Isu suap di tubuh Komisi Eksekutif FIFA terus berkembang. Berkat laporan Sunday Times pekan lalu, FIFA membekukan status keanggotaan dua orang Komisi Eksekutif. Komisi Etik pun langsung menyatakan tidak memberi toleransi sama sekali terhadap penyuapan di tubuh otoritas tertinggi sepakbola dunia itu.
Kini, FIFA tengah menyelidiki sangkaan adanya kolusi antara Spanyol/Portugal dan Qatar dalam kampanye pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2018/2022. Dugaan itu muncul setelah bekas Sekjen FIFA Michel Zen-Ruffinen bersuara empat hari lalu tentang adanya kolusi antara dua calon untuk bertukar dukungan saat pemungutan suara. Spanyol-Portugal akan didukung untuk hak tuan rumah Piala Dunia 2018, sedangkan Qatar untuk 2022.
Seperti dilansir BBC Sport, CEO pencalonan Spanyol/Portugal Miguel Angel Lopez membantah dugaan tersebut, "Kami sudah bilang kepada FIFA tidak ada kesepakatan apapun dengan kandidat lain."
Namun, Lopez mengakui adanya penyelidikan yang dilakukan Komisi Etik FIFA dan menyatakan siap membantu sepenuhnya proses tersebut.
Juru bicara FIFA mengatakan, "Seperti yang sudah kami nyatakan sebelumnya, proses penyelidikan tengah berjalan, tapi kami tidak bisa memberikan nama-nama kandidat yang sedang diproses."
Komisi Eksekutif FIFA menggelar pertemuan Kamis dan Jumat, 28-29 Oktober ini, di Zurich, Swiss, untuk membahas teknis pemungutan suara penunjukan tuan rumah Piala Dunia.
Sumber : goal.com
Kini, FIFA tengah menyelidiki sangkaan adanya kolusi antara Spanyol/Portugal dan Qatar dalam kampanye pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2018/2022. Dugaan itu muncul setelah bekas Sekjen FIFA Michel Zen-Ruffinen bersuara empat hari lalu tentang adanya kolusi antara dua calon untuk bertukar dukungan saat pemungutan suara. Spanyol-Portugal akan didukung untuk hak tuan rumah Piala Dunia 2018, sedangkan Qatar untuk 2022.
Seperti dilansir BBC Sport, CEO pencalonan Spanyol/Portugal Miguel Angel Lopez membantah dugaan tersebut, "Kami sudah bilang kepada FIFA tidak ada kesepakatan apapun dengan kandidat lain."
Namun, Lopez mengakui adanya penyelidikan yang dilakukan Komisi Etik FIFA dan menyatakan siap membantu sepenuhnya proses tersebut.
Juru bicara FIFA mengatakan, "Seperti yang sudah kami nyatakan sebelumnya, proses penyelidikan tengah berjalan, tapi kami tidak bisa memberikan nama-nama kandidat yang sedang diproses."
Komisi Eksekutif FIFA menggelar pertemuan Kamis dan Jumat, 28-29 Oktober ini, di Zurich, Swiss, untuk membahas teknis pemungutan suara penunjukan tuan rumah Piala Dunia.
Sumber : goal.com

No comments:
Post a Comment