Tak ada satu pun pemain timnas Inggris masuk dalam daftar calon pemain terbaik dunia. Kredibilitas pelatih Fabio Capello, kualitas pemain, sampai kondisi Liga Primer dapat lirikan sentimen. Siapa yang salah?
Kemarin, badan otoritas tertinggi sepak bola atau FIFA, merilis 23 nama calon pemain terbaik dunia yang kini bernama FIFA Ballon dOr. Seperti diketahui, juara dunia Spanyol menjadi negara yang paling banyak menyumbang wakil dengan tujuh pemain masuk nominee.
Ini merupakan pertama kalinya sepak bola Inggris gagal melahirkan pemain yang masuk nominasi penghargaan individual paling prestis tersebut.
Sebagai negara penemu sepak bola, tiap dekade Inggris sukses melahirkan pemain besar. Namun sejak Sir Bobby Charlton mengantar St George Cross jadi kampiun Piala Dunia 1966, baru di awal millennium ini ada lagi yang namanya generasi emas.
Di Piala Dunia 2006 dan 2010, serta Piala Eropa 2008, Inggris selalu jadi favorit juara karena tiap lininya berisikan punggawa kelas wahid. John Terry, Rio Ferdinand, Ashley Cole, Steven Gerrard, Frank Lampard, Wayne Rooney, seluruhnya masih yang terbaik di posisi mereka masing-masing. Tapi tetap nihil, tanpa hasil.
Di Piala Dunia Afrika Selatan, Inggris kalah telak 4-1 atas Jerman di babak 16 besar. Capello dan segenap pemain serta stafnya pulang dengan tangan hampa. Der Panzer yang akhirnya mencapai semifinal punya lima wakil di daftar FIFA Ballon d'Or. Seluruhnya adalah mereka yang berangkat ke benua hitam.
Sejak menerima tawaran sebagai pelatih Three Lions dua tahun lalu, Capello langsung berpredikat sebagai manajer dengan bayaran tertinggi seantero bumi. Tiap tahun, rekening pelatih asal Italia ini bertambah 6 juta pound atau sekitar Rp84,763 miliar.
Lalu, keluarnya 23 nama nominator tadi hanya beberapa hari setelah Wayne Rooney menandatangani perpanjangan kontrak di Old Trafford, yang sekaligus membuatnya jadi pemain dengan bayaran termahal sedunia. Rooney menerima 250.000 pound (Rp3,5 M) per pekan.
Tahun lalu, striker Manchester United itu masuk nominasi pemain terbaik FIFA bersama tiga personel timnas Inggris lain, yaitu Gerrard, Terry, dan Lampard.
Disebut-sebutnya Liga Primer sebagai yang terbaik agaknya patut dipertanyakan. Mungkin lebih tepat bila disebut liga terglamor sedunia. Hal ini berbanding lurus dengan ingar-bingar yang terjadi di sana. Gaji besar, dunia malam, selebritas, dan perempuan, memang melekat erat di sebagian besar pemain Liga Primer.
Hanya ada tiga nama dari liga ini yang masuk dalam daftar calon peraih FIFA Ballon d'Or. Itupun bukan berdarah Inggris. Mereka ialah bomber Chelsea Didier Drogba, skipper Arsenal Cesc Fabregas, dan bintang Sunderland Asamoah Gyan.
Tak heran bila Sir Alex Ferguson menyebut idealisme sepak bola sebagai olahraga di Inggris makin terkikis oleh kepentingan bisnis. Sir Alex menganggapnya sebagai dua hal bersebrangan tapi harus tetap ada sinkronisasi, keseimbangan, dan sejalan.
Sejak diadakan pada 1991, belum ada pemain asal Inggris yang menerima penghargaan FIFA World Player of the Year. Prestasi terbaik hanya runner-up. David Beckham berada di bawah Rivaldo pada 1999 dan Luis Figo 2001.
Nominee FIFA Ballon dOr 2010:
1. Xabi Alonso (Spanyol)
2. D Alves (Brazil)
3. Iker Casillas (Spanyol)
4. Didier Drogba (Pantai Gading)
5. Samuel Eto'o (Kamerun)
6. Cecs Fabregas (Spanyol)
7. Diego Forlan (Uruguay)
8. Asamoah Gyan (Ghana)
9. Andres Iniesta (Spanyol)
10. Julio Cesar (Brazil)
11. Miroslav Klose (Jerman)
12. Phillip Lahm (Jerman)
13. Maicon (Brazil)
14. Leonel Messi (Argentina)
15. T Mueller (Jerman).
16. Mesut Ozil (Jerman)
17. Carles Puyol (Spanyol)
18. Arjen Robben (Belanda)
19. Cristiano Ronaldo (Portugal)
20. Bastian Schweinsteiger (Jerman)
21. Wesley Sneijder (Belanda)
22. David Villa (Spanyol)
23. Xavi Hernandez (Spanyol).
Sumber : inilah.com
Kemarin, badan otoritas tertinggi sepak bola atau FIFA, merilis 23 nama calon pemain terbaik dunia yang kini bernama FIFA Ballon dOr. Seperti diketahui, juara dunia Spanyol menjadi negara yang paling banyak menyumbang wakil dengan tujuh pemain masuk nominee.
