Friday, June 18, 2010

Ingin Tonton Piala Dunia, Dibunuh Keluarga

Rebutan remote control televisi berujung maut di desa Makweya, Limpopo, Afrika Selatan. Sang ayah yang ingin menonton Piala Dunia harus tewas di tangan keluarganya sendiri.

Seperti dikutip dari sport24, 17 Juni 2010, David Makoeya (61) memaksa ingin menyaksikan siaran langsung laga Jerman melawan Australia. Sementara sang istri dan dua anaknya memaksa ingin menyaksikan siaran religius. Perbedaan keinginan ini pun berujung pada adu mulut lalu adu jotos.

"Pria itu mengatakan, 'Tidak, saya ingin nonton sepakbola'," kata juru bicara kepolisian Mothemane Malefo. Keluarga ini pun kemudian mulai mengeluarkan kata-kata hinaan.

Malefo menambahkan Makoeya diserang istrinya, Francina (68) dan dua anaknya Collin (36) serta Lebogang (23). Kepolisian belum menemukan alat yang digunakan para tersangka untuk menghilangkan nyawa pria nahas itu.

"Tampaknya, pelaku membenturkan kepala korban ke tembok," kata Malefo said. Para pelaku sempat menelepon polisi saat korban masih luka parah. Namun sesampainya di tempat kejadian perkara, korban sudah tewas.

Ketiga ibu dan anak itu ditahan sejak Minggu malam, namun Lebogang dibebaskan dengan jaminan uang pada hari Selasa lalu. Para tersangka akan dimajukan ke muka sidang 27 Juli 2010. Makoeya sendiri dimakamkan Sabtu.

Sumber : VIVAnews

No comments:

Post a Comment