Friday, May 14, 2010

Manajer Stoke Daki Gunung Tertinggi di Afrika

Premier League telah rampung. Sejenak mengisi waktu senggang, bos Stoke City Tony Pullis mendaki Gunung Kilimanjaro. Kegiatan ini bukan hanya untuk senang-senang.

Setelah membawa Stoke finis posisi sebelas di kompetisi musim ini, Pullis ingin sejenak berlibur. Selama tujuh hari, ia bersama sejumlah rekannya bakal melakukan ekspedisi ke Kilimanjaro yang merupakan puncak tertinggi di Afrika.

Ini merupakan kali pertama manajer berusia 52 tahun tersebut mendaki gunung. "Saya sebelumnya belum pernah diminta untuk mendaki gunung. Namun saya yakin pendakian nanti akan sangat menantang."

"Kondisi dan ketinggian menjadi perhatian besar. Demikian dikatakan orang-orang kepada saya. Jadi kuncinya adalah mempersiapkan diri dengan baik."

Gunung Kilimanjaro memiliki ketinggian 5.895 meter di atas permukaan laut. "Saya sedikit khawatir denagn kondisi cuaca dan saya belum pernah melakukannya. Soal ketinggian, saya belum pernah berdiri di tempat setinggi itu, kecuali ketika saya naik pesawat," ujar Pulis.

Manajer yang kerap tampil mengenakan topi itu mengatakan bahwa kuncinya adalah melakukan persiapan dengan baik, di antaranya mengatur pola dan jenis makanan serta menjaga kondisi tubuh agar tetap fit.

Namun kegiatan ini tidak hanya untuk bersenang-senang saja. Selain berwisata, manajer asal Wales itu juga bermaksud mengumpulkan dana amal.

"Tahun lalu banyak yang mengalami kesulitan secara finanasial dan mereka bertanya: apakah saya bisa melakukan sesuatu untuk mereka? Selanjutnya saya turun di lomba lari marathon London untuk amal," jelas Pulis di Reuters.

"Setelah itu saya mengatakan pada mereka: Tidak perlu takut untuk meminta bantuan lagi pada saya."

Pulis berharap bisa mengumpulkan dana sekitar 100 ribu poundsterling yang menurut rencana akan disumbangkan kepada panti asuhan.

"Saya akan melakukan hal yang paling gila sekali pun untuk menyelesaikannya. Saya akan melakukan segalanya demi terkumpulnya dana amal," demikian Pulis.


Sumber : detiksports

No comments:

Post a Comment