Sunday, October 3, 2010

Collina Bantah Dapat Tekanan

SKANDAL calciopoli kembali jadi perbincangan. Itu tidak lepas dari tuntutan Juventus supaya kembali membuka kasus tersebut. Presiden Juve Andrea Agnelli menuntut gelar scudetto yang diberikan kepada Inter Milan pada 2006 dicabut.


Kubu Nyonya Tua (julukan Juve) berani mengajukan tuntutan tersebut seiring dengan adanya sejumlah bukti rekaman yang tak diajukan atau justru sengaja dihilangkan di persidangan lalu. Beberapa rekaman mengarah pada keterlibatan Inter.

Salah satu rekaman yang mengejutkan adalah rekaman telepon antara mantan presiden Inter Giacinto Facchetti dengan Paolo Bergamo, pengatur wasit. "Tugaskan (Pierluigi) Collina di sana," begitu kata-kata Faccheti, seperti dikutip Football Italia. Ketika itu, Collina yang dikenal sebagai wasit yang tegas dan tidak pandang bulu ditugaskan memimpin laga Juve kontra Fiorentina. Laga itu berakhir dengan skor 3-3 dan gol Fabio Cannavaro dianulir oleh Collina di laga itu.

Namun, Collina membantah dia mendapatkan tekanan jelang ataupun selama pertandingan antara Juve melawan Fiorentina. Selain itu, dia juga mengaku tidak pernah ditekan untuk mempengaruhi hasil laga oleh Luciano Moggi, mantan direktur umum Juve.

Collina menyatakan sanggahannya itu di pengadilan, dan dihadiri pula oleh Presiden FIGC (asosiasi sepak bola Italia) Giancarlo Abete, direktur umum Antonello Valentini, wakil presiden Milan Adriano Galliani, serta Luciano Moggi. "Saya tak pernah mendapat tekanan dari pengatur wasit agar memberi keunggulan pada Fiorentina. Memang ada perdebatan apakah gol Cannavaro itu dinyatakan gol atau tidak? Asisten wasit bilang tidak dan laga berlanjut," papar Collina.

"Saya ingat ketika itu pelatih Juve (Fabio Capello) mengatakan bola telah melewati garis, tapi setelah laga saya melihat via rekaman dan saya tidak yakin. Tergantung dari sudut mana Anda melihatnya," bilang pria yang berkepala plontos itu.

Dalam sidang terkait skandal calciopoli, Jumat (1/10), Moggi datang bersamaan dengan Francesco Baldini, asisten pelatih timnas Inggris, yang dulu menjabat sebagai direktur olahraga AS Roma, ketika skandal calciopoli terjadi. Nah, sempat terjadi pertengkaran antara kedua kubu. Baldini bahkan menyebut Moggi sebagai manusia tanpa harga diri. Moggi sangat marah dan beberapa pengacaranya harus melerai agar tidak terjadi pertengkaran. Insiden sempat berlanjut di luar ruang sidang.

Sumber : www.jpnn.com

No comments:

Post a Comment