Sudah jatuh tertimpa tangga pula, ungkapan yang tepat untuk disematkan ke klub raksasa Spanyol, Real Madrid. Sehari sesudah dikalahkan Barcelona 0-5, Madrid menerima hukuman denda dan skorsing dari Federasi Sepakbola Eropa (UEFA).
UEFA menjatuhkan skorsing dua pertandingan pada pelatih Jose Mourinho karena dianggap menyuruh anak asuhnya, Sergio Ramos dan Xabi Alonso, untuk diusir wasit dengan mengulur waktu ketika menghadapi Ajax Amsterdam di lanjutan Liga Champions.
Namun, seperti dilansir The Independent, Rabu 1 Desember 2010, Mourinho hanya akan menjalani skorsing satu pertandingan yakni saat melawan Auxerre di matchday terakhir penyisihan grup Liga Champions. Sedangkan sisa hukuman satu pertandingan lagi akan ditunda untuk tiga tahun mendatang. Selain itu mantan pelatih Inter Milan ini juga didenda 40 ribu Euro (Rp469 juta).
"Pelatih klub dari Spanyol, Jose Mourinho, diskors dari kegiatan melatih di dua pertandingan kompetisi UEFA. Di mana pertandingan kedua akan ditangguhkan untuk masa percobaan selama tiga tahun," demikian pernyataan resmi dari UEFA.
Dua pemain Madrid, Ramos dan Alonso, yang mendapat kartu merah juga masing-masing diharuskan membayar denda 20 ribu Euro (Rp 234 juta) dan hanya menjalani skorsing satu pertandingan yakni saat melawan Auxerre.
Sergio Ramos (kanan) diusir wasit
Dua kiper Madrid yang diduga juga terlibat dalam menyampaikan pesan Mourinho pada Ramos dan Alonso, yakni Iker Casillas dan Jerzy Dudek, juga tidak dilepas dari denda. Casillas diwajibkan membayar 10 ribu Euro (Rp117 juta), sedangkan Dudek 'hanya' 5000 Euro (Rp58,6 juta).
Hukuman ini dilakukan UEFA setelah melakukan investigasi pada dua kartu merah yang didapat Madrid. Rekaman siaran NOS menunjukkan Mourinho berbicara dengan Alonso di pinggir lapangan sebelum menerima kartu kuning kedua.
Mourinho juga berbicara dengan kiper cadangan Dudek yang terlihat kemudian melanjutkan pesan Mou kepada kiper Iker Casillas sebelum akhirnya Ramos diusir. Dengan mendapat kartu merah sebelum pertandingan terakhir penyisihan Grup, artinya Alonso-Ramos akan memulai babak 16 besar dengan catatan bersih, tanpa kartu kuning.
Sumber : VIVAnews
UEFA menjatuhkan skorsing dua pertandingan pada pelatih Jose Mourinho karena dianggap menyuruh anak asuhnya, Sergio Ramos dan Xabi Alonso, untuk diusir wasit dengan mengulur waktu ketika menghadapi Ajax Amsterdam di lanjutan Liga Champions.
Namun, seperti dilansir The Independent, Rabu 1 Desember 2010, Mourinho hanya akan menjalani skorsing satu pertandingan yakni saat melawan Auxerre di matchday terakhir penyisihan grup Liga Champions. Sedangkan sisa hukuman satu pertandingan lagi akan ditunda untuk tiga tahun mendatang. Selain itu mantan pelatih Inter Milan ini juga didenda 40 ribu Euro (Rp469 juta).
"Pelatih klub dari Spanyol, Jose Mourinho, diskors dari kegiatan melatih di dua pertandingan kompetisi UEFA. Di mana pertandingan kedua akan ditangguhkan untuk masa percobaan selama tiga tahun," demikian pernyataan resmi dari UEFA.
Dua pemain Madrid, Ramos dan Alonso, yang mendapat kartu merah juga masing-masing diharuskan membayar denda 20 ribu Euro (Rp 234 juta) dan hanya menjalani skorsing satu pertandingan yakni saat melawan Auxerre.
Sergio Ramos (kanan) diusir wasit
Dua kiper Madrid yang diduga juga terlibat dalam menyampaikan pesan Mourinho pada Ramos dan Alonso, yakni Iker Casillas dan Jerzy Dudek, juga tidak dilepas dari denda. Casillas diwajibkan membayar 10 ribu Euro (Rp117 juta), sedangkan Dudek 'hanya' 5000 Euro (Rp58,6 juta).
Hukuman ini dilakukan UEFA setelah melakukan investigasi pada dua kartu merah yang didapat Madrid. Rekaman siaran NOS menunjukkan Mourinho berbicara dengan Alonso di pinggir lapangan sebelum menerima kartu kuning kedua.
Mourinho juga berbicara dengan kiper cadangan Dudek yang terlihat kemudian melanjutkan pesan Mou kepada kiper Iker Casillas sebelum akhirnya Ramos diusir. Dengan mendapat kartu merah sebelum pertandingan terakhir penyisihan Grup, artinya Alonso-Ramos akan memulai babak 16 besar dengan catatan bersih, tanpa kartu kuning.
Sumber : VIVAnews

No comments:
Post a Comment