Ini merupakan pertama kalinya sepak bola Inggris gagal melahirkan pemain yang masuk nominasi penghargaan individual paling prestis tersebut.
Sebagai negara penemu sepak bola, tiap dekade Inggris sukses melahirkan pemain besar. Namun sejak Sir Bobby Charlton mengantar St George Cross jadi kampiun Piala Dunia 1966, baru di awal millennium ini ada lagi yang namanya generasi emas.
Di Piala Dunia 2006 dan 2010, serta Piala Eropa 2008, Inggris selalu jadi favorit juara karena tiap lininya berisikan punggawa kelas wahid. John Terry, Rio Ferdinand, Ashley Cole, Steven Gerrard, Frank Lampard, Wayne Rooney, seluruhnya masih yang terbaik di posisi mereka masing-masing. Tapi tetap nihil, tanpa hasil.
Di Piala Dunia Afrika Selatan, Inggris kalah telak 4-1 atas Jerman di babak 16 besar. Capello dan segenap pemain serta stafnya pulang dengan tangan hampa. Der Panzer yang akhirnya mencapai semifinal punya lima wakil di daftar FIFA Ballon d'Or. Seluruhnya adalah mereka yang berangkat ke benua hitam.
Sejak menerima tawaran sebagai pelatih Three Lions dua tahun lalu, Capello langsung berpredikat sebagai manajer dengan bayaran tertinggi seantero bumi. Tiap tahun, rekening pelatih asal Italia ini bertambah 6 juta pound atau sekitar Rp84,763 miliar.
Lalu, keluarnya 23 nama nominator tadi hanya beberapa hari setelah Wayne Rooney menandatangani perpanjangan kontrak di Old Trafford, yang sekaligus membuatnya jadi pemain dengan bayaran termahal sedunia. Rooney menerima 250.000 pound (Rp3,5 M) per pekan.
Tahun lalu, striker Manchester United itu masuk nominasi pemain terbaik FIFA bersama tiga personel timnas Inggris lain, yaitu Gerrard, Terry, dan Lampard.
Disebut-sebutnya Liga Primer sebagai yang terbaik agaknya patut dipertanyakan. Mungkin lebih tepat bila disebut liga terglamor sedunia. Hal ini berbanding lurus dengan ingar-bingar yang terjadi di sana. Gaji besar, dunia malam, selebritas, dan perempuan, memang melekat erat di sebagian besar pemain Liga Primer.
Hanya ada tiga nama dari liga ini yang masuk dalam daftar calon peraih FIFA Ballon d'Or. Itupun bukan berdarah Inggris. Mereka ialah bomber Chelsea Didier Drogba, skipper Arsenal Cesc Fabregas, dan bintang Sunderland Asamoah Gyan.
Tak heran bila Sir Alex Ferguson menyebut idealisme sepak bola sebagai olahraga di Inggris makin terkikis oleh kepentingan bisnis. Sir Alex menganggapnya sebagai dua hal bersebrangan tapi harus tetap ada sinkronisasi, keseimbangan, dan sejalan.
Sejak diadakan pada 1991, belum ada pemain asal Inggris yang menerima penghargaan FIFA World Player of the Year. Prestasi terbaik hanya runner-up. David Beckham berada di bawah Rivaldo pada 1999 dan Luis Figo 2001.
Nominee FIFA Ballon dOr 2010:
1. Xabi Alonso (Spanyol)
2. D Alves (Brazil)
3. Iker Casillas (Spanyol)
4. Didier Drogba (Pantai Gading)
5. Samuel Eto'o (Kamerun)
6. Cecs Fabregas (Spanyol)
7. Diego Forlan (Uruguay)
8. Asamoah Gyan (Ghana)
9. Andres Iniesta (Spanyol)
10. Julio Cesar (Brazil)
11. Miroslav Klose (Jerman)
12. Phillip Lahm (Jerman)
13. Maicon (Brazil)
14. Leonel Messi (Argentina)
15. T Mueller (Jerman).
16. Mesut Ozil (Jerman)
17. Carles Puyol (Spanyol)
18. Arjen Robben (Belanda)
19. Cristiano Ronaldo (Portugal)
20. Bastian Schweinsteiger (Jerman)
21. Wesley Sneijder (Belanda)
22. David Villa (Spanyol)
23. Xavi Hernandez (Spanyol).
Sumber : inilah.com

No comments:
Post a Comment