Wednesday, December 2, 2009

Bagaimana Messi Meraih Ballon d'Or ?













Ballon d'Ori (Foto : totalbarca.com)


Terpilihnya Lionel Messi sebagai pemain terbaik Eropa 2009 sudah diprediksi oleh banyak orang. Tiga gelar Barcelona musim lalu yang turut disumbangkannya dianggap sebagai faktor terpilihnya penyerang asal Argentina tersebut. Berikut perjalanan Messi meraih Ballon d'Or.

Di awal tahun, tanda-tanda akan terpilihnya Messi sebagai calon pemain terbaik Eropa tidak diragukan lagi. Penampilannya pada bulan Januari dimulai dengan hattrick nya kegawang Atletico Madrid di leg pertama putaran kelima Copa del Rey di Vicente Calderon. Kemenagan ini menjadi kemenangan ketujuh secara berurutan bagi Barca dimana dari tujuh laga tersebut Messi mengemas sembilan gol dan empat assist.

Lima hari setelah menghempaskan Atletico, Messi menjadi penyelamat Barca lewat golnya yang membuat Blaugrana menang 3-2 atas Osasuna dalam lanjutan Liga Primera. Di ajang yang sama, Messi menjadi pembuka pesta gol Barca kegawang Deportivo La Coruna di Camp Nou, dimana skuat Pep Guardiola inim menang 5-0 yang semakin mengkokohkan mereka sebagaim calon juara Liga Primera.

Awal Februari, status sebagai Jimat Barcelona memang pantas disematkan untuk Messi. Masuk sebagai pemain pengganti, Messi berhasil menyamakan skor saat Barca tertinggal 1-0 oleh Racing Santander sebelum akhirnya mencetak gol penentu di menit ke-80 yang membuat jalur kemenangan Barca terus terjaga. Di bulan ini juga, dua assistnya turut mengantarkan kemenangan 3-1 Barca atas Sporting Gijon.

Mengkilap di Liga Primera, penampilan Messi berlanjut di Liga Champions. Di bulan April, saat Barca berhadapan dengan Bayern Munchen pada babak perempat final, Messi kembali menjadi motor kemenangan timnya. Di leg pertama di Camp Nou, Messi mencetak dua gol serta satu assist untuk membawa Barca menang 4-0, kemenangan besar Barca ini melapangkan jalan mereka ke babak semifinal.

Usai menghancurkan Munchen, Messi kembali menjadi tumpuan Barca untuk laga 'El Clasico' melawan musuh bebuyutan mereka, Real Madrid di bulan Mei. Pada pertandingan yang digelar di kandang Madrid di Santiago Bernabeu itu, Messi semakin menunjukkan diri sabagai calon terkuat peraih pemain terbaik Eropa tahun ini. Dua gol, serta assistnya berhasil menghadirkan mimpi buruk bagi Madrid di Bernabeu ketika membawa Barca menang dengan skor yang membanggakan 6-2 atas seteru abadinya tersebut.

Tuntas menghentikan Madrid yang semakin mengkokohkan Barca di puncak klasemen Liga Primera, Messi kembali mengemban misi untuk meloloskan Barca ke final Liga Champions. Di leg kedua babak semifinal saat berhadapan dengan Chelsea, aksi jenius serta kecemerlangan Messi berhasil mengantarkan timnya ke final. Bermain di Stamford Bridge, Messi memberikan assist brilian kepada Andres Iniesta dimenit-menit akhir pertandingan yang akhirnya membuat skor menjadi imbang 1-1. Gol Iniesta ini membuyarkan ambisi Chelsea untuk melaju ke final karena Barca unggul gol tandang, setelah sebelumnya bermain imbang 0-0 di Camp Nou.

Sukses mengunci gelar Liga Primera dan juga mengamankan tempat di final Liga Champions, Barca berkonsentrasi di Copa del Rey dimana mereka akan menghadapi Athletic Bilbao di babak final. Dan lagi-lagi aksi Messi di babak final ini semakin menunjukkan dominasi Barca di musim lalu. Satu golnya turut mengantarkan kemenangan 4-1 Barca yang membuat mereka meraih gelar kedua mereka musim lalu.

REUTERS/Tony GentileDan final Liga Champions di Moskow menjadi aksi terbaik bagi Messi, gol kedua Barca yang dicetaknya lewat sundulan hasil umpan Xavi di menit ke-70 berhasil mengunci kemenangan 2-0 Barca atas Manchester United. Gol tersebut mendapat banyak pujian karena dengan tinggi badannya, lompatan Messi berhasil mengalahkan bek Rio Ferdinand dan juga kiper Edwin Van der Sar, dua pemain jangkung MU. Gol ini juga mengantarkan gelar ketiga untuk Barca.


Aksi-aksi menawan serta gol-gol yang dicetak Messi di musim lalu sangat membantu Barca dalam meraih tiga gelar. Dari 51 pertandingan bersama Barca pemaikn berjuluk Mesiah ini total mencetak mencetak 38 gol dan mencetak 18 assist, hal yang membuktikan kalau dirinya sebagai pemain tim sejati serta individu yang luar biasa.

Dan tak salah jika pada penganugrahan Ballon d'Or tadi malam pemain berusia 22 tahun tersebut maraih penilaian tertinggi dengan total 473 suara, dua kali lipat lebih yang didapatkan Cristiano Ronaldo di posisi kedua. Ronaldo yang merupakan pemain terbaik tahun 2008 hanya meraih 233 suara.

Sumber : mediaindonesia

No comments:

Post a Comment