

Ketatnya Liga Champions bukan sekedar isapan jempol, ini dipahami benar oleh Barcelona. Berpartisipasi dengan gelar Juara Bertahan, Barca tak mampu menundukkan tim ‘antah-berantah’ Rubin Kazan.
Tak banyak orang yang tahu mengenai Rubin Kazan. Saat pertama kali muncul dalam drawing Liga Champions, banyak yang mengira Rubin akan menjadi lumbung gol bagi tim raksasa Barcelona dan Inter Milan. Kenyataannya, sang juara bertahan takluk di Camp Nou dan ditahan imbang di Rusia, sementara Inter, yang baru bertemu sekali di Rusia, juga gagal memetik kemenangan.
Pemain Barcelona, Carles Puyol dan Victor Valdes akhirnya mengakui kehebatan Rubin.
“Kami berusaha mencetak gol tetapi gagal. Sangat sulit menciptakan peluang,” Puyol, sang kapten yang menempati posisi bek, menjelaskan kepada Marca usai pertandingan.
“Kami tahu mereka akan bertahan, dengan empat pemain di lini belakang dan tengah merapatkan barisan. Mereka menutup ruang dengan baik. Mereka memiliki pemain-pemain berkualitas dan sangat berbahaya saat melakukan serangan balik. Mereka tim yang hebat,” tegas Puyol.
Sementara Valdes, sang kiper, mengatakan, meski udara dingin cukup mempengaruhi permainan mereka, tetapi ia sendiri mengakui hal itu bukanlah alasan.
“Suhu di sini menyulitkan kami. Sangat dingin, tetapi dokter tim telah melakukan hal hebat, jadi masalah suhu ini tidak bisa menjadi alasan,” Valdes menjelaskan.
“Mereka adalah tim yang hebat. Kami memiliki beberapa peluang namun gagal menyelesaikannya. Tetapi secara keseluruhan saya puas dengan penampilan saya dan tim,” tambah Valdes.
Meski hanya tersisa dua pertandingan lagi di Grup F, keempat tim masih memiliki peluang yang sama untuk lolos ke babak selanjutnya.
Rubin Kazan sendiri saat ini bertengger di urutan kedua dengan lima poin, selisih satu poin dari pimpinan klasemen Inter Milan. Barcelona berada di urutan ketiga dengan nilai yang sama dengan Rubin, namun kalah secara head to head. Dynamo Kiev berada di dasar klasemen dengan empat poin.
Sumber : inilah.com

No comments:
Post a Comment