Winger Real Madrid Cristiano Ronaldo kembali menegaskan kalau dirinya tidak takut akan kritik. Ronaldo menyebut kalau hal itu mendatangkan efek positif dan negatif.
Cara menghadapi kritik negatif adalah dengan membiarkannya begitu saja.
"Hinaan hanya akan masuk satu kuping dan keluar di kuping lainnya," demikian jawaban CR9 -julukannya- ketika ditanya soal hinaan dari penonton di stadion seperti dilansir Goal, Selasa 5 Januari 2010.
Ronaldo memang kerap jadi sasaran hina buat pendukung tim lawan. Tak lain karena pengaruhnya yang besar pada tiap klub yang dibelanya.
Namun saat masih jadi pemain Manchester United, Ronaldo malah dihina oleh pendukungnya sendiri. Ini tak lain karena ulah Ronaldo yang beberapa bulan sebelumnya berulah di Piala Dunia 2006.
CR9 membuat striker kesayangan Inggris Wayne Rooney diusir wasit saat melawan negaranya Portugal. Akibatnya cukup fatal karena nyaris di semua stadion di Inggris yang dikunjungi pasti berisi hinaan untuk sang winger.
"Menerima siulan dan hinaan bukanlah sesuatu yang baru untukku. Ini terjadi padaku selepas Piala Dunia 2006 dan pada akhirnya saya malah terpilih sebagai pemain terbaik di Liga. Jadi (hinaan) itu tidak akan berpengaruh padaku," jelasnya lagi.
Caci-maki terakhir yang diterima Ronaldo adalah ketika bertandang ke Osasuna pada 3 Januari lalu. Ketika baru mendarat di Pamplona -kota markas Osasuna- sudah terpampang spanduk besar bertuliskan, 'Matilah Ronaldo!'
Cobaan fisik juga pernah diterimanya saat bertandang ke markas musuh bebuyutan Barcelona. Mata Ronaldo 'diserang' sinar laser dari arah penonton. Ini dipermasalahkan oleh Madrid karena menghalangi CR9 untuk mencetak gol dan berbuah kekalahan 0-1.
"Tidak penting bila mereka menghinaku. Malahan saya menyukainya. Saya suka melihat kebencian di mata mereka dan melihat hinaan. Tidak penting," ujar Ronaldo beberapa waktu lalu.
Sumber : vivanews.com
Cara menghadapi kritik negatif adalah dengan membiarkannya begitu saja.
"Hinaan hanya akan masuk satu kuping dan keluar di kuping lainnya," demikian jawaban CR9 -julukannya- ketika ditanya soal hinaan dari penonton di stadion seperti dilansir Goal, Selasa 5 Januari 2010.
Ronaldo memang kerap jadi sasaran hina buat pendukung tim lawan. Tak lain karena pengaruhnya yang besar pada tiap klub yang dibelanya.
Namun saat masih jadi pemain Manchester United, Ronaldo malah dihina oleh pendukungnya sendiri. Ini tak lain karena ulah Ronaldo yang beberapa bulan sebelumnya berulah di Piala Dunia 2006.
CR9 membuat striker kesayangan Inggris Wayne Rooney diusir wasit saat melawan negaranya Portugal. Akibatnya cukup fatal karena nyaris di semua stadion di Inggris yang dikunjungi pasti berisi hinaan untuk sang winger.
"Menerima siulan dan hinaan bukanlah sesuatu yang baru untukku. Ini terjadi padaku selepas Piala Dunia 2006 dan pada akhirnya saya malah terpilih sebagai pemain terbaik di Liga. Jadi (hinaan) itu tidak akan berpengaruh padaku," jelasnya lagi.
Caci-maki terakhir yang diterima Ronaldo adalah ketika bertandang ke Osasuna pada 3 Januari lalu. Ketika baru mendarat di Pamplona -kota markas Osasuna- sudah terpampang spanduk besar bertuliskan, 'Matilah Ronaldo!'
Cobaan fisik juga pernah diterimanya saat bertandang ke markas musuh bebuyutan Barcelona. Mata Ronaldo 'diserang' sinar laser dari arah penonton. Ini dipermasalahkan oleh Madrid karena menghalangi CR9 untuk mencetak gol dan berbuah kekalahan 0-1.
"Tidak penting bila mereka menghinaku. Malahan saya menyukainya. Saya suka melihat kebencian di mata mereka dan melihat hinaan. Tidak penting," ujar Ronaldo beberapa waktu lalu.
Sumber : vivanews.com

No comments:
Post a Comment