Wednesday, April 21, 2010

Barca Akan Gagal Pertahankan Gelar LC

Kekalahan Barcelona 1-3 dari Inter Milan memang belum seratus persen membuat anak-anak Catalan gagal ke final Liga Champions 2010.

Namun ada sejumlah data yang menunjukkan bahwa Barcelona tahun ini tidak akan mampu mempertahankan gelar juara Liga Champions tahun lalu. Penyebabnya adalah Lionel Messi.

Kenapa Messi? Bukankan Messi saat ini adalah ikon Blaugrana, sumber gol, penghibur di lapangan, pencetak gol-gol spektakuler, dan juga pemain terbaik dunia tahun 2009.

Ya, fakta terakhir di ataslah yang akan membunuh cita-cita Barcelona untuk mempertahankan gelarnya musim ini. Gelar Ballon d'Or yang digenggam oleh Messi pada tahun sebelumnya sepertinya telah menjadi semacam kutukan untuk menggapai prestasi Liga Champions.

Sejak digelarnya format Liga Champios pada tahun 1992-1993, hanya baru dua pemain yang mampu meraih gelar Liga Champions setelah di tahun sebelumnya pemain tersebut sukses meraih penghargaan Ballon d"Or. Selebihnya gagal. Yang pertama Matthias Sammer (meraih Ballon d'Or tahun 1996) dan mampu mengangkat tropi Liga Champions musim 1996-1997 bersama klubnya Borussia Dortmund. Pemain kedua yang mampu melakukannya adalah Ronaldinho (Barcelona), yang mendapatkan Ballon d'Or pada tahun 2005 dan membawa Barca meraih gelar Liga Champions pada musim selanjutnya, 2005-2006.

Contoh paling sahih adalah apa yang terjadi terhadap Manchester United musim lalu, mereka kalah dari Barcelona di final. Dan semua tahu kalau bintang mereka Cristiano Ronaldo adalah peraih gelar Ballon.d'Or tahun 2008. Kaka sebagai peraih penghargaan serupa di tahun 2007, tidak mampu berbuat banyak di musim berikutnya. Milan sudah rontok di babak perdelapan final setelah kalah dari Arsenal.

Inilah data-data tersebut :
Tahun Ballon d'Or Juara LC Runner-up Skor
1992 Marco van Basten (Milan)
1992–93 Marseille v Milan 1-0

1993 Roberto Baggio (Juventus)
1993–94 Milan v Barcelona 4–0

1994 Hristo Stoichkov (Barcelona)
1994–95 Ajax v Milan 1-0

1995 George Weah (Milan)
1995–96 Juventus v Ajax 1-1 ap

1996 Matthias Sammer (Dortmund)
1996–97 Borussia Dortmund v Juventus 3–1

1997 Ronaldo (Inter)
1997–98 Real Madrid v Juventus 1–0

1998 Zinedine Zidane (Juventus)
1998–99 Manchester United v Bayern Munich 2–1

1999 Rivaldo (Barcelona)
1999–2000 Real Madrid v Valencia 3–0

2000 Luís Figo (Madrid)
2000–01 Bayern Munich v Valencia 1–1 ap

2001 Michael Owen (Liverpool)
2001–02 Real Madrid Bayer v Leverkusen 2–1

2002 Ronaldo (Madrid)
2002–03 Milan v Juventus 0–0.ap

2003 Pavel Nedvěd (Juventus)
2003–04 Porto v Monaco 3–0

2004 Andriy Shevchenko (Milan)
2004–05 Liverpool v Milan 3–3 ap

2005 Ronaldinho (Barcelona)
2005–06 Barcelona v Arsenal 2–1

2006 Fabio Cannavaro (Madrid)
2006–07 Milan v Liverpool 2–1

2007 Kaká (Milan)
2007–08 Manchester United v Chelsea 1–1 ap

2008 Cristiano Ronaldo (M.United)
2008–09 Barcelona v Manchester United 2–0

2009 Lionel Messi (Barcelona)
2009-2010 ???


Semoga buat Barca, ini bukan pertanda buruk atau kutukan Messi. Bisakah The Fantasticos melakukannya dan menjadikan Messi sebagai pemain ketiga yang dapat mematahkan kutukan tersebut. Dan Barcelona telah melakukannya dengan Ronaldinho pada musim 2005-2006

No comments:

Post a Comment