Argentina lolos ke babak selanjutnya sebagai juara Grup F dalam gelaran Piala Dunia U-20 berkat kemenangan 3-0 dari Korea Utara. Sementara Meksiko menduduki posisi runner up di Grup F usai menahan imbang Inggris tanpa gol.
Argentina
bermain dominan di sepanjang babak pertama, mereka hampir saja unggul
di menit ke-10, setelah Carlos Luque yang lolos dari jebakan offside melepaskan tendangan ke arah gawang Korut. Namun aksi brilian kiper Hang Song Hyok membuat skor imbang bertahan bagi kedua tim.
Setelah sempat kehilangan kapten mereka akibat cedera pada pertengahan babak pertama, tim Tango berhasil memimpin di menit ke-36 lewat gol yang dicetak Facundo Ferreyra memanfaatkan umpan silang Carlos Luque.
Korea Utara berpeluang menyamakan skor di akhir babak pertama. Hanya saja sundulan Han Song Hyok hasil umpan silang Jong Il Gwan masih melenceng diatas mistar gawang.
Sadar hanya kemenangan yang akan membuat mereka lolos ke babak selanjutnya, Korea Utara bermain lebih agresif di babak kedua. Mereka hampir saja mencetak gol andai bola tandukan Jong Il Gwan berhasil menemui sasaran.
Argentina tidak tinggal diam, mereka membalas melalui aksi Luque, Juan Iturbe dan Ferreyra yang sayangnya gagal membuahkan hasil.
Argentina baru berhasil mencetak dua gol di tambahan waktu babak kedua. Lucas Villafanez dan Adrian Cirigliano yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak masing-masing satu gol untuk memperbesar margin keunggulan Albiceleste.
Di pertandingan grup F lainnya Meksiko dan Inggris harus puas berbagi angka dalam pertandingan yang berakhir dengan skor kacamata.
Kiper Inggris, Jack Butland menjadi pemain paling sibuk di sepanjang babak pertama setelah beberapa kali berjibaku menyelamatkan gawangnya. Termasuk menyelamatkan tendangan penalti pemain Meksiko, Taufic Guarch di menit ke-13.
Guarch seakan menjadi momok menakutkan bagi barisan pertahanan Inggris. Kerjasamanya dengan Erick Torres membuat Butland seakan tidak menemukan kedamaian di pertandingan ini.
Inggris tercatat memiliki satu peluang emas di babak pertama lewat tendangan voli Saido Berahino usai menerima umpan silang dari Dean Parrett. Namun sayang tendangannya masih bisa diselamatkan oleh Jose Rodriguez.
Di babak kedua tidak banyak tercipta peluang bagi kedua tim hingga akhirnya wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.
Hasil ini menempatkan Argentina di urutan pertama Grup F diikuti oleh Meksiko di tempat kedua. Inggris masih berpeluang lolos jika akhirnya terpilih sebagai tim terbaik di posisi ketiga. Sementara perjalanan Korea Utara harus berakhir disini. Wakil Asia itu harus pulang dengan membawa satu poin dan tanpa memasukkan satupun gol. (bola/mac)
Sumber : bola.net
Setelah sempat kehilangan kapten mereka akibat cedera pada pertengahan babak pertama, tim Tango berhasil memimpin di menit ke-36 lewat gol yang dicetak Facundo Ferreyra memanfaatkan umpan silang Carlos Luque.
Korea Utara berpeluang menyamakan skor di akhir babak pertama. Hanya saja sundulan Han Song Hyok hasil umpan silang Jong Il Gwan masih melenceng diatas mistar gawang.
Sadar hanya kemenangan yang akan membuat mereka lolos ke babak selanjutnya, Korea Utara bermain lebih agresif di babak kedua. Mereka hampir saja mencetak gol andai bola tandukan Jong Il Gwan berhasil menemui sasaran.
Argentina tidak tinggal diam, mereka membalas melalui aksi Luque, Juan Iturbe dan Ferreyra yang sayangnya gagal membuahkan hasil.
Argentina baru berhasil mencetak dua gol di tambahan waktu babak kedua. Lucas Villafanez dan Adrian Cirigliano yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak masing-masing satu gol untuk memperbesar margin keunggulan Albiceleste.
Di pertandingan grup F lainnya Meksiko dan Inggris harus puas berbagi angka dalam pertandingan yang berakhir dengan skor kacamata.
Kiper Inggris, Jack Butland menjadi pemain paling sibuk di sepanjang babak pertama setelah beberapa kali berjibaku menyelamatkan gawangnya. Termasuk menyelamatkan tendangan penalti pemain Meksiko, Taufic Guarch di menit ke-13.
Guarch seakan menjadi momok menakutkan bagi barisan pertahanan Inggris. Kerjasamanya dengan Erick Torres membuat Butland seakan tidak menemukan kedamaian di pertandingan ini.
Inggris tercatat memiliki satu peluang emas di babak pertama lewat tendangan voli Saido Berahino usai menerima umpan silang dari Dean Parrett. Namun sayang tendangannya masih bisa diselamatkan oleh Jose Rodriguez.
Di babak kedua tidak banyak tercipta peluang bagi kedua tim hingga akhirnya wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.
Hasil ini menempatkan Argentina di urutan pertama Grup F diikuti oleh Meksiko di tempat kedua. Inggris masih berpeluang lolos jika akhirnya terpilih sebagai tim terbaik di posisi ketiga. Sementara perjalanan Korea Utara harus berakhir disini. Wakil Asia itu harus pulang dengan membawa satu poin dan tanpa memasukkan satupun gol. (bola/mac)
Sumber : bola.net

No comments:
Post a Comment