Friday, February 1, 2013

Togo Ukir Sejarah

Togo mengukir sejarah di Piala Afrika 2013 dengan lolos ke perempat final untuk pertama kali sepanjang keikutsertaan di putaran final. Kesuksesan Togo ke perempat final dipastikan setelah bermain imbang 1-1 melawan Tunisia di Stadion Mbombela, Rabu (30/1).


Togo lolos menemani Pantai Gading yang menjuarai Grup D. Di delapan besar, Togo akan menghadapi juara Grup C, Burkina Faso.

Kesuksesan Togo ini menjadi kabar hebat buat publik Togo. Terlebih, mereka punya kenangan buruk di Piala Afrika 2010 saat mereka ditimpa insiden mengenaskan, 8 Januari 2010. Dalam perjalanan ke Angola, tempat dihelatnya Piala Afrika 2010, bus yang ditumpangi tim Togo diserang kelompok bersenjata.

Dalam serangan 30 menit itu, tiga orang tewas. Mereka adalah Asisten Pelatih Amelete Abalo, Media Officer Stan Ocloo, dan pengemudi bus Mario Adjoua. Lima pemain, dokter tim, dan fisioterapis tim terluka parah.

Togo pun menarik diri dari Piala Afrika 2010. Ironisnya, keputusan itu malah mengundang sanksi dari FIFA. Mereka sempat dilarang tampil di Piala Afrika 2012. Namun, FIFA akhirnya mencabut sanksi itu setelah Togo mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Togo unggul lewat gol Serge Gakpe setelah bekerja sama dengan Emmanuel Adebayor pada menit ke-13. Tunisia membalas lewat eksekusi penalti Khaled Mouelhi pada menit ke-30. Tunisia mendapat hadiah penalti lagi pada menit ke-78. Sayang, bola eksekusi Mouelhi membentur tiang gawang.

Laga itu bakal masuk dalam buku sejarah sepak bola The Sparrow Hawks. Inilah kali pertama Togo mengecap pengalaman di delapan besar Piala Afrika sejak ambil bagian pada 1972.

”Ini momen spesial buat kami. Pertama kali kami lolos ke perempat final. Kami adalah tim kecil di grup ini dan sekarang kami menuai hasil besar. Bakal ada pesta besar di Lome, ujar Pelatih Togo Didier Six.

Tersingkirnya Tunisia menjadi kali pertama tidak ada wakil Afrika Utara di delapan besar Piala Afrika sejak 1992. Kegagalan Tunisia juga kejutan karena salah satu wakil Afrika di Piala Dunia 2006. (REUTERS/AFP/OTW)

Sumber : Kompas.com

No comments:

Post a Comment