Curva Sud, salah satu organisasi fans Milan yang dianggap sebagai biang penghinaan terhadap Paolo Maldini, akhirnya angkat bicara. Curva Sud memang mengarahkan cemoohan tersebut untuk Maldini. Ada apa yang sebenarnya?
Curva Sud terang-terangan menampilkan poster yang berisikan pesan yang menghina Maldini saat Milan kalah 3-2 dari AS Roma, Minggu (24/5), dan meneriakkan nama Franco Baresi, mantan kapten Milan sebelum Maldini, sebagai satu-satunya kapten Milan.
Kejadian itu menimbulkan reaksi keras dari berbagai pihak. Tidak sedikit yang menyesalkan aksi Curva Sud di saat perpisahan Maldini di depan publik San Siro dilakukan.
Giancarlo Capelli, alias Il Barone, pemimpin Curva Sud mencoba menerangkan apa yang menyebabkan organisasinya melakukan tindakan seperti itu.
“Curva sadar apa yang telah dilakukan. Kami tidak menolak apa yang kami lakukan. Curva tidak menghina Maldini sebagai pemain, yang merupakan sebagai juara dan membuat kami memenangkan segalanya, Curva mencemooh Maldini sebagai individu,” jelas Capelli.
“Dia mengatakan sesuatu mengenai kami dalam beberapa waktu lalu, dan apa yang dia harapkan, kami memujinya? Setelah Milan melawan Rosenberg dan setelah (final Liga Champions di) Istanbul, saat dia mendefinisikan kami, sebagai mata duitan dan gelandangan,” lanjutnya.
27/05/2009 : inilah.com
Curva Sud terang-terangan menampilkan poster yang berisikan pesan yang menghina Maldini saat Milan kalah 3-2 dari AS Roma, Minggu (24/5), dan meneriakkan nama Franco Baresi, mantan kapten Milan sebelum Maldini, sebagai satu-satunya kapten Milan.
Kejadian itu menimbulkan reaksi keras dari berbagai pihak. Tidak sedikit yang menyesalkan aksi Curva Sud di saat perpisahan Maldini di depan publik San Siro dilakukan.
Giancarlo Capelli, alias Il Barone, pemimpin Curva Sud mencoba menerangkan apa yang menyebabkan organisasinya melakukan tindakan seperti itu.
“Curva sadar apa yang telah dilakukan. Kami tidak menolak apa yang kami lakukan. Curva tidak menghina Maldini sebagai pemain, yang merupakan sebagai juara dan membuat kami memenangkan segalanya, Curva mencemooh Maldini sebagai individu,” jelas Capelli.
“Dia mengatakan sesuatu mengenai kami dalam beberapa waktu lalu, dan apa yang dia harapkan, kami memujinya? Setelah Milan melawan Rosenberg dan setelah (final Liga Champions di) Istanbul, saat dia mendefinisikan kami, sebagai mata duitan dan gelandangan,” lanjutnya.
27/05/2009 : inilah.com

No comments:
Post a Comment