Wednesday, December 2, 2009

Jacquet Minta Domenech Mundur

Mantan pelatih tim nasional (timnas) Perancis, Aime Jacquet, menilai sudah waktunya pelatih Raymond Domenech mundur karena masa jabatannya sudah lebih dari empat tahun. Menurutnya, Domenech sudah terlalu lama menduduki jabatan itu sehingga kekeringan inspirasi dan kreasi.

Domenech melatih Perancis sejak 2004 silam dan akan menjadi pelatih yang paling lama menangani "Les Bleus". Selama dalam bimbingannya, sejumlah pengamat sepak bola Perancis menilai permainan Thierry Henry dkk tak meningkat. Selain itu, Domenech sendiri sering mengundang kontroversi karena keputusannya sering tidak sejalan dengan pandangan dan harapan Perancis.

Jacquet menjelaskan, menjadi pelatih timnas di negara sepak bola seperti Perancis merupakan pekerjaan yang melelahkan karena besarnya tuntutan, apalagi di tengah hiruk-pikuk persiapan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan seperti sekarang. Bila seseorang terus tertekan selama lebih dari empat tahun, itu akan memengaruhi kreasi dan inpsirasi. Ujung-ujungnya, prestasi dan kualitas timnas yang menjadi korban.

"Ketika memegang posisi seperti (Domenech), empat tahun sudah cukup. Setelah itu, terlalu sulit. Ada banyak hal yang membuat Anda tak bekerja dengan baik. Itu kenapa saya menyalahkan FFF. Mereka tak mengerti substansi pekerjaan pelatih. Ini adalah pekerjaan yang hanya bisa Anda kerjakan selama empat tahun karena posisi ini terlalu diekspose," paparnya.

"Raymond Domenech, saya cenderung menyukainya. Namun, sejujurnya, saya lebih memilih bila ia mencapai kesepakatan dengan (Federasi Sepak Bola Perancis) FFF dan memutuskan berhenti dari jabatan pelatih Perancis sekarang," tandasnya.

Jacquet sendiri melatih Perancis selama lebih dari empat tahun, yaitu pada periode 1993-1998. Namun, ia menutup masa kerjanya dengan gelar juara Piala Dunia 1998.

Sumber : kompas.com

No comments:

Post a Comment