Thursday, December 3, 2009

Gambaran Tim Pot 3 Drawing Piala Dunia 2010

Drawing Piala Dunia 2010

Pot 3 (Zona Asia, Oseania, dan CONCACAF)
Jepang:
Sepak bola menjadi bisnis besar di Jepang saat ini, tetapi mereka baru seklai lolos dari fase grup di Piala Dunia. Itu pun saat mereka bertindak sebagai tuan rumah.Meskipun masih diperkuat oleh salah satu pemilik tendangan bebas terbaik dunia, Shunsuke Nakamura, Jepang sepertinya tidak akan sekuat di Piala Dunia 2002 dan di Piala Dunia 2006.

Korea Selatan:
Tim terbaik di babak kualifikasi Asia ini mungkin masih tetap menarget untuk lolos dari fase grup. Ciri permainan dengan keuletan dan kerja keras sampai akhir slelau menjadi kekuatan utama Korsel. Huh Jung-Moo, pelatih saat ini, pasti belajar banyak dari pendahulunya, duo Belanda, Guus Hiddink dan Dick Advocaat . Ditambah suntikan moral dan semangat dari sang kapten, Park Ji-Sung (Manchester United), akan memberi harapan kelolosan Korsel ke babak knock out.

Korea Utara:
Korut adalah tim paling mengejutkan lolos ke Piala Dunia 2010. Korut juga menjadi tim yang paling misterius. Kontestan lain (selain Asia mungkin) sangat buta dengan kualitas dan kekuatan dari tim negara komunis ini.

Ini adalah kali kedua Korut lolos ke Piala Dunia. Saat lolos pertama kali di Piala Dunia 1966 di Inggris, Korut berhasil mencengangkan dunia. Mereka hanya kalah disebabkan kejeniusan seorang Eusebio (Portugal) saat itu.
Dari skuad yang selama ini memperkuat Korut hanya dua pemain yang bermain di luar Asia, yaitu : Hong Yong-Jo (Rostov, Rusia) dan Kim KUK-Jin (FC Wil, Swiss) - bermain di luar Asia. Jadi sangat sulit untuk memprediksi keuatan mereka. Sebuah tim yang misterius.

Australia:
Australia kembali untuk kedua kali berturut-turut lolos ke Piala Dunia, setelah di Jerman digagalkan oleh aksi diving Fabio Grosso (Italia) di babak kedua.
Australia pertama kali lolos adalah Piala Dunia 1974.
Apakah suksesor guus Hiddink, Pim Verbeek yang juga dari Belanda akan sanggup melanjutkan kesuksesan Australia di 2006? Kita tunggu.

Selandia Baru:
Tetangga Australia (Zona Asia) ini lolos mewakili Zona Oseania, tapi harus melalui babak playoff melawan wakil Asia, Bahrain. Ini kali kedua buat Selandia Baru tampil di putaran final, setelah Piala Dunia 1982 di Spanyol.
Kelolosan mereka ke paila dunia kali ini diharapkan akan mengangkat pamor "soccer" di Negeri Kiwi, yang selama ini selalu identik dengan kriket dan rugby.

Amerika Serikat:
Prestasi lolos ke final Piala Konfederasi 2009, telah membuat mental anak asuh Bob Bradley terlatih. Faktor ini yang membuat mereka menjadi penguasa klasemen Zona CONCACAF.
Bob sangat berharap pamor "soccer" akan naik di mata masyarakat Amerika Serikat dengan prestasi yang diukir Sam Army's.

Meksiko:
Butuh polesan tiga pelatih untuk mengantarkan Negeri Sombrero ke Afsel 2010. Setelah kurang meyakinkan di tangan Hugo Sanchez, Meksiko dipindah tangankan ke pelatih kawakan Sven Goran Eriksson. Namun hanya sebentar, Eriksoss meninggalkan PR buat Meksiko. Akhirnya otoritas sepak bola Meksiko memulangkan Javier Aguirre dari Liga Spanyol untuk menangani Meksiko. Tangan dingin Aguirre lah akhirnya Meksiko melenggang ke Piala Dunia 2010.

Honduras:
Amerika Tengah kembali meloloskan wakilnya ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1982. Dan bagi Honduras, saat ini boleh dikata mereka diisi oleh generasi emas negara kecil ini. Coba lihat Wilson Palacios (Tottenham), Maynor Figueroa (Wigan) , David Suazo (Inter), dan veteran Carlos Pavón. Pavon adalah pencetak gol terbanyak di kualifikasi Zona CONCACAF, dan dia pahlawan nasional untuk babak kualifikasi saat menang secara dramatis atas El Salvador. Bakat yang dimiliki Honduras saat ini bukan tidak mungkin akan membrikan sesuatu di Piala Dunia 2010 di Afsel

Disadur dari : soccernet.com

No comments:

Post a Comment