Sekretaris Jenderal Badan Sepakbola Dunia (FIFA), Jerome Valcke, terpaksa absen pada pertemuan penting membahas teknologi garis gawang, setelah harus menangani kasus suap yang terjadi di bidding Piala Dunia 2018.
Seperti ditegaskan FIFA, kasus KKN di Piala Dunia 2018 saat ini telah memaksa Sekjen FIFA Jerome Valcke meninggalkan rapat yang membahas teknologi di garis gawang.
Sedianya, Valcke akan menghadiri acara yang diadakan anggota dewan Internasional FA di Wales, Rabu (20/10/2010). FIFA terpaksa mengirimkan pejabat lain untuk hadir di Wales.
Pertemuan tersebut dihadiri petinggi dari empat asosiasi Inggris untuk mendiskusikan penerapan teknologi video di garis gawang. FIFA juga akan menunjuk badan independen untuk penelitian sistem yang berbeda.
Juru bicara otoritas tertinggi sepakbola dunia itu mengungkapkan bahwa Valcke tidak bisa hadir dalam pertemuan IFAB tersebut karena ada kepentingan lain.
Komite kehormatan FIFA akan untuk menyelidiki kasus tentang pemungutan suara untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 yang dikabarkan dijual kepada negara penawar tertinggi.
Sumber : okezone.com
Seperti ditegaskan FIFA, kasus KKN di Piala Dunia 2018 saat ini telah memaksa Sekjen FIFA Jerome Valcke meninggalkan rapat yang membahas teknologi di garis gawang.
Sedianya, Valcke akan menghadiri acara yang diadakan anggota dewan Internasional FA di Wales, Rabu (20/10/2010). FIFA terpaksa mengirimkan pejabat lain untuk hadir di Wales.
Pertemuan tersebut dihadiri petinggi dari empat asosiasi Inggris untuk mendiskusikan penerapan teknologi video di garis gawang. FIFA juga akan menunjuk badan independen untuk penelitian sistem yang berbeda.
Juru bicara otoritas tertinggi sepakbola dunia itu mengungkapkan bahwa Valcke tidak bisa hadir dalam pertemuan IFAB tersebut karena ada kepentingan lain.
Komite kehormatan FIFA akan untuk menyelidiki kasus tentang pemungutan suara untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 yang dikabarkan dijual kepada negara penawar tertinggi.
Sumber : okezone.com

No comments:
Post a Comment