Kemenangan atas Fulham membuat Pelatih Manchester City Roberto Mancini terbang ke awang-awang. Kemenangan ini menjadi jawaban atas kritik yang diterimanya akhir-akhir ini.
Setelah hasil imbang tanpa gol lawan Manchester United dan Sunderland, pekan lalu, Mancini mendapat kecaman dari berbagai kalangan. Andai menang dalam dua laga tersebut, City pasti akan menyaingi perolehan nilai MU.
Penampilan buruk tersebut tidak tampak dalam laga di Craven Cottage, Minggu (21/11/2010) malam. Carlos Tevez dkk memperlihatkan permainan terbaik mereka dan menang 4-1. Kini "The Citizens" kian mantap di posisi keempat dengan nilai 25, cuma beda tiga poin dari pimpinan klasemen Chelsea dan MU.
"Pekan lalu saya adalah pelatih bodoh yang tertinggal enam poin (dari Chelsea). Kini saya pelatih terbaik karena saya hanya tertinggal tiga poin dari pimpinan liga," kata Mancini, yang sempat dianggap tidak becus oleh Pelatih Fulham Mark Hughes.
Sejak awal Mancini telah menargetkan timnya masuk zona Liga Champions musim depan. Dengan duduk posisi keempat klasemen Liga Inggris, target sudah terpenuhi. Namun, liga masih tersisa lebih dari setengah musim dan City masih perlu bekerja keras untuk mempertahankan posisi tersebut.
"Kami harus terus bekerja dan maju dalam setiap laga, setiap hari. Hanya itu cara kami untuk bisa menang," tegas Mancio.
"Namun, jika kami punya masalah besar dan krisis besar dan kami hanya tiga poin di belakang United dan Chelsea, berarti kami bekerja dengan baik. Akan tetapi, dalam pikiran kami, kami harus berpikir soal kerja," pungkasnya.
Sumber : kompas.com
Setelah hasil imbang tanpa gol lawan Manchester United dan Sunderland, pekan lalu, Mancini mendapat kecaman dari berbagai kalangan. Andai menang dalam dua laga tersebut, City pasti akan menyaingi perolehan nilai MU.
Penampilan buruk tersebut tidak tampak dalam laga di Craven Cottage, Minggu (21/11/2010) malam. Carlos Tevez dkk memperlihatkan permainan terbaik mereka dan menang 4-1. Kini "The Citizens" kian mantap di posisi keempat dengan nilai 25, cuma beda tiga poin dari pimpinan klasemen Chelsea dan MU.
"Pekan lalu saya adalah pelatih bodoh yang tertinggal enam poin (dari Chelsea). Kini saya pelatih terbaik karena saya hanya tertinggal tiga poin dari pimpinan liga," kata Mancini, yang sempat dianggap tidak becus oleh Pelatih Fulham Mark Hughes.
Sejak awal Mancini telah menargetkan timnya masuk zona Liga Champions musim depan. Dengan duduk posisi keempat klasemen Liga Inggris, target sudah terpenuhi. Namun, liga masih tersisa lebih dari setengah musim dan City masih perlu bekerja keras untuk mempertahankan posisi tersebut.
"Kami harus terus bekerja dan maju dalam setiap laga, setiap hari. Hanya itu cara kami untuk bisa menang," tegas Mancio.
"Namun, jika kami punya masalah besar dan krisis besar dan kami hanya tiga poin di belakang United dan Chelsea, berarti kami bekerja dengan baik. Akan tetapi, dalam pikiran kami, kami harus berpikir soal kerja," pungkasnya.
Sumber : kompas.com

No comments:
Post a Comment