Thursday, December 3, 2009

Gambaran Tim Pot 4 Drawing Piala Dunia 2010

Drawing Piala Dunia 2010

Pot 4 (Zona Eropa)
Perancis:
Gol tangan Tuhan seri kedua versi Thierry Henry telah membuat Prancis lolos kembali ke Piala Dunia dan membuat seluruh masyarakat memaki-makinya sambil berurai air mata.
Prancis di bawah pelatih Raymond Domenech saat ini, sangat mengkhawatirkan. Banyak pihak di Prancis yang menganjurkan agar Domenech sipecat saja, jangan menangani The Blue di Afsel.

Apakah Prancis sanggup bangkit, atau akan menerima dampak do'a-do'a kemurkaan dari seluruh penduduk Irlandia.

Portugal:
Portugal lolos ke Piala Dunia Afsel ibarat sebuah opera sabun yang akhirnya ditutup dengan happy ending. Cedera Cristiano Ronaldo yang membuat dia harus istirahat di tiga laga pamungkas, sempat membuat rakyat Portugal dan pencinta Ronaldo khawatir.
Namun kepercayaan diri tinggi dari sang pelatih , Carlos Queiroz, mampu membangkitkan semangat para pemain-pemainnya. Sembilan angka diraup di tiga pertandingan tersebut.

Slovenia:
Untuk kedua kalinya Slovenia lolos ke Piala Dunia, setelah Piala Dunia 2002. NAmun mereka mereka butuh babak play-off untuk meraihnya. Gol tandang di kandang Rusia pada leg pertama terbukti sangat krusial. Sempat muncul pesimis karena Rusia ditangani oleh sang "Spesialis Piala Dunia", Guus Hiddink. Namun kerja sama tim menjadi kekuatan utama negeri pecahan bekas Yugoslavia ini.

Swiss:
Swiss hadir ke Piala Dunia 2010 dengan modal hanya sekali di babak kualifikasi. Uniknya kekalahan itu diterima dari tim gurem Luksemburg. Juara Eropa 2004 sukses dilewati oleh anak asuh Ottmar Hitzfeld. Dan mengantarkan kompatriotnya, Otto Rehhagel, bersama Yunani untuk merperang dibabak playoff.

Yunani:
Pelatih Otto Rehhagel menyampaikan permintaan maafnya kepada publik menyangkut seretnya poin yang diraup dan kurang gregetnya permainan Yunani. Namun Rehhagel membuktikan kata-katanya dengan menekuk tim yang lebih diunggulkan di laga playoff, Ukraina.

Serbia:
Berpotensi menjadi kuda hitam, Serbia tampil penuh percaya diri di babak kualifikasi, apdahal mereka satu grup dengan Perancis dan Rumania. Talenta-talenta muda Serbia ternyata tampil dengan keberanian untuk lolos langsung dari grup berat ini. Rumania dihentikan dan Prancis dikirim ke babak playoff.

Denmark:
Secara kualitas tim boleh dibilang grup di mana Denmark bergabung di babak kualifikasi, adalah grup maut. Bagimana tidak, kekuatan dan kualitas beberapa tim di grup ini dianggap setara, dan kan meunculkan pertandingan-pertandingan seru.
Denmark, Portugal, dan Swedia, ditambah kuda hitam Hungaria menunjukkan persaingan ketat mereka. Grup ini sempat dipegang oleh Hungaria, dan membuat Portugal nyaris menangis.

Slowakia:
Tampil untuk pertama kali di Piala Dunia bagi sebuah negara yang baru berdiri pada tahun 1993, adalah hadiah terbesar buat negeri mereka.
Slovakia saat ini memang dihuni oleh bakat-bakat luar biasa, yang akan menjadi bintang di kemudian hari. Perhatikan nama-nama seperti Marek Hamsik (Napoli), Vladimir Weiss (Manchester City), putra dari pelatih mereka, Martin Skrtel (Liverpool).

Disadur dari : soccernet.com

No comments:

Post a Comment