Gol bunuh diri dari pemain bertahan Gerard Pique memupus sebuah kemenangan Barcelona yang sudah berada di depan mata. Gol yang terjadi di tiga menit masa perpanjangan waktu tersebut memaksa sang juara bertahan La Liga Spanyol ini berbagi angka 1-1 dengan Osasuna.
Dengan hasil imbang ini membuat jarak Barcelona dan Real Madrid semakin dekat. Real Madrid yang kini membayangi di tempat kedua hanya terpaut satu angka saja dari Barcelona yang berada di puncak klasemen dengan koleksi 23 angka.
Dalam pertandingan ini Barcelona tampil dengan penuh agresif sejak awal. Saat pertandingan baru berjalan satu menit, Lionel Messi membuka ancaman ke gawang tuan rumah. Namun tendangan Messi tersebut masih berhasil dihalau oleh kiper Osasuna Ricardo.
Usai mengancam lebih awal, Barca selanjutnya berusaha untuk dapat menguasai jalannya permainan. Seydou Keita yang sempat menjadi pahlawan Barcelona setelah pekan lalu sukses membuat hat-trick, di menit ke-16 mendapatkan pula kesempatan emas usai menerima umpan dari Zlatan Ibrahimovic. Tetapi tendangan setengah voli yang dilepaskan pemain asal Mali dari jarak 20 yard tersebut masih melenceng ke samping.
Dua menit berselang, para pendukung Osasuna sempat bersorak gembira ketika Aranda terlihat terjatuh di kotak penalti usai berusaha melewati Gerard Pique dan Chygrynskyi. Namun aksi Aranda untuk mendapatkan penalti itu justru berbuah kartu kuning karena wasit melihat striker milik Osasuna tersebut telah berpura-pura terjatuh.
Meski Barcelona mampu mendominasi jalannnya permainan dan memperoleh sejumlah peluang namun hingga akhir babak pertama tak ada satupun gol yang berhasil tercipta.
Memasuki babak kedua, pelatih Osasuna Jose Antonio Camacho tetap memberikan instruksi kepada para anak asuhnya untuk tidak gentar menghadapi Barca. Meski dominasi permainan tetap di tangan Barca, namun klub berjuluk Blaugrana ini harus menunggu hingga menit ke-72 untuk mendapatkan gol.
Gol yang didapat oleh Barca ini tercipta dari hasil kerjasama antara Messi, Carles Puyol, dan Keita. Keita berhasil menuntaskan kerjasama tersebut lewat sebuah tendangan dari jarak lima yard. Gol ini menjadi yang keempat dari dua pertandingan terakhir Keita.
Setelah memimpin, Barca ternyata tidak mengendurkan gempurannya ke barisan pertahanan Osasuna. Setidaknya hingga menjelang akhir pertandingan, Barca sempat mendapatkan tiga kali kesempatan lewat aksi Ibrahimovic maupun Messi.
Namun ketika pertandingan memasuki injury time, Osasuna justru mampu mencuri poin. Aksi pemain gelandang Javier Camunas yang bergerak dari sisi sebelah kiri itu salah di antisipasi oleh Pique. Bola yang tadinya diarahkan kepada Pandiani justru dibelokkan Pique ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri itu kemudian disambuat dengan penuh suka cita oleh para pemain Osasuna.
Sumber : goal.com
Dengan hasil imbang ini membuat jarak Barcelona dan Real Madrid semakin dekat. Real Madrid yang kini membayangi di tempat kedua hanya terpaut satu angka saja dari Barcelona yang berada di puncak klasemen dengan koleksi 23 angka.
Dalam pertandingan ini Barcelona tampil dengan penuh agresif sejak awal. Saat pertandingan baru berjalan satu menit, Lionel Messi membuka ancaman ke gawang tuan rumah. Namun tendangan Messi tersebut masih berhasil dihalau oleh kiper Osasuna Ricardo.
Usai mengancam lebih awal, Barca selanjutnya berusaha untuk dapat menguasai jalannya permainan. Seydou Keita yang sempat menjadi pahlawan Barcelona setelah pekan lalu sukses membuat hat-trick, di menit ke-16 mendapatkan pula kesempatan emas usai menerima umpan dari Zlatan Ibrahimovic. Tetapi tendangan setengah voli yang dilepaskan pemain asal Mali dari jarak 20 yard tersebut masih melenceng ke samping.
Dua menit berselang, para pendukung Osasuna sempat bersorak gembira ketika Aranda terlihat terjatuh di kotak penalti usai berusaha melewati Gerard Pique dan Chygrynskyi. Namun aksi Aranda untuk mendapatkan penalti itu justru berbuah kartu kuning karena wasit melihat striker milik Osasuna tersebut telah berpura-pura terjatuh.
Meski Barcelona mampu mendominasi jalannnya permainan dan memperoleh sejumlah peluang namun hingga akhir babak pertama tak ada satupun gol yang berhasil tercipta.
Memasuki babak kedua, pelatih Osasuna Jose Antonio Camacho tetap memberikan instruksi kepada para anak asuhnya untuk tidak gentar menghadapi Barca. Meski dominasi permainan tetap di tangan Barca, namun klub berjuluk Blaugrana ini harus menunggu hingga menit ke-72 untuk mendapatkan gol.
Gol yang didapat oleh Barca ini tercipta dari hasil kerjasama antara Messi, Carles Puyol, dan Keita. Keita berhasil menuntaskan kerjasama tersebut lewat sebuah tendangan dari jarak lima yard. Gol ini menjadi yang keempat dari dua pertandingan terakhir Keita.
Setelah memimpin, Barca ternyata tidak mengendurkan gempurannya ke barisan pertahanan Osasuna. Setidaknya hingga menjelang akhir pertandingan, Barca sempat mendapatkan tiga kali kesempatan lewat aksi Ibrahimovic maupun Messi.
Namun ketika pertandingan memasuki injury time, Osasuna justru mampu mencuri poin. Aksi pemain gelandang Javier Camunas yang bergerak dari sisi sebelah kiri itu salah di antisipasi oleh Pique. Bola yang tadinya diarahkan kepada Pandiani justru dibelokkan Pique ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri itu kemudian disambuat dengan penuh suka cita oleh para pemain Osasuna.
Sumber : goal.com

No comments:
Post a Comment