Striker Barcelona, David Villa, mengaku terhadu dan bahagia karena 33 penambang Cile yang terjebak selama 69 hari akhirnya bisa selamat.
Villa sendiri anak seorang penambang. Maka, dia terus mengikuti perkembangan terjebaknya para penambang di Cile itu. Begitu mereka bisa diselamatkan, Villa pun ikut senang dan terharu. Perasaannya itu ia ungkapkan di situs resmi Barcelona.
"Aku bangga dan bahagia akhirnya para penambang itu selamat dan dalam kondisi kuat dan sehat. Aku terus mengikuti peristiwa ini dengan ketidakpastian. Aku terus berharap keselamatan mereka," kata Villa.
"Sepertinya, alat untuk menyelamatkan mereka sangat sempurna. Tapi, dalam situasi seperti ini bisa muncul komplikasi. Aku lega proses penyelamatan berjalan lancar dan para penambang akhirnya kembali ke permukaan dengan selamat," tambahnya.
Villa tak bisa membayangkan betapa berat apa yang dialami para penambang itu. Selama 69 hari di bawah tanah dengan tanpa kepastian, tentu sangat mengerikan.
"Apa yang telah mereka lakukan tidak mudah. Mereka menghabiskan banyak waktu di bawah tanah, hidup bersama dan saling membantu. Ini yang membuat mereka tetap bertahan. Terima kasih Tuhan, segalanya berjalan dengan baik," ucap Villa.
Sumber : kompas.com
Villa sendiri anak seorang penambang. Maka, dia terus mengikuti perkembangan terjebaknya para penambang di Cile itu. Begitu mereka bisa diselamatkan, Villa pun ikut senang dan terharu. Perasaannya itu ia ungkapkan di situs resmi Barcelona.
"Aku bangga dan bahagia akhirnya para penambang itu selamat dan dalam kondisi kuat dan sehat. Aku terus mengikuti peristiwa ini dengan ketidakpastian. Aku terus berharap keselamatan mereka," kata Villa.
"Sepertinya, alat untuk menyelamatkan mereka sangat sempurna. Tapi, dalam situasi seperti ini bisa muncul komplikasi. Aku lega proses penyelamatan berjalan lancar dan para penambang akhirnya kembali ke permukaan dengan selamat," tambahnya.
Villa tak bisa membayangkan betapa berat apa yang dialami para penambang itu. Selama 69 hari di bawah tanah dengan tanpa kepastian, tentu sangat mengerikan.
"Apa yang telah mereka lakukan tidak mudah. Mereka menghabiskan banyak waktu di bawah tanah, hidup bersama dan saling membantu. Ini yang membuat mereka tetap bertahan. Terima kasih Tuhan, segalanya berjalan dengan baik," ucap Villa.
Sumber : kompas.com

No comments:
Post a Comment