Saturday, November 27, 2010

Wenger Dukung UEFA Hukum Madrid

Pelatih kepala Arsenal, Arsene Wenger mendukung upaya Federasi Sepakbola Eropa, UEFA untuk menghukum Real Madrid, pelatih Jose Mourinho dan empat pemainnya.


Madrid dinilai memberikan citra buruk pada sepak bola menyusul insiden yang diduga sengaja dilakukan penggawa Los Blancos demi mendapat kartu kuning kedua di Liga Champions.

Xabi Alonso dan Sergio Ramos diusir wasit setelah masing-masing menerima kartu kuning kedua mereka dalam laga Liga Champions, dimana Real menang 4-0. Ramos dan Alonso, bersama kiper cadangan Jerzy Dudek serta kiper utama sekaligus kapten Iker Casillas kini dalam investigasi UEFA.

UEFA mencurigai insiden yang di lakukan Jose Mourinho dan empat pemain Madrid melakukan perbuatan yang tak pantas. Karena itulah, UEFA berniat menghukum mereka. "Ya, saya rasa mereka seharusnya dikenai sanksi," kata Wenger dikutip ESPN.

Apalagi, kata Wenger, sangat disayangkan insiden itu muncul dari sebuah tim besar dan secara keseluruhan. "Ketika Anda melihatnya, itu memberikan citra buruk pada permainan - itu yang tak kita inginkan."

Selama ini, Wenger sangat menghormati Real Madrid atas kualitas mereka dan apa yang telah mereka lakukan. Tapi, terhadap perbuatan Mourinho dan empat anak asuhnya di lapangan sepak bola sangat tidak pantas untuk tim sekelas Madrid.

"Seharusnya mereka (Real Madrid) bisa menghormati para penonton yang sudah membayar pertandingan itu, melihat permainan cantik, bukan melihat insiden semacam itu," tutur Wenger. "Karen itu saya katakan, jangan lakukan ini lagi' karena hal itu tampak cukup mengerikan,"

Sementara, respon Real Madrid terhadap rencana sanksi UEFA, Real Madrid mengaku sangat terkejut dengan keputusan itu. Karena mereka mengaku tak menyalahi Regulasi Disiplin UEFA.

Mourinho juga membantah telah merencanakan hal ini. Demikian juga Ramos yang mengaku tak bersalah karena hal itu bukan tindakan kesengajaan.

UEFA menilai, Kesalahan Madrid lantaran, Alonso dan Ramos dianggap membuang-buang waktu sehingga mendapatkan kartu kuning kedua. Kedua pemain tim nasional Spanyol itu dilarang tampil dalam laga terakhir Madrid di Grup G melawan Auxerre. Laga itu tak menentukan bagi Madrid karena sudah memastikan sebagai juara grup dan lolos ke babak 16 besar.

Kubu Madrid dituduh telah melakukan tindakan tak terpuji ketika kamera televisi menagkap gerakan Dudek memberikan pesan via Casillas untuk Alonso dan Ramos agar mendapatkan satu kartu kuning lagi.

Alonso memperlambat gerakan sebelum mengambil tendangan bebas, sedangkan Ramos saat tendangan gawang. Keempat pemain dan Mourinho akan didengar kesaksiannya oleh Komisi Kontrol dan Disiplin UEFA, Selasa, 30 November 2010.

Sumber : VIVAnews

No comments:

Post a Comment