glentoran 0 - 1 Maccabi Haifa (0-2)
FC Levadia Tallinn 1 - 0 Wisla Krakow (2-1)
Kalmar FF 2 - 1 Debrecen (2-2) Debrecen win on away goals rule
Glentoran 0 - 1 Maccabi Haifa (0-2)
Bohemians 0 - 0 SV Salzburg (0-1)
Mogren 0 - 4 FC Copenhagen (0-7)
NK Maribor 2 - 1 Wit Georgia Tbilisi (2-1)


Baca Selengkapnya..

Thursday, May 28, 2009

Henry: Akhirnya Juara Juga














Foto : sportinglife.com


Penyerang Barcelona, Thierry Henry, mengaku sangat bahagia timnya berhasil menjuarai Liga Champions. Soalnya, ia sudah menunggu lama untuk prestasi itu. Saat Barcelona juara Liga Champions pada 2006, Henry masih membela Arsenal yang dikalahkan "El Barca" di final.

Sepanjang kariernya, memang baru kali ini Henry mengangkat trofi Liga Champions. Sebelumnya, prestasi terbaiknya di ajang ini hanya mampu menjadi runner-up saat masih membela Arsenal, 2006 silam.

"Akhirnya, aku memenanginya. Aku sudah menunggu sangat lama untuk momen ini," kata Henry.

Henry bahkan mengakui, antusiasme membuatnya sangat tidak sabar mengangkat trofi. Dia merasa pertandingan final lawan Manchester United itu berjalan sangat lambat pada lima menit terakhir. Saat itu, timnya sudah menang 2-0. Namun, ia belum tenang. Pasalnya, mereka menghadapi MU yang bisa membalik keadaan setiap saat.

"Lima menit terakhir adalah waktu terlama dalam hidupku. Sekalipun unggul 2-0, kami menghadapi tim terbaik dunia," ungkapnya.

Gelar juara itu cukup unik buat Henry. Soalnya, ia berhasil mengangkat trofi Liga Champions bersama tim yang menghancurkan mimpinya menjuarai Liga Champions 2006 lalu. Saat itu, Barcelona menundukkan Arsenal 2-1 di babak final.

KOMPAS.com
Baca Selengkapnya..

Nama Barcelona Diukir di Roma

Begitu wasit final Liga Champions meniup peluit tanda akhir pertandingan, seorang petugas langsung mengambil alat ukir (gravir). Trofi Liga Champions yang tingginya 74 cm, langsung diambil. Di salah satu sisinya kemudian diukir nama "Barcelona".

Itu karena Barcelona tampil sebagai juara Liga Champions musim 2008-09, setelah pada final di Stadion Olimpico, Roma, Rabu atau Kamis (28/5) dini hari WIB mengalahkan Manchester United (MU) 2-0. Pengukiran nama pemenang memang sudah menjadi tradisi Liga Champions.

Namun, itu bukan trofi pertama. Trofi pertama Liga Champions sudah berada di kabinet Real Madrid. Mereka berhak memiliki trofi sumbangan surat kabar olahraga Perancis, L'Equipe itu, karena juara Liga Champions enam kali pada 1967.

UEFA pun membuat trofi baru untuk diperebutkan di kompetisi Liga Champions berikutnya. Sejak itu, sudah ada beberapa trofi yang dibuat karena ada beberapa klub yang berhak memilikinya secara permanen.

Selain Madrid, klub yang memiliki Liga Champions secara permanen adalah Ajax Amsterdam, Liverpool, Bayern Muenchen, dan AC Milan.

Setiap trofi akan ditulis nama klub yang memenangkan kompetisi sebelumnya. Maka dari itu, nama Barcelona langsung diukir di piala begitu memastikan juara Liga Champions 2008-09.

Pengukiran itu dilakukan di stadion, sebelum acara penganugerahan trofi. Dengan demikian, begitu piala diserahkan, nama sang juara sudah terukir di piala tersebut. (*)

KOMPAS.com

Baca Selengkapnya..

MU Korban "Master of Passing"














Foto : skysports.com


Kemenangan Barcelona atas Manchester United di final Liga Champions 2009 tidak lepas dari peran gelandang Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Keduanya merupakan master of passing, pemberi kesempatan gol bagi Barca.

