Proses penjualan Liverpool ke pemilik klub bisbol Boston Red Sox, John W Henry, yang akan berkoalisi dengan New England Sports Ventures (NESV) bisa mencapai babak final. Hal ini terjadi setelah pengadilan di Inggris memutuskan kalau pemilik The Reds sekarang, Tom Hicks dan George Gillett, tak punya hak untuk menghalang-halangi penjualan klub itu.
Keputusan pengadilan yang keluar hari Rabu, 13 Oktober 2010, tentu melegakan para pendukung Liverpool. Mereka sudah tak sabar untuk bisa melihat klub kesayangannya bebas dari genggaman Hicks dan Gillett yang dianggap gagal mengangkat prestasi Liverpool.
Sebelumnya, Tom Hicks dan George Gillett masih menolak proposal penjualan kepada NESV. Dua orang ini mematok harga £600 juta (sekitar Rp8,4 triliun) sementara NESV hanya mau membeli di harga setengahnya.
Selama ini kubu Liverpool terpecah menjadi dua kubu. Kubu Hicks dan Gillett menolak penjualan sedangkan kubu Chairman Martin Broughton, Managing Director Christian Purslow dan Commercial Director Ian Ayre menyetujui perubahan kepemilikan.
Selain Henry dengan NESV, Liverpool juga diminati oleh pengusaha asal Singapura Peter Lim. Ia meramaikan bursa pembelian dan mengaku punya banyak uang untuk membeli klub Liga Premier tersebut.
Lim adalah pengusaha yang berkecimpung di dunia fashion dan agribisnis. Kekayaan Lim seperti dirilis oleh Majalah Forbes sebesar 1,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp13,3 triliun.
Tidak tanggung-tanggung, Lim juga siap menggelontorkan dana sebesar £300 juta atau sekitar Rp4,2 triliun. Angka itu sesuai dengan jumlah utang Liverpool kepada Royal Bank of Scotland. (Sport Features)|adi
Sumber : VIVAnews
Keputusan pengadilan yang keluar hari Rabu, 13 Oktober 2010, tentu melegakan para pendukung Liverpool. Mereka sudah tak sabar untuk bisa melihat klub kesayangannya bebas dari genggaman Hicks dan Gillett yang dianggap gagal mengangkat prestasi Liverpool.
Sebelumnya, Tom Hicks dan George Gillett masih menolak proposal penjualan kepada NESV. Dua orang ini mematok harga £600 juta (sekitar Rp8,4 triliun) sementara NESV hanya mau membeli di harga setengahnya.
Selama ini kubu Liverpool terpecah menjadi dua kubu. Kubu Hicks dan Gillett menolak penjualan sedangkan kubu Chairman Martin Broughton, Managing Director Christian Purslow dan Commercial Director Ian Ayre menyetujui perubahan kepemilikan.
Selain Henry dengan NESV, Liverpool juga diminati oleh pengusaha asal Singapura Peter Lim. Ia meramaikan bursa pembelian dan mengaku punya banyak uang untuk membeli klub Liga Premier tersebut.
Lim adalah pengusaha yang berkecimpung di dunia fashion dan agribisnis. Kekayaan Lim seperti dirilis oleh Majalah Forbes sebesar 1,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp13,3 triliun.
Tidak tanggung-tanggung, Lim juga siap menggelontorkan dana sebesar £300 juta atau sekitar Rp4,2 triliun. Angka itu sesuai dengan jumlah utang Liverpool kepada Royal Bank of Scotland. (Sport Features)|adi
Sumber : VIVAnews

No comments:
Post a Comment