Striker Arsenal dan tim nasional Denmark, Nicklas Bendtner, yakin negaranya bisa menjuarai Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Menurut dia, Denmark memiliki sejarah yang bagus setiap kali diremehkan dalam turnamen besar.
Pada Piala Eropa 1992, tim "Dinamit" secara mengejutkan keluar sebagai juara. Ketika itu, Brian Laudrup dan kawan-kawan tak diperhitungkan karena mereka bisa ikut Piala Eropa hanya sebagai tim undangan dari UEFA. Badan sepak bola tertinggi Eropa itu menolak keikutsertaan Yugoslavia yang sedang terlibat perang saudara di negerinya sendiri. Tak disangka, tim "Dinamit" meledak dan membungkam seantero Eropa dengan pasukan mudanya.
Di Piala Dunia kali ini, Denmark kembali tak diperhitungkan. Bendtner dan kawan-kawan tenggelam di bawah tim-tim kuat, seperti Brasil, Italia, Inggris, Jerman, Argentina, Belanda, dan Perancis. Meski begitu, Bendtner tetap optimistis akan peluang negeranya.
"Aku berharap kami ke sana (Piala Dunia) dan melewati turnamen itu dengan baik. Jika kami tak lolos dari grup, hal ini akan menjadi kekecewaan besar. Apa yang terjadi jika kami lolos ke babak selanjutnya, sulit dikatakan. Dilihat dari hasil undian, sepertinya kami akan bertemu Italia di babak 16 besar. Menghadapi juara dunia akan menjadi sebuah tes besar bagi kami," kata Bendtner dalam wawancara eksklusif dengan Fifa.com.
"Sangat penting bagi kami untuk mencoba realistis. Tentu saja kami ke sana untuk memenangi turnamen. Kami akan mencoba melakukan yang terbaik. Denmark telah banyak membuat kejutan di sejarah sepak bola, jadi kenapa tidak kali ini (keluar sebagai juara)," pungkas striker Arsenal tersebut.
Di Afrika Selatan nanti, Denmark tergabung di Grup E bersama Belanda, Kamerun, dan Jepang.
Sumber : kompas.com
Pada Piala Eropa 1992, tim "Dinamit" secara mengejutkan keluar sebagai juara. Ketika itu, Brian Laudrup dan kawan-kawan tak diperhitungkan karena mereka bisa ikut Piala Eropa hanya sebagai tim undangan dari UEFA. Badan sepak bola tertinggi Eropa itu menolak keikutsertaan Yugoslavia yang sedang terlibat perang saudara di negerinya sendiri. Tak disangka, tim "Dinamit" meledak dan membungkam seantero Eropa dengan pasukan mudanya.
Di Piala Dunia kali ini, Denmark kembali tak diperhitungkan. Bendtner dan kawan-kawan tenggelam di bawah tim-tim kuat, seperti Brasil, Italia, Inggris, Jerman, Argentina, Belanda, dan Perancis. Meski begitu, Bendtner tetap optimistis akan peluang negeranya.
"Aku berharap kami ke sana (Piala Dunia) dan melewati turnamen itu dengan baik. Jika kami tak lolos dari grup, hal ini akan menjadi kekecewaan besar. Apa yang terjadi jika kami lolos ke babak selanjutnya, sulit dikatakan. Dilihat dari hasil undian, sepertinya kami akan bertemu Italia di babak 16 besar. Menghadapi juara dunia akan menjadi sebuah tes besar bagi kami," kata Bendtner dalam wawancara eksklusif dengan Fifa.com.
"Sangat penting bagi kami untuk mencoba realistis. Tentu saja kami ke sana untuk memenangi turnamen. Kami akan mencoba melakukan yang terbaik. Denmark telah banyak membuat kejutan di sejarah sepak bola, jadi kenapa tidak kali ini (keluar sebagai juara)," pungkas striker Arsenal tersebut.
Di Afrika Selatan nanti, Denmark tergabung di Grup E bersama Belanda, Kamerun, dan Jepang.
Sumber : kompas.com

No comments:
Post a Comment