Final di Roma, Kamis (28/5) malam, itu seolah menjadi antiklimaks bagi permainan MU. Sang juara bertahan seperti tak berdaya menghadapi cadasnya kekuatan Barca di semua lini lapangan. Hidupnya permainan Barca itu menghasilkan dua gol yang dicetak Samuel Eto’o dan Lionel Messi. Dua-duanya lahir berkat umpan Iniesta dan Xavi.


Iniesta menjadi inspirator kemenangan Barca di menit ke-10. Iniesta membaca celah antara Anderson dan Michael Carrick, lalu meneroboskan bola kepada Eto'o. Striker Kamerun itu kemudian mengecoh Nemanja Vidic dan melepas tembakan rendah ke gawang Edwin van der Sar.

Xavi kemudian menjadi motor terjadinya gol kedua setelah assist-nya mendarat di kepala Lionel Messi. Gol sundulan itu merupakan gol yang sangat jarang diciptakan oleh pemain setinggi 170 cm seperti Messi. Di sepanjang pertandingan, aksi Xavi mencemaskan kuartet pertahanan MU. Anderson, Carrick, dan Ryan Giggs suatu ketika malah harus bersama-sama mengawalnya sehingga Iniesta dan Sergio Busquet pun bisa lebih bebas di sektor lain.

MU pantas kecewa dengan pertandingan semalam karena tak bisa meruntuhkan kesetiaan Barcelona atas ideologi menyerang. Adalah benar jika MU lebih dulu membuat teror terhadap gawang Victor Valdes melalui tendangan-tendangan Cristiano Ronaldo. Namun, ancaman itu sama sekali tak membuat Barca mengkhianati sepak bola indah yang dijanjikan pelatih Josep Guardiola.

Ferguson kini harus mengevaluasi mengapa Wayne Rooney bisa termarjinalkan baik di sayap kiri maupun kanan tanpa sedikit pun peluang mencetak gol. Carrick yang malam itu memiliki tugas mengendalikan tempo permainan justru sering dipaksa menjaga pertempuran di medan tengah. (*)

KOMPAS.com
Baca Selengkapnya..

Barcelona Juara Liga Champion

Barcelona menundukkan Manchester United (MU) 2-0 di final Liga Champion di stadion Olimpico, Rabu waktu setempat.Dua gol Barca dihasilkan oleh Samuel Eto`o pada menit ke-10 dan Lionel Messi memastikan kemenangan Barca 2-0 pada menit ke-70.









































Sumber Foto : skysports.com
Memasuki babak pertama, MU langsung menggebrak melalui umpan-umpan panjang dan nyaris membuka keunggulan pada menit keenam, namun tendangan jarak jauh dari Christiano Ronaldo melebar ke sebelah kiri gawang kiper Victor Valdes.Ronaldo kembali gagal mencetak gol meski dia sempat menerobos dari sisi kiri lapangan satu menit kemudian, setelah tendangan kerasnya kembali melebar.

Justru MU harus menelan pil pahit, Etoo yang menusuk area kotak penalti mendapat umpan matang dari pemain Barca Leonil Messi dan dengan sedikit mengecoh pertahanan MU yang dikawal Nemanja Vidic, dia mampu membobol gawang kiper Edwin van der Sar pada menit ke-10.

Pemain Barcelona Gerrard Pique diganjar kartu kuning pada menit ke-15, setelah pemain itu menganjal laju Ronaldo, dan Ryan Giggs mengeksekusi tendangan bebas namun tendangan hanya melambung di atas mistar gawang lawan.
Empat menit kemudian Barca nyaris menambah keunggulan ketika tembakan jarak jauh Messi melambung.

Babak kedua, MU memasukkan Carlos Teves menggantikan Anderson.Namun MU tetap sempoyongan membendung serangan Barca, Thierry Henry yang menerobos kari sisi kiri lapangan mendapat peluang bagus namun tembakannya di blok van der sar pada menit ke-47.

Begitu juga upaya Barca menambah gol gagal, ketika cocoran kaki Messi di depan gawang lawan luput menyentuh bola pada menit ke-50.Dua menit kemudian Barca kembali mendapat peluang, ketika Iniesta diganjal pemain MU pada menit ke-52 yang menghasilkan tendangan bebas, namun Xavi yang mengeksekusi tendangan itu bolanya mental gawang.

