Tuesday, November 24, 2009

Enke Bukan Yang Pertama

Terkait Tragedi Bunuh Diri Robert Enke

Ada pelajaran penting di balik kematian kiper Jerman, Robert Enke. Popularitas ternyata tak menjamin kebahagiaan. Berbagai persoalan hidup terus saja menghajarnya. Karena tak kuat menanggung beban, dia memilih bunuh diri. Enke bukan satu-satunya tokoh dari kalangan sepak bola yang kehilangan nyawa dengan tragis. Masih banyak nama-nama lain yang melakukan tindakan konyol tersebut.

Banyak tokoh sepak bola ynag tewas dengan cara bunuh diri. Siapa saja mereka? Berikut pelaku-pelakunya.

Sergio Lopez Segu
Sergio Lopez tewas tragis. Pada 4 November 2006, dia menabrakkan diri ke sebuah kereta api yang berjalan cepat. Nyawanya melayang seketika. Dia tewas diumur 39 tahun.

Mantan gelandang Barcelona era 1990-an tersebut nekat melakukannya karena tak kuat menahan cobaan hidupnya. Pemain yang sukses mengantarkan Barcelona menjuarai Piala Winners 1989 itu memang pensiun dini karena cedera lutut. Ini membuatnya depresi berat. Ditambah lagi pernikahannya gagal.









Sergio Lopez Segu (kiri) dana diknya Gerard Lopez Segu


Biodata Sergio Lopez Segu
Lahir : Granollers, Spanyol, 06 Oktober 1967
Posisi : Bek Kiri
Klub : Barcelona

Se masa aktif, Sergio adalah satu tim dengan Guillermo Amor, Josep Guardiola, Sergi Barjuán, Txiki Begiristain. Sergio adalah juga abang dari mantan pemain Valencia dan Barcelona, Gerard Lopez Segu.

Justin Fashanu










Justin Fashanu (kiri) dan adiknya, John (Foto : bbc)

Pada 1998, Justin Fashanu tewas gantung diri. Mantan pemain Manchester City era 1990-an itu nekat melakukannya karena dia tidak kuat dengan anggapan negatif terhadapnya.

Dia ditemukan tergantung pada tanggal 3 Mei 1998 di garasinya di Shoreditch, London, setelah sebelumnya mengunjungi Roma Chariots spa, sauna gay setempat.

Sebelum tewas, Fashanu dituduh mencabuli anak berumur 17 tahun. Itu dilakukannya usai menenggak minuman keras di apartemennya. Tuduhan itu makin kuat ketika banyak bermunculan pemberiataan soal Fashanu yang bergabung di komunitas homoseksual.

Dalam secarik surat yang ditinggalkan sebelum bunuh diri Fashanu menulis :"Aku menyadari bahwa aku sudah dianggap bersalah. Aku tidak mau lagi membuat malu seluruh teman-teman dan keluargaku."

Biodata Justin Fashanu
Nama : Justinus Soni "Justin" Fashanu
Lahir : Hackney, London, 19 Februari 1961
Posisi : Penyerang
Klub : Manchester City, West Ham, dll

Fashanu menjadi pemain bola berkulit hitam pertama di Inggris yang dibayar $ 1 juta saat dirinya ditransfer ke Nottingham Forest dari Norwich City pada tahun 1981.

Justin adalah abang dari John Fashanu, mantan bintang klub Wimbledon, yang berayahkan seorang pengacara asal Nigeria dan menetap di Inggris. Ibunya adalah asli dari Guyana (Amerika Selatan).


Paul Vassen












Paul Vaessen salah satu talenta yang mati bunuh diri (Foto : arsenal.com)

Agustus 2001, sepak bola Inggris dihebohkan odengan tewasnya Paul Vassen. Pemain Arsenal itu bunuh diri di bak mandi dengan cara mengonsumsi heroin hingga overdosis. Sebelumnya dia sempat ditangani oleh psikiater, tapi gagal.

Perjalanan karier pencetak gol kemenangan Arsenal ke gawang Juventus pada semifinal Piala Winners 1980 itu memang menyedihkan. Di musim pertamnya dia memesona. Namun di musim-musim berikut dia rentan cedera.

Vassen lalu pensiun. beberapa pekerjaan sempat digeluti. Mulai dari tukang pos hingga buruh bangunan. Sepertinya Vaessen tak bisa menerima kenyataan dan stress. Karena frustasi, narkoba lalu diajdikan pelarian hingga mengakhiri hidupnya.


Agostino Di Bartolomei
Kematian legenda AS Roma, Agostino di Bartolomei juga menyedihkan. Pada 30 Mei 1994, dia menembak dirinya sendiri tepat di jantung. Diduga, Bartolomei bunuh diri karena depresi.

Dugaan penyebab depresi bermacam.macam. Diperkirakan dia tak kuat dengan beban ekonomi yang menghimpit. Ada juga yang menduga dia tak siap ketika pensiun dari sepak bola.

Kehidupannya berakhir mengenaskan. Selama aktif sebagai pemain, sepak terjang Bartolomei memang meyakinkan. Dia punya andil besar mengantarkan Roma merebut scudetto pada 1983. Tapi setelah itu kariernya meredup dan sederet masalah pribadi terus-terusan mengganggunya.


Sandor Kocsis
Sandor Kocsis adalah striker hebat Barcelona di kurun 1958-1965. Pada 22 Juli 1979, saat berumur 49 tahun, dia meninggal dunia. Sampai saat ini, banyak yang percaya dia tewas karena bunuh diri dengan cara menjatuhkan diri dari lantai emapat di sebuah rumah sakit. Namun, ada juga yang memberitakan itu murni kecelakaan.

Menjelang akhir hayatnya, kesehatan Kocsis memang meburun drastis. Striker yang punya julukan Golden Head ini menderita kanker perut danleukemia. Diduga, karena sulit menyembuhkan dua penyakit itu, Kocsis stress lalu bunuh diri.


Matthias Sindelar
Matthias Sindelar adalah salah satu pemain besar yang pernah dilahirkan Austria di era 1030-an. Tapi perjalanan hidupnya tragis. Kematiannya masih kontroversial. Ad yang bilang bunuh diri, namun ada juga yang menyebut dibunuh secara "halus".

Pada 23 Jnauari 1939, Matthias Sindelar bersama pacarnya, Camila Castagnola ditemukan tewas di sebuah apartemen di Wina, Austria. Kematiannya diduga akibat keracunan karbon monoksida ari pemanas yang bocor. Dugaan lain, rezim Nazi terlibat karena saat itu Sindelar menolak bermain mewakili Jerman.


Joan Gamper
Joan Gamper adalah aktor penting di balik lahirnya Barcelona. Pria kelahiran Swiss ini juga presiden pertama klub asal Spanyol tersebut. Selama menjadi presiden,Barcelona dibawanya meraih beberapa gelar di antaranya 11 Championat de Catalunya, dan enam Copa del Rey.

Gamper sangat menyokong nasionalisme Catalan. Akibatnya, pria yang juga pendiri klub asal Swiss, FC Zurich ini pun diusir keluar dari Spanyol. Karena tak kuat dengan perlakuan tersebut, Gamper bunuh dir.

Sumber : Tabloid Soccer

No comments:

Post a Comment