
Pelatih Italia Marcelli Lippi Senin (30/11) menyatakan bahwa rasisme bukan merupakan masalah di sepak bola Italia, tetapi merupakan masalah masyarakat.
Pelatih berusia 61 tahun itu memberikan komentar tersebut setelah Juventus pekan lalu didenda 20.000 euro karena para pendukungnya meneriakkan teriakan rasis yang diarahkan kepada pemain depan Inter Milan kelahiran Italia, Mario Balotelli, yang orang tuanya adalah orang Ghana.
Tetapi, ketika ditanya mahasiswa ketika berkunjung ke Vicenza, di Italia timurlaut, Lippi, yang membawa tim nasional Italia menjuarai Piala Dunia 2006, mengatakan, "Di Italia tidak ada kasus rasisme di sepak bola. Rasisme bukan masalah yang merupakan bagian ruang lingkup kami. Rasisme merupakan bagian masyarakat sipil, tetapi sayangnya Anda harus membicarakannya ketika 10 atau 20 orang idiot menginginkan mereka didengar di stadion," katanya.
Sumber : mediaindonesia
Pelatih berusia 61 tahun itu memberikan komentar tersebut setelah Juventus pekan lalu didenda 20.000 euro karena para pendukungnya meneriakkan teriakan rasis yang diarahkan kepada pemain depan Inter Milan kelahiran Italia, Mario Balotelli, yang orang tuanya adalah orang Ghana.
Tetapi, ketika ditanya mahasiswa ketika berkunjung ke Vicenza, di Italia timurlaut, Lippi, yang membawa tim nasional Italia menjuarai Piala Dunia 2006, mengatakan, "Di Italia tidak ada kasus rasisme di sepak bola. Rasisme bukan masalah yang merupakan bagian ruang lingkup kami. Rasisme merupakan bagian masyarakat sipil, tetapi sayangnya Anda harus membicarakannya ketika 10 atau 20 orang idiot menginginkan mereka didengar di stadion," katanya.
Sumber : mediaindonesia

No comments:
Post a Comment