Sepuluh menit kemudian MU mengganti pemain asal Korsel Park Ji-sung dan memasukkan Berbatov.Barcelona menambah keunggulan pada menit ke-70 ketika Messi yang berdiri bebas mendapat umpan matang dari Xavi dan dengan satu sundulannya bola masuk ke gawang van der Sar sehingga skor berubah menjadi 2-0.MU nyaris memperkecil ketertinggalan tiga menit kemudian, namun tembakan Ronaldo kembali diblok Valdes. ant/rtr/kpo

www.republika.co.id
Baca Selengkapnya..

Tuesday, May 26, 2009

Sepatu Baru Messi di Final Champions

Ada satu hal yang beda dari sosok Lionel Messi kala memperkuat Barcelona berhadapan dengan Manchester United pada babak final Liga Champions di Stadion Olimpico Roma, Kamis (28/5/2009) dini hari WIB. Messi akan menggunakan sepatu baru yang menurutnya akan membuatnya tampil lebih ganas. Benarkah?


Sepatu baru yang akan dikenakan bintang Argentina itu diproduksi salah satu produsen alat olahraga ternama, Adidas. Produsen yang berbasis di Jerman itu meluncurkan sepatu baru yang diberi nama "SprintSkin" atau disebut juga "F50i".

Sepatu ini sengaja diproduksi secara khusus untuk memberikan kenyaaman dan meningkatkan perfoma setiap penggunanya, termasuk Messi yang akan menjadi orang pertama yang menggunakan sepatu tersebut.

Materi baru yang digunakan pada SprintSkin adalah bahan sintetis yang tahan air. Salain memiliki tekstur yang fleksibel, F50i juga didesain khusus untuk beradaptasi baik dengan kaki.

Menanggapi sepatu baru yang akan digunakannya itu, Messi mengaku senang. Menurutnya , F50i,adalah sepatu yang berpotensi membuat peformanya meningkat.

"Saya tak pernah merasakan rasa nyaman menggunakan sepatu baru. Dengan kulit luar sepatu yang lembut, saya yakin mampu mengeluarkan potensi terbaik saya. Sepatu ini juga memiliki kontak yang sempurna dengan bola dan memiliki warna yang fantastis," ungkap Messi seperti dikutip Goal, Selasa (26/5/2009).

Sumber : okezone.com
Baca Selengkapnya..

Jelang Final, Roma Larang Penjualan Alkohol

Tengah pekan ini, Roma akan menjadi pusat perhatian dunia. Jutaan pasang mata dipastikan tertuju pada Stadion Olimpico guna menyaksikan partai puncak perhelatan akbar Liga Champions antara Manchester United dan Barcelona.

Sebagai kompetisi paling bergengsi di ranah Eropa, Liga Champions sudah dipastikan bakal menyedot banyak penonton. Apalagi, laga final kali ini akan mempertemukan dua raksasa Inggris dan Spanyol saat ini: United dan Barca.
Kedua klub baru saja memenangkan trofi di liga domestik masing-masing. The Red Devils pun tengah mengusung misi menyabet quadruple alias empat gelar juara sekaligus usai mengamankan trofi Piala Dunia Antar Klub serta Carling Cup.

Tidak jauh berbeda, Barca pun berambisi menyandingkan trofi La Liga serta Copa del Rey dengan gelar juara Eropa. Sebagai klub tersubur di Liga Champions sepanjang musim 2008/2009, peluang anak-anak asuh Pep Guardiola merebut gelar juara dari Setan Merah cukup terbuka lebar.
Tidak heran, lebih dari 67 ribu fans kedua tim diyakini bakal memenuhi Roma guna menjadi bagian dari perhelatan penuh gengsi tersebut. Keamanan tingkat tinggi sudah tentu merupakan persiapan wajib pihak kepolisian Roma.

Bahkan, reuters melansir, Selasa (26/5/2009), otoritas lokal Roma telah melarang penjualan alkohol di kota maupun di bandara serta stasiun. Kebijakan ini mulai diberlakukan pada pukul 11 malam nanti (waktu setempat) hingga Kamis pagi.

Hal ini tentu saja dimaksudkan meminimalisir kemungkinan timbulnya kericuhan usai pertandingan antara fans kedua klub. Aparat keamanan Italia sendiri juga telah melakukan latihan anti huru-hara guna mengantisipasi laga maha penting, tengah pekan nanti.

