Piala Dunia 2002, Jepang dan Korea Selatan
Bola ini sebenarnya kembali kepada model Adidas Tango tradisional yang didesain untuk pIala Dunia 1978. Tebalnya hanya 3 milimeter dan memiliki 11 lapisan! Teknologi yang sebenarnya di balik bola ini sangatlah rumit, namun bola ini memunculkan sejumlah kontroversi.
"Bagai seorang kanak-kanak yang memantul bola" tukas Gianluigi Buffon, penjaga gawang Italia. Sementara pelatih kiper Belgia telah mengeluh karena bola ini "terlalu terang."
Pemain tengah Brasil Rivaldo kepada wartawan juga mengatakan kalau bola ini akan melayang terlalu jauh saat ditendang. Pemain Brasil lain, Edilson, menilai bola ini "terlalu besar dan terlalu terang."
Bola emas mewakili motif Shuriken sementara bintang merah mewakili bintang ninja.
Sumber Foto : footy-boots.com
"Bagai seorang kanak-kanak yang memantul bola" tukas Gianluigi Buffon, penjaga gawang Italia. Sementara pelatih kiper Belgia telah mengeluh karena bola ini "terlalu terang."
Pemain tengah Brasil Rivaldo kepada wartawan juga mengatakan kalau bola ini akan melayang terlalu jauh saat ditendang. Pemain Brasil lain, Edilson, menilai bola ini "terlalu besar dan terlalu terang."
Bola emas mewakili motif Shuriken sementara bintang merah mewakili bintang ninja.
Sumber Foto : footy-boots.com


No comments:
Post a Comment