Bosnia & Herzegovina diakui Carlos Queiroz sebagai tim yang berpeluang mendatangkan kegagalan pada Portugal. Tapi Seleccao das Quinas membuktikan kalau mereka lebih kuat dibanding lawannya.
Meraih kemenangan 1-0 di leg I, jalan Portugal menuju putaran final Piala Dunia 2010 diprediksi bakal sulit. Menjalani leg II di kandang Bosnia yang terkenal angker, banyak yang menduga kalau finalis Piala Eropa 2004 itu bakal dibuat kocar-kacir.
Namun Portugal mampu menunjukkan kematangan mereka sebagai tim besar dengan kembali meraih kemenangan 1-0 lewat gol Raul Meireles. Tim tamu bahkan tampil lebih baik dibanding saat berlaga di Lisbon akhir pekan lalu dan menciptakan banyak peluang ke gawang Bosnia.
"Bosnia adalah tim yang bagus tapi Portugal terlalu kuat buat mereka karena kami punya kombinasi ledakan, kepercayaan diri, hasrat dan determinasi," ungkap Carlos Queiroz dalam konferensi pers usai pertandingan seperti diberitakan Reuters.
Dilanjutkan mantan pelatih Real Madrid itu, salah satu faktor yang membuat Portugal bisa tampil apik dan memetik kemenangan di kandang lawan adalah bekal kepercayaan diri dari pertemuan pertama. Queiroz juga memuji mental anak didiknya yang berhasil menunjukkan status sebagai tim besar saat harus menghadapi situasi genting.
"Kami selalu punya pengalaman yang dibutuhkan untuk bisa menghadapi situasi seperti ini dan kondisinya akan selalu lebih mudah saat Anda sudah menang di leg pertama. Kalah atas Denmark di pertandingan pertama babak kualifikasi jadi momen yang sulit buat kami dan itu membuat orang memiliki impresi buruk terhadap kami."
"Saya harus mengucapkan selamat pada tim atas semangat yang dipertunjukkan. Sementara untuk Bosnia, mereka mendapatkan rasa hormat karena telah memaksa kami sampai sejauh ini dan membuktikan telah menjadi lawan yang tangguh," pungkas dia.
Sumber : detiksport
Meraih kemenangan 1-0 di leg I, jalan Portugal menuju putaran final Piala Dunia 2010 diprediksi bakal sulit. Menjalani leg II di kandang Bosnia yang terkenal angker, banyak yang menduga kalau finalis Piala Eropa 2004 itu bakal dibuat kocar-kacir.
Namun Portugal mampu menunjukkan kematangan mereka sebagai tim besar dengan kembali meraih kemenangan 1-0 lewat gol Raul Meireles. Tim tamu bahkan tampil lebih baik dibanding saat berlaga di Lisbon akhir pekan lalu dan menciptakan banyak peluang ke gawang Bosnia.
"Bosnia adalah tim yang bagus tapi Portugal terlalu kuat buat mereka karena kami punya kombinasi ledakan, kepercayaan diri, hasrat dan determinasi," ungkap Carlos Queiroz dalam konferensi pers usai pertandingan seperti diberitakan Reuters.
Dilanjutkan mantan pelatih Real Madrid itu, salah satu faktor yang membuat Portugal bisa tampil apik dan memetik kemenangan di kandang lawan adalah bekal kepercayaan diri dari pertemuan pertama. Queiroz juga memuji mental anak didiknya yang berhasil menunjukkan status sebagai tim besar saat harus menghadapi situasi genting.
"Kami selalu punya pengalaman yang dibutuhkan untuk bisa menghadapi situasi seperti ini dan kondisinya akan selalu lebih mudah saat Anda sudah menang di leg pertama. Kalah atas Denmark di pertandingan pertama babak kualifikasi jadi momen yang sulit buat kami dan itu membuat orang memiliki impresi buruk terhadap kami."
"Saya harus mengucapkan selamat pada tim atas semangat yang dipertunjukkan. Sementara untuk Bosnia, mereka mendapatkan rasa hormat karena telah memaksa kami sampai sejauh ini dan membuktikan telah menjadi lawan yang tangguh," pungkas dia.
Sumber : detiksport

No comments:
Post a Comment