Sumber : okezone
Baca Selengkapnya..

Fakta Final Liga Champions

Laga final Liga Champions musim ini mempertemukan Manchester United melawan Barcelona. Ada beberapa fakta menarik tentang pertandingan pamungkas di Olimpico Roma tersebut.

Final ini adalah pertandingan final ke-54 sejak pertama kali digelar pada 1955-56. Bagi Barcelona ini adalah final mereka yang kelima, sementara bagi United ini adalah laga keempat.

Final ini juga menjadi final terakhir yang dimainkan pada pertengahan pekan (Rabu waktu setempat, Kamis waktu Indonesia). Tahun depan, di Santiago Bernabeu, Madrid, partai final akan dimainkan Sabtu.

Manchester United memenangkan tiga pertandingan final pada 1968, 1999 dan 2008. Barcelona hanya menang di dua final pada 1992 dan 2006. Sementara pada 1961 dan 1994 menjadi runner-up.

Barcelona pernah memenangkan European Cup Winners Cup sebanyak empat kali dan UEFA Cup tiga kali. United sekali menang Winners Cup dan belum pernah menang di UEFA Cup.

Ini adalah kesuksesan kelima berturut tim asal Inggris menembus final LC. Liverpool (juara 2005), Arsenal (runners-up 2006), Liverpool (runners-up 2007) dan musim lalu all England Final antara Manchester United dan Chelsea.

Manchester United berpeluang menjadi tim pertama yang sukses mempertahankan trofi sejak kompetisi berubah format pada 1992/93. AC Milan pernah juara berturut pada 1989 dan 1990. Sementara Juventus, menang pada musim 1996 dan hanya menjadi runner-up pada 1997.

United tidak terkalahkan pada 25 laga Liga Champions secara beruntun. Ini adalah rekor tersendiri di kompetisi ini. Terakhir United kalah dari Milan pada semifinal 2007.

Roma sudah tiga kali menggelar final, yakni 1977, 1984 dan 1996. United akan mengikuti catatan Liverpool yang menang di Roma pada 1977 dan 1984.

Musim lalu pelatih United Alex Ferguson, menjadi orang ke-16 yang sukses mengantarkan tim asuhannya juara LC. Ferguson juga sudah pernah mengangkat trofi pada 1999.

Jika United menang, maka Fergie akan bergabung dengan Bob Paisley (Liverpool 1977, 1978, 1981), sebagai pelatih yang menangkan trofi Eropa sebanyak tiga kali. Trofi pertama Ferguson adalah Winners Cup, dengan Aberdeen pada 1983.

Ferguson kini menginjak usia 67 tahun. Tahun lalu dia menjadi orang tertua kedua yang mengangkat trofi di usia 66. Fergie kalah tua degan pelatih asal Belgia Raymond Goethals, yang berusia 71 tahun ketika mengantarkan Marseille juara di 1993.

Jika Barcelona menang, maka pelatih Pep Guardiola, yang bersua 38 tahun 129 hari menjadi pelatih ketiga termuda yang selama 49 tahun yang pernah menjadi juara. Rekor masih milik Miguel Munoz yang berusia 38 tahun, 121 hari ketika mengantarkan Real Madrid juara di 1960.

Pelatih termuda yang juara adalah Jose Villalonga. Dia berusia 36 tahun 185 hari, ketika mengantarkan El Real menang di final pertama pada 1956.

Guardiola juga akan menjadi orang ke enam yang sukses menang sebagai pemain dan pelatih. Munoz (pemain Real Madrid 1956 dan 1957. Pelatuh di 1960 dan 1966). Carlo Ancelotti (pemain AC Milan 1989 dan 1990 menjadi pelatih 2003 dan 2007). Guardiola pernah angkat trofi LC dengan Barca pada 1992.

Semasa membela Arsenal, Thierry Henry menjadi pemain pertama yang hattrick pada ajang Liga Champions League di Olimpico Stadium. Arsenal menang atas Roma pada November 2002.
Sumber Berita : okexone.com

Baca Selengkapnya..

Tuesday, May 19, 2009

Chelsea Dikalahkan Wasit, Drogba Ngamuk

Baca Selengkapnya..

