Presiden FIFA, Sepp Blatter, juga prihatin atas aksi brutal Hooligan Serbia pada pertandingan kualifikasi Euro 2012 antara Italia lawan Serbia di Genoa, Selasa atau Rabu (13/10/2010) dini hari. Dia mengecam kerja pihak keamanan yang dia nilai teledor.
Suporter Serbia membuat aksi brutal sebelum, selama, dan sesudah pertandingan. Mereka bisa masuk stadion membawa cutter dan merobek jaring pengaman. Mereka juga merusak dinding, melemparkan bom gas dan kembang api.
Pemeriksaan memang tak terlalu ketat. Pihak keamanan Italia berdalih, mereka tak mungkin memeriksa satu per satu, karena kondisinya tak memungkinkan.
Berada di London dalam briefing bidding Piala Dunia 2018, Blatter menyindir keamanan Italia dengan memuji Inggris. "Anda sudah memberi keamanan dunia di stadion," kata Blatter memuji Inggris.
"Anda telah membangun semua stadion Anda. tak perlu ada pagar dan setiap orang bisa duduk. Jika keadaannya seperti ini, tentunya tak akan terjadi kebrutalan di Genoa," tambahnya.
"Jika semua asosiasi sepak bola nasional di dunia dan liga mereka memiliki stadion seperti di Inggris, maka pertandingan akan lebih fair," tegasnya.
Sumber : kompas.com
Suporter Serbia membuat aksi brutal sebelum, selama, dan sesudah pertandingan. Mereka bisa masuk stadion membawa cutter dan merobek jaring pengaman. Mereka juga merusak dinding, melemparkan bom gas dan kembang api.
Pemeriksaan memang tak terlalu ketat. Pihak keamanan Italia berdalih, mereka tak mungkin memeriksa satu per satu, karena kondisinya tak memungkinkan.
Berada di London dalam briefing bidding Piala Dunia 2018, Blatter menyindir keamanan Italia dengan memuji Inggris. "Anda sudah memberi keamanan dunia di stadion," kata Blatter memuji Inggris.
"Anda telah membangun semua stadion Anda. tak perlu ada pagar dan setiap orang bisa duduk. Jika keadaannya seperti ini, tentunya tak akan terjadi kebrutalan di Genoa," tambahnya.
"Jika semua asosiasi sepak bola nasional di dunia dan liga mereka memiliki stadion seperti di Inggris, maka pertandingan akan lebih fair," tegasnya.
Sumber : kompas.com

No comments:
Post a Comment