Parma akhirnya memberikan kepercayaan kepada Pasquale Marino sebagai pelatih AC Parma musim depan. Marino ditunjuk Parma setelah Fransesco Guidolin sebelumnya justru memilih hengkang ke Udinese satu bulan silam.
"Guidolin masih memiliki sisa kontrak bersama Parma tetapi memutuskan untuk mundur dan kami telah mencari dengan teliti dan akhirnya memilih Marino," ungkapan di situs resmi Parma.
Marino ditunjuk sebagai pelatih Parma sesaat setelah dipecat oleh Udinese. Penunjukkan Marino dan Guidolin ini membuat keduanya harus bertukar klub pada musim depan.
"Persetujuan telah mencapai kesepakatan hari ini tetapi hal ini bukanlah mengenai transfer pertukaran pelatih," ujar Tommaso Ghirardi, Presiden Parma. "Kami percaya bahwa dia merupakan seorang pelatih yang berpengalaman. Dia juga merupakan pelatih yang selalu bersemangat untuk memimpin di setiap pertandingan, dan hal itu akan membuat para suporter kami sangat antusias."
Sebagai seorang pelatih, Marino dikenal dengan taktik penyerangannya yang mengedepankan formasi 4-3-3, sebagai formasi favoritnya.
Sumber : duniasoccer.com
"Guidolin masih memiliki sisa kontrak bersama Parma tetapi memutuskan untuk mundur dan kami telah mencari dengan teliti dan akhirnya memilih Marino," ungkapan di situs resmi Parma.
Marino ditunjuk sebagai pelatih Parma sesaat setelah dipecat oleh Udinese. Penunjukkan Marino dan Guidolin ini membuat keduanya harus bertukar klub pada musim depan.
"Persetujuan telah mencapai kesepakatan hari ini tetapi hal ini bukanlah mengenai transfer pertukaran pelatih," ujar Tommaso Ghirardi, Presiden Parma. "Kami percaya bahwa dia merupakan seorang pelatih yang berpengalaman. Dia juga merupakan pelatih yang selalu bersemangat untuk memimpin di setiap pertandingan, dan hal itu akan membuat para suporter kami sangat antusias."
Sebagai seorang pelatih, Marino dikenal dengan taktik penyerangannya yang mengedepankan formasi 4-3-3, sebagai formasi favoritnya.
Sumber : duniasoccer.com

No comments:
Post a Comment