Barcelona Lolos Dramatis

Hasil Leg2 Semifinal UCL
Tanggal 6-7 Mei 2009

Arsenal 1-3 Man.United
Chelsea 1-1 Barcelona
Essien 9' - Iniesta 93'

Baca Selengkapnya..

Thursday, April 30, 2009

O'Shea Bawa MU Ungguli Arsenal

Manchester United sukses mengungguli Arsenal di leg pertama semi-final Liga Champions, Kamis (30/4) dinihari WIB. Bermain di Old Trafford, MU unggul tipis 1-0.
Dengan hasil ini MU hanya butuh hasil seri di leg kedua untuk bisa melenggang ke partai final untuk melawan pemenangan duel Barcelona kontra Chelsea.
Namun usaha MU diprediksi akan lebih sulit mengingat di pertandingan berikutnya akan dilangsungkan di Emirates Stadium, kandang Arsenal, pekan depan.
Sementara Arsenal, meski bermain di hadapan pendukungnya sendiri, tetap harus merealisasikan misi sulit menjebol dua kali gawang MU tanpa harus kebobolan untuk bisa melenggang ke final.


Jalannya Pertandingan
Adapun laga leg pertama di Old Trafford berjalan menarik. MU yang mendapat dukungan penuh fansnya langsung tampil menyerang dan menekan pertahanan Arsenal. Alhasil, belum genap pertandingan berjalan dua menit, Wayne Rooney sudah membuat Manuel Almunia berjibaku menyelamatkan gawangnya.
Bomber gempal MU itu sukses menyambut bola umpan silang Darren Fletcher dan menempatkan bola dengan kepalanya di tiang jauh gawang Arsenal. Namun Almunia masih sigap menghalau bola.
Di menit 16, giliran Carlos Tevez menguji ketangguhan kiper asal Spanyol itu. Sekali lagi, Almunia sukses menghalau bola sontekan Tevez yang menyambut umpan John O'Shea.
Semenit berikutnya, Almunia takluk. Adalah O'Shea yang menjebol gawang Arsenal setelah sempat terjadi kemelut di kotak penalti lewat tendangan kerasnya. 1-0 untuk tuan rumah.
Arsenal yang lebih banyak tertekan akhirnya bangkit menyerang. Peluang pun didapat Cesc Fabregas lewat tendangan keras dari kotak luar penalti, walau arahnya masih tepat di pelukan Edwin Van der Sar.
Almunia kembali melakukan penyelamatan penting di menit 29. Yang pertama ketika dia berhasil menepis sundulan Cristiano Ronaldo, dan yang berikutnya ketika ia masih mampu menangkap tendangan keras Anderson.
Memasuki babak kedua pertandingan sedikit berimbang. Arsenal bisa memberi tekanan walau tak sampai masuk ke zona pertahanan MU.
Walau demikian tercipta sedikit peluang untuk menyamakan kedudukan, salah satunya lewat tendangan voli Emmanuel Adebayor di menit 60. Namun bola masih tinggi dari gawang Van der Sar.
Di menit 69, Ronaldo nyaris kembali menciptakan gol spektakuler lewat tendangan keras dari jarak jauh jika saja bola tidak mengenai mistar atas gawang Almunia. Usaha Michael Carrick di menit 72 juga masih melebar dari sasaran.
Di menit 78, Ryan Giggs, yang mencatat caps ke-800 untuk MU setelah masuk menggantikan Anderson di menit 67, berhasil menggandakan keunggulan MU setelah menerima umpan terobosan Rooney. Namun wasit Claus Bo Larsen menganulir setelah asisten wasit 2 terlebih dahulu mengangkat bendera tanda offside.
Menit 85, Nicklas Bendtner nyaris menyamakan kedudukan saat terbang menyambut bola sepakan bebas Fabregas. Akan tetapi dia gagal mengarahkan bola ke gawang MU meski menang duel udara melawan Van Der Sar.
Empat menit di fase injury time berlangsung menegangkan. Akan tetapi hingga peluit panjang dibunyikan tak ada lagi gol tercipta. MU mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 1-0.

