Fans Paris St Germain (PSG) akan dilarang menghadiri laga semifinal Piala Prancis di kandang klub amatir Quevilly, dengan alasan keamanan.
"PSG telah memutuskan telah menghentikan penjualan tiket untuk laga tandang sampai waktu tak terbatas, dan fans PSG tidak akan diperbolehkan menyaksikan laga melawan Quevilly," demikian pernyataan resmi Federasi Sepakbola Prancis (FFF).
Tidak hanya pada laga ini, fans PSG juga tidak bisa menyaksikan laga tandang timnya sampai musim berakhir, menyusul kematian seorang fans dalam tawuran antara pendukung garis keras dan moderat.
FFF mengatakan akan mengambil tindakan apa pun untuk memastikan fans PSG tidak memperoleh tiket untuk laga melawan Quevilly, yang akan dimainkan di Caen, 14 April.
Quevilly adalah klub amatir, dan saat ini bermain di Divisi IV. Mereka membuat kejutan dengan menyingkirkan dua klub Ligue 1; Rennes dan Boulognes-sur-Mer. Sebelumnya, Quevilly berharap main di Rouen, dekat kota kecil Normandy.
Namun FFF dan pejabat keamanan memutuskan laga dimainkan di Caen, 120 kilometer dari kandang Quevilly, karena Stadion Rouen tidak memenuhi syarat keamanan untuk semifinal Liga Prancis.
Pengamanan laga akan diperketat. Kepolisian Prancis akan menurunkan 800 personel. Sebagian dari mereka akan membentuk sebuan unit untuk melawan hooliganisme.
Sumber : goal.com
"PSG telah memutuskan telah menghentikan penjualan tiket untuk laga tandang sampai waktu tak terbatas, dan fans PSG tidak akan diperbolehkan menyaksikan laga melawan Quevilly," demikian pernyataan resmi Federasi Sepakbola Prancis (FFF).
Tidak hanya pada laga ini, fans PSG juga tidak bisa menyaksikan laga tandang timnya sampai musim berakhir, menyusul kematian seorang fans dalam tawuran antara pendukung garis keras dan moderat.
FFF mengatakan akan mengambil tindakan apa pun untuk memastikan fans PSG tidak memperoleh tiket untuk laga melawan Quevilly, yang akan dimainkan di Caen, 14 April.
Quevilly adalah klub amatir, dan saat ini bermain di Divisi IV. Mereka membuat kejutan dengan menyingkirkan dua klub Ligue 1; Rennes dan Boulognes-sur-Mer. Sebelumnya, Quevilly berharap main di Rouen, dekat kota kecil Normandy.
Namun FFF dan pejabat keamanan memutuskan laga dimainkan di Caen, 120 kilometer dari kandang Quevilly, karena Stadion Rouen tidak memenuhi syarat keamanan untuk semifinal Liga Prancis.
Pengamanan laga akan diperketat. Kepolisian Prancis akan menurunkan 800 personel. Sebagian dari mereka akan membentuk sebuan unit untuk melawan hooliganisme.
Sumber : goal.com

No comments:
Post a Comment