Thursday, October 22, 2009

Merasa Dihina, Fans MU-Liverpool Bersatu

Peristiwa bersejarah kemungkinan akan terjadi pada bigmatch akhir pekan ini antara Liverpool versus Manchester United. Fans kedua klub akan menjajaki kemungkinan bersatu dalam suatu aksi istimewa.

Yaitu berjalan dengan tangan saling bertautan melewati jalan di sekitar kandang Liverpool --Anfield. Ini dilakukan sebagai bentuk protes atas lagu makian yang disenandungkan pendukung Bayern Munich. Masalahnya, lagu itu berisi dua tragedi besar dalam sejarah MU dan Liverpool. Yakni tragedi kecelakaan pesawat pada 1958 di Munich dan bencana Hillsborough di tahun 1989.

Tragedi Munich menewaskan delapan pemain dari skuad Setan Merah. Kecelakaan itu terjadi ketika pesawat yang membawa 'Busby Babes' gagal lepas landas untuk ke tiga kalinya. Tragedi ini sempat membuat para staff dan pemain yang selamat jatuh mentalnya.

Namun suntikan semangat yang diberikan pendukung dan sesama klub Inggris dan Eropa, MU mampu bangkit kembali. Bahkan di tahun yang sama Setan Merah berhasil masuk ke final Piala FA.

Sedangkan tragedi Hillsborough merupakan noda kelam dalam sejarah The Reds. Saat itu ratusan pendukung terinjak-injak dan terjepit di pagar lapangan. Dilaporkan 96 orang tewas dalam kejadian itu. Atas kejadian ini, FA mengubah peraturan lapangan yang ada di Liga Inggris. Dengan tidak mengizinkan adanya pagar dan tidak mengizinkan tribun berdiri.

Ide bersatu ini dicetuskan seorang fans MU dalam salah satu situs berita Inggris, The Mirror, Kamis 22 Oktober 2009. Gerakan ini dinyatakan perlu untuk mengingatkan para fans Munich kalau tragedi itu bukanlah hal kecil yang bisa dijadikan cemoohan.

"Kejadian dari dua kubu ini (MU-Liverpool) tidak akan pernah mati karena diteruskan oleh tiap generasi. Inilah sebabnya mengapa budaya itu selalu berevolusi ke kepala yang lebih muda, dan begitu seterusnya," demikian pernyataan itu tertulis.

Sumber : VIVAnews

No comments:

Post a Comment