Susunan Pemain
Manchester United:
1-Edwin van der Sar; 22-John O’Shea, 5-Rio Ferdinand (23-Jonny Evans 88), 15-Nemanja Vidic, 3-Patrice Evra; 24-Darren Fletcher, 16-Michael Carrick, 8-Anderson (11-Ryan Giggs 67); 7-Cristiano Ronaldo, 32-Carlos Tevez (9-Dimitar Berbatov 67), 10-Wayne Rooney.


Arsenal:
1-Manuel Almunia; 3-Bacary Sagna, 5-Kolo Toure, 18-Mikael Silvestre, 40-Kieran Gibbs; 2-Abou Diaby, 17-Alex Song; 14-Theo Walcott (26-Nicklas Bendtner 71) , 4-Cesc Fabregas, 8-Samir Nasri; 25-Emmanuel Adebayor (9-Eduardo da Silva 83).

Sumber :goal.com
Baca Selengkapnya..

Friday, April 24, 2009

TIGA MELAWAN SATU DI SEMIFINAL LIGA CHAMPIONS

Ada fenomena menarik menjelang laga semifinal Liga Champions musim ini yaitu munculnya persaingan 3 melawan 1. Saya menemukan 13 diantaranya :

1. 3 Klub Inggris melawan 1 klub Spanyol
(Arsenal, Chelsea, MU – Barcelona)

2. 3 Klub memiliki warna Merah melawan 1 klub yang berwarna Biru
(MU, Arsenal, Barcelona --- Chelsea)

3. 3 Klub dengan kiper asing melawan 1 klub dengan kiper lokal
(Arsenal, Chelsea, MU --- Barcelona)

4. 3 Klub dilatih oleh pelatih asing melawan 1 klub yang dilatih oleh pelatih lokal
(Arsenal, Chelsea, MU --- Barcelona)

5. 3 Klub yang apparelnya disponsori oleh NIKE melawan 1 klub yang disponsori ADIDAS
(Arsenal, Barcelona, MU --- Chelsea)

6. 3 Klub ada diperkuat pemain Muslim melawan 1 klub yang tidak mempunyai pemain Muslim
(Arsenal, Barcelona, Chelsea --- MU)

7. 3 Klub bukan utusan Juara Liga melawan 1 klub yang merupakan Juara Liga musim lalu
(Arsenal, Barcelona, Chelsea --- MU)

8. 3 Klub memiliki penyerang asal Benua Afrika melawan 1 klub yang tidak memiliki penyerang asal Afrika
(Arsenal, Barcelona, Chelsea --- MU)

9. 3 Klub yang memiliki pelatih tetap melawan 1 klub yang dilatih oleh pelatih pengganti
(Arsenal, Barcelona, MU --- Chelsea)

10. 3 Klub yang dibayar oleh sponsorship yang melekat di kostum melawan 1 yang malah membayar
(Arsenal, Chelsea, MU --- Barcelona)

11. 3 Klub yang tinggi pemainnya rata-rata 180-an melawan 1 klub yang rata-rata tinggi pemainnya 170-an.
(Chelsea, MU, Arsenal --- Barcelona)

12. 3 Klub yang kaptennya pribumi melawan 1 klub yang kaptennya pemain asing
(Barcelona, Chelsea, MU --- Arsenal)

13. 3 Klub yang berinisial berurutan abjad melawan 1 klub yang inisialnya tidak berurutan dengan klub lain
(Arsenal, Barcelona, Chelsea --- MU)
14. 3 Klub dilatih oleh pelatih gaek melawan satu klub yang dilatih oleh pelatih muda
(Arsenal, Chelsea, MU --- Barcelona)

Tulisan ini dimuat di Suara Tifosi (Tabloid Bola No.1.925/Selasa, 28 April 2009)

Baca Selengkapnya..

Monday, April 20, 2009

Barca dan Arsenal Lolos

Hasil Leg2 Perempatfinal UCL
Tanggal 15 April 2009

Muenchen 1-1 Barcelona
Arsenal 3-0 Villarreal



Baca Selengkapnya..

Barca Superior

Hasil Leg1 Perempatfinal UCL

Barcelona 4-0 Muenchen
Villarreal 1-1 Arsenal






Baca Selengkapnya..

Setan Merah Ditahan Sang Naga, Si Biru Bemamkan Si Merah

Hasil Leg1 Perempatfinal UCL

MU 2-2 Porto
Liverpool 1-3 Chelsea





Baca Selengkapnya..