Pelatih Real Madrid Jose Mourinho sesungguhnya pernah menjadi bagian dari Barcelona. Ia pernah mendampingi dua pelatih besar, Bobby Robson dan Louis van Gaal. Namun, Mourinho ternyata menjadi sosok yang tidak disukai fans Barca.
Apa pasal? Gara-garanya, tim yang ditangani Mourinho kerap menggagalkan ambisi besar Barca. Musim lalu. Barca sesungguhnya berambisi mempertahankan trophy Liga Champions sekaligus mempermalukan Madrid. Pasalnya, final Champions digelar di Santiago Bernabeu, markas Madrid.
Hanya, impian Barca dikubur tim asuhan Mourinho, Inter Milan, yang kemudian menjadi juara. Setelah Inter menang 3-1 di Giuseppe Meazza, Barca hanya bisa unggul 1-0 di laga semi-final.
Sebelumnya, Chelsea saat ditangani Mourinho juga pernah mengganjal ambisi Barca di Liga Champions. Bahkan Mourinho sempat membuat kubu Barca panas. Pasalnya, ia mempertanyakan integritas Frank Rijkaard, pelatih Barca saat itu, yang berbicara dengan wasit yang memimpin pertandingan saat babak pertama usai.
"Fans di Nou Camp tidak akan pernah memaafkan saya karena menggagalkan ambisi Barca memenangi Liga Champions di Santiago Bernabeu. Saya menjadi persona non grata di Nou Camp. Saya menjadi orang yang tidak disukai oleh suporter mereka. Karena itu, saya akan mendapat sambutan," ujar Mourinho.
Bahkan suporter bakal makin kesal karena Mourinho kemudian menangani Madrid. Dan, duel El Clasico di Nou Camp, Senin (29/11), bakal makin panas.
"Saya mengalahkan mereka bersama Chelsea dan kemudian bersama Inter. Kini, saya melatih rival bebuyutan mereka, Real Madrid. Masa lalu Mourinho di Barca sudah terlupakan. Yang diperhitungkan adalah masa sekarang. Itulah sepakbola," jawabnya.
Sumber : goal.com
Apa pasal? Gara-garanya, tim yang ditangani Mourinho kerap menggagalkan ambisi besar Barca. Musim lalu. Barca sesungguhnya berambisi mempertahankan trophy Liga Champions sekaligus mempermalukan Madrid. Pasalnya, final Champions digelar di Santiago Bernabeu, markas Madrid.
Hanya, impian Barca dikubur tim asuhan Mourinho, Inter Milan, yang kemudian menjadi juara. Setelah Inter menang 3-1 di Giuseppe Meazza, Barca hanya bisa unggul 1-0 di laga semi-final.
Sebelumnya, Chelsea saat ditangani Mourinho juga pernah mengganjal ambisi Barca di Liga Champions. Bahkan Mourinho sempat membuat kubu Barca panas. Pasalnya, ia mempertanyakan integritas Frank Rijkaard, pelatih Barca saat itu, yang berbicara dengan wasit yang memimpin pertandingan saat babak pertama usai.
"Fans di Nou Camp tidak akan pernah memaafkan saya karena menggagalkan ambisi Barca memenangi Liga Champions di Santiago Bernabeu. Saya menjadi persona non grata di Nou Camp. Saya menjadi orang yang tidak disukai oleh suporter mereka. Karena itu, saya akan mendapat sambutan," ujar Mourinho.
Bahkan suporter bakal makin kesal karena Mourinho kemudian menangani Madrid. Dan, duel El Clasico di Nou Camp, Senin (29/11), bakal makin panas.
"Saya mengalahkan mereka bersama Chelsea dan kemudian bersama Inter. Kini, saya melatih rival bebuyutan mereka, Real Madrid. Masa lalu Mourinho di Barca sudah terlupakan. Yang diperhitungkan adalah masa sekarang. Itulah sepakbola," jawabnya.
Sumber : goal.com

No comments:
Post a Comment